Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB
Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN
DTSEN
  • Kementerian Sosial akan mengimplementasikan sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional mulai tahun 2026 sebagai rujukan utama bansos.
  • Sistem ini mengintegrasikan tiga pusat data sebelumnya melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 untuk menyempurnakan pendataan nasional.
  • Masyarakat dapat memverifikasi status penerima bantuan secara mandiri dan transparan menggunakan Nomor Induk Kependudukan melalui portal resmi Kemensos.

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) resmi mengimplementasikan sistem pendataan baru dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) mulai tahun 2026.

Pemerintah kini menetapkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai satu-satunya rujukan dan basis data utama untuk menentukan masyarakat yang berhak menerima berbagai program bantuan negara.

Sebagai informasi, DTSEN merupakan sebuah sistem basis data terpadu yang memuat profil serta kondisi sosial-ekonomi setiap individu dan keluarga di Indonesia.

Sistem mutakhir ini hadir sebagai bentuk penyempurnaan sekaligus integrasi dari tiga pusat data terdahulu, yakni Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), dan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), yang kini disinkronkan langsung dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Langkah integrasi ini merujuk pada regulasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 yang telah ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto pada 5 Februari 2025 silam.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa sistem DTKS lama sudah tidak lagi difungsikan sebagai basis utama tunggal dalam penyaringan penerima manfaat.

"DTSEN akan menjadi rujukan utama semua program sosial dan ekonomi ke depan," jelas Gus Ipul melalui siaran resmi Kementerian Sosial.

Dengan hadirnya arsitektur data baru ini, proses birokrasi menjadi lebih ringkas. Masyarakat kini dapat memantau dan memverifikasi status kepesertaan bantuan sosial secara mandiri hanya dengan menggunakan modal NIK yang tertera pada KTP melalui perangkat ponsel pintar.

Cara Cek Status Bansos Berbasis NIK KTP melalui HP

Masyarakat yang ingin memastikan apakah namanya terdaftar dalam DTSEN sebagai penerima manfaat dapat melakukan pengecekan mandiri pada portal resmi yang disediakan Kemensos.

Berikut adalah langkah-langkah proseduralnya:

  1. Akses Situs Resmi: Buka peramban di ponsel dan kunjungi laman resmi cek bansos milik Kemensos.
  2. Input Data Wilayah: Pilih nama provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan tempat tinggal Anda saat ini sesuai dengan data legalitas KTP.
  3. Isi Identitas Diri: Masukkan nama lengkap Anda dengan ejaan yang tepat sesuai dengan KTP.
  4. Masukkan Nomor Identitas: Ketik 16 digit angka Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP Anda secara teliti.
  5. Konfirmasi Keamanan: Salin kode captcha unik yang muncul pada layar ke dalam kolom yang tersedia.
  6. Pencarian Sistem: Tekan tombol pencarian data untuk memulai proses pemindaian.

Setelah sistem selesai melakukan pemadanan data ke server DTSEN, layar ponsel Anda akan langsung memuat informasi transparan mengenai status kepesertaan, wilayah administrasi, hingga periode penyaluran bantuan.

Daftar Program Bantuan yang Terintegrasi

Melalui integrasi data DTSEN di kanal pemantauan digital tersebut, masyarakat dapat melacak status jaminan sosial untuk beberapa klaster program, di antaranya:

  • Program Keluarga Harapan (PKH): Jaminan tunai bersyarat untuk klaster kesehatan dan pendidikan keluarga.
  • Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT): Program bantuan pangan kartu sembako untuk pemenuhan gizi karbohidrat.
  • Bantuan Sosial Sembako: Distribusi bahan pangan pokok terjadwal.
  • Program Bansos Reguler: Berbagai skema perlindungan sosial sektoral dan kedaruratan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Aman Menghindari Penipuan Berkedok Bantuan Sosial Online

Tips Aman Menghindari Penipuan Berkedok Bantuan Sosial Online

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:45 WIB

Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat yang Semakin Sehat dan Berprestasi

Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat yang Semakin Sehat dan Berprestasi

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:12 WIB

Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati

Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:03 WIB

Mensos Nonaktifkan 2 Pejabat Terkait Dugaan Maladministrasi Pengadaan Sekolah Rakyat

Mensos Nonaktifkan 2 Pejabat Terkait Dugaan Maladministrasi Pengadaan Sekolah Rakyat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:24 WIB

Mensos Saifullah Yusuf Coret 11 Ribu Penerima Bansos Terkait Judi Online

Mensos Saifullah Yusuf Coret 11 Ribu Penerima Bansos Terkait Judi Online

Video | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:00 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat, Ketum Karang Taruna Budisatrio Djiwandono Motivasi Siswa

Tinjau Sekolah Rakyat, Ketum Karang Taruna Budisatrio Djiwandono Motivasi Siswa

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:08 WIB

Terkini

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 06:00 WIB

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:05 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB