KFC Indonesia Masih Tekor Rp366 Miliar, Puluhan Gerai Gulung Tikar

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 20 April 2026 | 12:21 WIB
KFC Indonesia Masih Tekor Rp366 Miliar, Puluhan Gerai Gulung Tikar
Outlet KFC Indonesia di Kemayoran, Jakarta, Selasa (11/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • KFC Indonesia boncos Rp366,04 miliar sepanjang 2025, rapor merah masih berlanjut.
  • Efisiensi berdarah: 25 gerai KFC tutup dan 1.442 karyawan kena pangkas sepanjang tahun.
  • Keuangan timpang, liabilitas tembus Rp4,51 triliun sementara ekuitas cuma Rp435,85 miliar.

Suara.com - Kabar kurang sedap kembali berembus dari raksasa fast food tanah air, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST). Meski tahun 2025 telah berlalu, emiten pengelola gerai KFC Indonesia ini nyatanya masih belum mampu keluar dari jerat zona merah.

Berdasarkan laporan Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), KFC terpantau masih "boncos" dengan mencatatkan rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp366,04 miliar sepanjang tahun 2025.

Walaupun angka kerugian ini menyusut jika dibandingkan dengan rapor merah tahun 2024 yang mencapai Rp796,71 miliar, namun performa keuangan perseroan masih jauh dari kata sehat. Investor nampaknya harus kembali mengelus dada melihat kondisi fundamental yang masih rapuh.

Dari sisi top line, pendapatan KFC sepanjang 2025 tercatat sebesar Rp4,88 triliun. Angka ini bisa dibilang "jalan di tempat" alias stagnan karena hanya naik tipis dari periode sebelumnya yang sebesar Rp4,87 triliun. Upaya perseroan menggenjot penjualan nampaknya belum membuahkan hasil yang signifikan di tengah ketatnya persaingan bisnis kuliner.

Meski perseroan berhasil menekan beban pokok penjualan menjadi Rp1,99 triliun dari sebelumnya Rp2,03 triliun, hal itu belum cukup kuat untuk membalikkan keadaan menjadi laba.

Langkah efisiensi yang diambil manajemen FAST tergolong ekstrem. Fenomena "gulung tikar" terlihat nyata dari menyusutnya jumlah gerai. Hingga akhir Desember 2025, KFC tercatat hanya mengoperasikan 690 gerai, berkurang drastis sebanyak 25 gerai dari posisi akhir 2024 yang mencapai 715 gerai.

Penciutan bisnis ini berdampak langsung pada nasib para pekerja. Data menunjukkan terjadi penyusutan ribuan karyawan dalam setahun terakhir. Pada 2024 total karywan KFC mencapai 13.106 orang namun harus berkurang menjadi 11.664 orang pada 2025.

Menilik neraca keuangan, posisi liabilitas (utang) perseroan per akhir 2025 mencapai Rp4,51 triliun. Angka ini sangat timpang jika dibandingkan dengan ekuitas yang hanya sebesar Rp435,85 miliar. Dengan total aset Rp4,94 triliun, tingginya beban utang ini tentu menjadi alarm kuning bagi keberlanjutan bisnis sang "Jagonya Ayam" di masa depan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:57 WIB

BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026

BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:59 WIB

Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025

Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:36 WIB

Terkini

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

Imbas Hujan Abu Anak Krakatau, Sekolah di Kota Serang Banten Besok Diliburkan

Imbas Hujan Abu Anak Krakatau, Sekolah di Kota Serang Banten Besok Diliburkan

Banten | Minggu, 06 September 2026 | 22:16 WIB

BRI Ingatkan Generasi Muda Waspadai Financial Scam Dengan 3 Prinsip Ini

BRI Ingatkan Generasi Muda Waspadai Financial Scam Dengan 3 Prinsip Ini

Riau | Minggu, 06 September 2026 | 22:15 WIB

Saat Kabut Asap Selimuti Sumsel, 455 Hotspot Terpantau di Area Izin Perusahaan Hutan

Saat Kabut Asap Selimuti Sumsel, 455 Hotspot Terpantau di Area Izin Perusahaan Hutan

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:12 WIB

BRI Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda Lewat Lampung Financial Festival 2026

BRI Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda Lewat Lampung Financial Festival 2026

Sumut | Minggu, 06 September 2026 | 22:12 WIB

BRI Dorong Anak Muda Gunakan Teknologi untuk Disiplin Mengatur Keuangan

BRI Dorong Anak Muda Gunakan Teknologi untuk Disiplin Mengatur Keuangan

Sumbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:08 WIB

×