Emiten Ini Ramai-Ramai Serbu BEI Usai Ditendang Indeks Global

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 18 Mei 2026 | 18:36 WIB
Emiten Ini Ramai-Ramai Serbu BEI Usai Ditendang Indeks Global
Pjs Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik di Gedung CIMB Niaga, Kamis (12/2/2026). [Suara.com/Rina]
baca 10 detik
  • BEI terima audiensi emiten kategori HSC untuk diskusikan struktur kepemilikan saham.
  • Ada 10 saham berstatus HSC, dan BEI tak beri target waktu untuk perbaikan.
  • Saham HSC seperti BREN & DSSA didepak dari indeks global MSCI dan FTSE Russell.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai dibanjiri surat permohonan audiensi dari sejumlah emiten yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) atau saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi. Langkah ini diambil para emiten setelah status HSC memicu efek domino yang cukup serius, termasuk pencoretan dari indeks pasar modal global.

Hingga saat ini, BEI mencatat ada 10 saham yang masuk dalam radar kategori HSC. Penjabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima dan menjadwalkan diskusi dengan beberapa emiten terkait untuk membahas status tersebut.

"Kami menerima beberapa surat permintaan untuk diskusi dan semuanya kami layani dengan baik. Ada beberapa tanggal dan dari beberapa perusahaan," ujar Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026). Meski demikian, Jeffrey enggan membeberkan nama-nama emiten yang telah melakukan pertemuan dengannya.

Pihak otoritas bursa sendiri mengaku belum menerima laporan resmi mengenai rencana konkret atau upaya nyata yang akan dilakukan para emiten tersebut untuk memperbaiki struktur kepemilikan saham mereka agar bisa keluar dari daftar merah HSC. BEI juga menegaskan tidak memberikan tenggat waktu (target) khusus bagi emiten untuk melakukan perbaikan.

Isu HSC ini kian memanas setelah lembaga penyedia indeks global bertindak tegas. Indeks MSCI tercatat telah mendepak dua saham raksasa berkategori HSC, yaitu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Menyusul langkah MSCI, FTSE Russell baru-baru ini juga mengumumkan rencana serupa untuk mengeluarkan saham-saham kategori HSC dari konstituen indeks mereka.

Selain BREN dan DSSA, terdapat delapan emiten lain yang kini menyandang status HSC dan terancam sanksi pasar, di antaranya PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) hingga pengelola kelab malam terkenal PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY). Pertemuan intensif antara emiten dan BEI diharapkan dapat melahirkan solusi guna mengembalikan kepercayaan investor global terhadap likuiditas saham-saham tersebut.

Daftar Saham Kategori HSC:

1. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
2. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
3. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO)
4. PT Rockfields Properti Indonesia (ROCK)
5. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)
6. PT Ifishdeco Tbk (IFSH)
7. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS)
8. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII)
9. PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY)
10. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:33 WIB

Laba Melesat 317%, Emiten Ini Ungkap Strategi Monetisasi Kawasan

Laba Melesat 317%, Emiten Ini Ungkap Strategi Monetisasi Kawasan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:01 WIB

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:02 WIB

Terkini

TsureKano Tamat di Volume 14, Akhiri Kisah Mantan Kekasih jadi Saudara Tiri

TsureKano Tamat di Volume 14, Akhiri Kisah Mantan Kekasih jadi Saudara Tiri

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Klaim Sikap Tak Berubah Meski Masuk Istana, Rocky Gerung: Saya Cuma Pindah dari Luar ke Dalam

Klaim Sikap Tak Berubah Meski Masuk Istana, Rocky Gerung: Saya Cuma Pindah dari Luar ke Dalam

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:18 WIB

9 Juta Keluarga Butuh Rumah, Lippoland Kembangan Hunian Murah Rp100 Juta

9 Juta Keluarga Butuh Rumah, Lippoland Kembangan Hunian Murah Rp100 Juta

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Punya Tumbler Belum Tentu Ramah Lingkungan, Apa yang Perlu Diperhatikan?

Punya Tumbler Belum Tentu Ramah Lingkungan, Apa yang Perlu Diperhatikan?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:12 WIB

WIKA dan Waskita Jadi Persoalan, Danantara Dahulukan Merger 4 BUMN Karya Lain

WIKA dan Waskita Jadi Persoalan, Danantara Dahulukan Merger 4 BUMN Karya Lain

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Anwar Usman Soal Gugatan Ijazah Gibran: Nggak Mau Intervensi dan Diintervensi

Anwar Usman Soal Gugatan Ijazah Gibran: Nggak Mau Intervensi dan Diintervensi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Rekomendasi Day Cream dan Night Cream dari Kulit Manggis, Ampuh Pudarkan Flek Hitam Usia 40 Tahun

Rekomendasi Day Cream dan Night Cream dari Kulit Manggis, Ampuh Pudarkan Flek Hitam Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani

Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Konser Ramah Lingkungan, Bisakah Menikmati Musik Tanpa Membebani Lingkungan?

Konser Ramah Lingkungan, Bisakah Menikmati Musik Tanpa Membebani Lingkungan?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Hidup Terlalu Cepat: Kapan Terakhir Kali Kita Benar-benar Berhenti?

Hidup Terlalu Cepat: Kapan Terakhir Kali Kita Benar-benar Berhenti?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×