Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'

Bangun Santoso

Rabu, 02 September 2026 | 15:02 WIB
Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Purwanto M Ali mengungkapkan warga NU kerap berdoa agar KH Abdul Hakim Mahfudz tidak salah menyampaikan dalil saat berpidato.
  • Organisasi PBNU di bawah kepemimpinan Gus Kikin dinilai perlu membentuk kerja kolektif atau superteam demi menutupi berbagai keterbatasan individu.
  • Posisi strategis PBNU dinilai harus diisi kader luar Jawa Timur guna mencegah pergeseran identitas menjadi representasi kedaerahan semata.

Suara.com - Sebuah cerita satire beredar di kalangan warga Nahdliyin, khususnya yang berasal dari Jawa Timur, mengenai gaya kepemimpinan KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin.

Cerita ini mencuat seiring dengan posisi barunya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Purwanto M Ali, Wakil Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) yang juga mantan pengurus GP Ansor 2005-2011, mengungkapkan adanya fenomena unik di mana sebagian warga NU mendadak religius dan rajin berdoa saat sang ketua umum berpidato.

Konon, saat Gus Kikin yang sebelumnya menjabat Ketua PWNU Jawa Timur naik ke podium, jamaah di barisan belakang kerap menundukkan kepala bukan untuk mengagumi retorika, melainkan memanjatkan doa khusus.

Doa tersebut bukan agar pidatonya menggelegar, melainkan sebuah permohonan agar tidak terjadi kekeliruan mendasar dalam penyampaian materi keagamaan.

“Ya Allah, semoga beliau hari ini tidak menyebut terlalu banyak dalil. Jangan banyak ayat atau hadis. Kami khawatir kalau salah, nanti yang repot bukan hanya yang berpidato, tetapi juga yang mendengarkan.”

Permohonan kedua dari warga bahkan jauh lebih praktis. Mereka berharap durasi pidato tidak terlalu lama untuk meminimalisir potensi kesalahan.

“Ya Allah, semoga pidatonya jangan terlalu panjang. Kalau isinya sedikit, pendekkanlah. Sebab semakin panjang pidatonya, semakin banyak pula kemungkinan kekeliruannya.”

Tantangan Internasionalisasi dan Kendala Bahasa

baca juga

Persoalan ini dianggap menjadi lebih serius ketika Gus Kikin kini memimpin PBNU di tingkat nasional dan internasional.

Kekhawatiran yang sebelumnya hanya dirasakan warga Jawa Timur, kini berpotensi dirasakan oleh warga NU dari Aceh hingga Papua, bahkan hingga pengurus di London dan Kairo.

Muncul seloroh bahwa doa agar mikrofon mati mungkin akan terdengar paling keras dari meja para kiai.

Selain masalah dalil, kapasitas komunikasi internasional juga menjadi sorotan.

Purwanto menceritakan sebuah riwayat yang disebutnya "shahih" mengenai pertanyaan seorang teman kepada salah satu mantan Wakil Rais Aam terkait kemampuan bahasa asing Gus Kikin.

Ketika ditanya apakah Gus Kikin bisa berbahasa Arab, sang kiai menjawab pendek, “Tidak bisa.” Pertanyaan berlanjut mengenai kemampuan bahasa Inggris, yang dijawab dengan lebih mantap, “Apalagi bahasa Inggris. Tidak bisa!”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bakom RI Respons Isu Paket Titipan Istana di Muktamar ke-35 NU

Bakom RI Respons Isu Paket Titipan Istana di Muktamar ke-35 NU

News | Rabu, 02 September 2026 | 12:56 WIB

Bajak Laut Sebut USD406 Ribu Titipan Asrul ke Gus Alex Dipakai untuk Pansus Haji

Bajak Laut Sebut USD406 Ribu Titipan Asrul ke Gus Alex Dipakai untuk Pansus Haji

News | Selasa, 01 September 2026 | 19:31 WIB

5 Poin Kontrak Jam'iyyah Gus Kikin Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Haram Jabatan Politik

5 Poin Kontrak Jam'iyyah Gus Kikin Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Haram Jabatan Politik

News | Selasa, 01 September 2026 | 16:04 WIB

PKB Buka Suara Soal Isu Intervensi 'Paket Titipan' di Muktamar NU

PKB Buka Suara Soal Isu Intervensi 'Paket Titipan' di Muktamar NU

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:57 WIB

Tak Lagi Jadi Ketum PBNU, Gus Yahya Bakal Terbang ke Amerika Urus Misi Global

Tak Lagi Jadi Ketum PBNU, Gus Yahya Bakal Terbang ke Amerika Urus Misi Global

News | Selasa, 01 September 2026 | 11:57 WIB

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

News | Selasa, 01 September 2026 | 07:00 WIB

Tepis Isu Paket Titipan Istana! Gus Ipul Jamin Pemilihan Ketum PBNU Tanpa Intervensi Prabowo

Tepis Isu Paket Titipan Istana! Gus Ipul Jamin Pemilihan Ketum PBNU Tanpa Intervensi Prabowo

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Terkini

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja

Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Naik Mobil Komando di Patung Kuda, Stafsus Mensesneg Diteriaki Bohong Mahasiswa Trisakti

Naik Mobil Komando di Patung Kuda, Stafsus Mensesneg Diteriaki Bohong Mahasiswa Trisakti

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

×