Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

SPBE Bekasi Terbakar: Pertamina Patra Niaga Gagap Soal Data Korban, Investigasi Masih Gelap

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 02 April 2026 | 14:11 WIB
SPBE Bekasi Terbakar: Pertamina Patra Niaga Gagap Soal Data Korban, Investigasi Masih Gelap
Sejumlah petugas pemadam kebakaran Kota Bekasi melakukan pendinginan sisa kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning di Mustikajaya, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/4/2026). [ANTARA FOTO/Paramayuda/rwa]
  • Pertamina belum mengungkap jumlah korban dan penyebab pasti kebakaran SPBE di Bekasi.
  • Data korban kebakaran SPBE Bekasi masih simpang siur, investigasi Pertamina dinilai lambat.
  • SPBE Bekasi terbakar, Pertamina alihkan pasokan LPG ke titik lain demi cegah kelangkaan.

Suara.com - Tragedi kebakaran hebat yang melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Indogas Andalan di Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (1/4/2026) malam, menyisakan luka mendalam dan tanda tanya besar.

Meski api berhasil dijinakkan pada Kamis (2/4/2026) dini hari, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) terkesan masih meraba-raba terkait dampak nyata dari insiden maut tersebut.

Hingga saat ini, publik belum mendapatkan kepastian mengenai jumlah korban jiwa maupun luka-luka. Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria, hanya bisa menjanjikan proses pendataan yang entah kapan akan rampung.

"Adapun data jumlah korban masih dalam proses pendataan dan akan disampaikan lebih lanjut," cetus Susanto dalam keterangan resminya, Kamis (2/4/2026).

Ketidakpastian ini kian mempertebal keraguan publik terhadap standar keamanan di objek vital tersebut. Ironisnya, meski api sudah padam berjam-jam yang lalu, penyebab pasti ledakan dan kebakaran di SPBE tersebut masih "gelap". Pertamina berdalih proses investigasi bersama aparat berwenang masih berlangsung, tanpa memberikan estimasi waktu yang jelas.

Tak hanya soal korban, trauma masyarakat sekitar juga menjadi sorotan. Pertamina memang mengklaim telah meminta pihak SPBE melakukan "penanganan terbaik", namun di lapangan, kekhawatiran warga akan keamanan operasional energi di lingkungan mereka kian memuncak.

Meski Pertamina sibuk mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying dan menjamin pasokan aman melalui skema Regular Alternative Emergency (RAE), sejarah mencatat bahwa gangguan pada satu titik distribusi sering kali memicu efek domino di pasar.

Pertamina kini mengandalkan suplai dari tiga titik darurat:

  • SPBE PT Kenrope Sarana Pratama (jarak ±5,8 km)
  • SPBE PT Pacific Sumber Segara (jarak ±7,1 km)
  • SPBE PT Dharma Wira Sentosa (jarak ±7,9 km)

Publik kini menanti keberanian Pertamina untuk buka-bukaan soal kelalaian yang mungkin terjadi di SPBE PT Indogas Andalan. Jangan sampai, jargon "keselamatan masyarakat" hanya menjadi pemanis di tengah kepulan asap sisa kebakaran yang menghantui warga Bekasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:05 WIB

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:02 WIB

Korban Kebakaran SPBE Cimuning Masih Biayai Pengobatan Sendiri, Keluarga Tunggu Kepastian

Korban Kebakaran SPBE Cimuning Masih Biayai Pengobatan Sendiri, Keluarga Tunggu Kepastian

News | Kamis, 02 April 2026 | 11:57 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB