Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Achmad Fauzi

Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB
Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (MPMX) memberikan dividen Rp 170 per lembar saham. [Dokumentasi MPMX].
baca 10 detik
  • PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp170 per saham dalam RUPST di Jakarta.
  • Keputusan pembagian total dividen senilai Rp451,89 miliar tersebut disetujui pemegang saham berdasarkan laba tahun buku 2025.
  • Perusahaan mencatatkan pendapatan Rp16,2 triliun dan laba bersih Rp462 miliar di tengah tantangan industri otomotif sepanjang 2025.

Suara.com - Emiten sektor otomotif, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp 170 per saham dengan dividen yield sekitar 16 persen. Keputusan ini sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2026.

Dalam RUPST yang digelar di Jakarta, pemegang saham menyetujui penggunaan laba tahun buku 2025 untuk pembagian dividen tunai senilai Rp 451,89 miliar. Nilai tersebut setara dengan R p170 per saham.

Sepanjang 2025, MPMX membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 16,2 triliun dengan laba bersih mencapai Rp 462 miliar.

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (MPMX) mencatatkan laba bersih di tengah daya beli rendah dan suku bunga tinggi. [Dokumentasi MPMX].
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (MPMX) memberikan dividen Rp 170 per lembar saham. [Dokumentasi MPMX].

Dibandingkan tahun sebelumnya, pendapatan dan laba bersih masing-masing mengalami penyesuaian sebesar 1 persen dan 19 persen. Penurunan tersebut mencerminkan dinamika industri otomotif dan mobilitas nasional yang masih penuh tantangan.

Meski demikian, perusahaan tetap mampu menjaga kualitas kinerja melalui pendekatan bisnis yang lebih selektif dan disiplin. Perseroan juga terus mengedepankan efisiensi biaya, pengelolaan risiko yang prudent, serta optimalisasi portofolio bisnis untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Group Chief Executive Officer MPMX Suwito Mawarwati mengatakan, tahun lalu menjadi periode yang penuh tantangan bagi industri otomotif nasional. Namun, kondisi tersebut justru mendorong perusahaan untuk semakin fokus menjaga fundamental usaha.

"Di tengah kondisi industri yang menantang, kami tetap berupaya menjaga kualitas bisnis dan memperkuat fundamental usaha secara berkelanjutan," ujarnya di Jakarta, Jumat (29/5/2026).

Menurut perseroan, keputusan menaikkan dividen didukung oleh kondisi fundamental yang tetap terjaga di tengah berbagai tantangan pasar. Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada pemegang saham atas dukungan yang diberikan selama ini.

Dengan dividend yield mencapai 16 persen, MPMX menjadi salah satu emiten dengan tingkat pengembalian dividen yang menarik bagi investor di tengah kondisi pasar saham yang masih bergejolak.

baca juga

"Peningkatan dividen tahun ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk terus memberikan nilai yang berkelanjutan kepada para pemegang saham, sekaligus mencerminkan keyakinan kami terhadap kekuatan fundamental dan prospek jangka panjang Perseroan," kata Suwito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik ke Papan Utama, Emiten Berpeluang Diburu Investor Asing

Naik ke Papan Utama, Emiten Berpeluang Diburu Investor Asing

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:11 WIB

Begini Cara Emiten TAPG Perkuat Aspek ESG

Begini Cara Emiten TAPG Perkuat Aspek ESG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:02 WIB

Emiten-emiten Konglomerat Mulai Komentar Soal Ekspor Satu Pintu Lewat DSI

Emiten-emiten Konglomerat Mulai Komentar Soal Ekspor Satu Pintu Lewat DSI

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terkini

KPK Ungkap Pengadaan Tenda hingga Perahu Karet dalam Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB

KPK Ungkap Pengadaan Tenda hingga Perahu Karet dalam Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Sepatu Adidas, Nike dan HOKA, Mana yang Lebih Bagus Buat Daily Run?

Sepatu Adidas, Nike dan HOKA, Mana yang Lebih Bagus Buat Daily Run?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Perbedaan Sunscreen Scora Pink dan Kuning, Ketahui Sebelum Checkout

Perbedaan Sunscreen Scora Pink dan Kuning, Ketahui Sebelum Checkout

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:05 WIB

IHSG Kembali Lesu di Sesi I, Terperangkap di Level 5.200

IHSG Kembali Lesu di Sesi I, Terperangkap di Level 5.200

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Bedak Padat Marina Apakah Bagus? Intip Klaim dan Review Pembeli

Bedak Padat Marina Apakah Bagus? Intip Klaim dan Review Pembeli

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Dinilai Arogan, Sikap Ajudan Gubernur Disebut Cerminkan Karakter Rudy Mas'ud

Dinilai Arogan, Sikap Ajudan Gubernur Disebut Cerminkan Karakter Rudy Mas'ud

Kaltim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Persija Dihantui Ancaman Pengurangan Poin, Nadeo Argawinata Tak Menyangka Ada Kericuhan Suporter

Persija Dihantui Ancaman Pengurangan Poin, Nadeo Argawinata Tak Menyangka Ada Kericuhan Suporter

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Darmawangsyah Muin Tidak Hadiri Peresmian Jalan, Gubernur Sulsel: Wah, Pelanggaran Ini

Darmawangsyah Muin Tidak Hadiri Peresmian Jalan, Gubernur Sulsel: Wah, Pelanggaran Ini

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Mengapa Kekayaan Alam Tak Cukup untuk Membawa Indonesia Berlayar Mandiri?

Mengapa Kekayaan Alam Tak Cukup untuk Membawa Indonesia Berlayar Mandiri?

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Pemerintah Bidik Target Devisa Sektor Pariwisata 24 Miliar Dolar AS di 2026, Setara Ekspor Sawit

Pemerintah Bidik Target Devisa Sektor Pariwisata 24 Miliar Dolar AS di 2026, Setara Ekspor Sawit

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:58 WIB

×