Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 19 Mei 2026 | 18:49 WIB
Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan BBM Subsidi tak alami kenaikan, meski rupiah anjlok. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi tidak akan naik hingga akhir tahun 2026 mendatang.
  • Pemerintah memutuskan menahan harga BBM karena rata-rata harga minyak mentah Indonesia masih stabil di kisaran aman.
  • Arahan Presiden Prabowo mencakup mitigasi khusus jika harga minyak mentah global nantinya menembus level 100 dolar AS.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan pelemahan nlai tukar rupiah dan lonjakan harga minyak dunia terhadap harga BBM bersubsidi tak berpengaruh ke harga BBM subsidi.

Ia menegaskan, harga BBM subsidi yakni, Pertalite dan Solar tidaka mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026. 

"Tidak akan naik Insyaallah, ya, doain ya.  Tidak akan kita naikkan subsidi BBM. Tidak akan naik, Insyaallah sampai akhir tahun," ujar Bahlil saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Selasa (19/5/2026). 

Mulai 19 April 2026 SPBU Pertamina mulai mencantumkan besaran subsidi pemerintah di setiap struk pembelian Pertalite. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
Harga BBM subsidi dipastikan tak naik hingga akhir tahun. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

Bahlil menjelaskan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pihaknya telah membuat rumusan mitigasi jika rata-rata harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) menyentuh level 100 dolar AS per barel. 

Disebutnya, pergerakan ICP global sejak Januari 2026 memang fluktuatif di rentang 80 dolar AS hingga USD 117 dolar AS per barel.

Namun, secara akumulatif, rata-rata ICP Indonesia saat ini masih stabil di kisaran 80 dolar AS hingga 81 dolar AS per barel. Sehingga pemerintah belum melihat adanya urgensi untuk menaikkan harga BBM bersubsidi.

"Jadi belum sampai 100 dolar lah, dan belum ada kenaikan (harga BBM bersubsidi)," kata Bahlil. 

Tercatat pada penutupan perdagangan Selasa (19/5/2026), mata uang Garuda terus melemah hingga menyentuh angka Rp 17.716 per dolar AS.

Pada saat yang sama, harga minyak mentah global jenis Brent bertengger di level 109,15 dolar AS per barel, sementara jenis West Texas Intermediate (WTI) AS dibanderol seharga 107,28 dolar AS per barel.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:00 WIB

Dilema Pertahanan Harga BBM : Rupiah Melemah dan Minyak Anteng di Atas 100 Dolar AS per Barel

Dilema Pertahanan Harga BBM : Rupiah Melemah dan Minyak Anteng di Atas 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 10:57 WIB

Rupiah Melemah, Minyak Dunia Tetap di atas 100 Dolar AS, Ini Harga BBM di Indonesia!

Rupiah Melemah, Minyak Dunia Tetap di atas 100 Dolar AS, Ini Harga BBM di Indonesia!

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:45 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×