Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kebijakan fiskal tahun 2027 akan diarahkan untuk mendukung delapan klaster Program Kerja Prioritas Nasional. Foto Antara.
baca 10 detik
  • APBN 2027 fokus mendukung 8 klaster prioritas nasional.
  • Pangan, energi, pendidikan, dan kesehatan jadi prioritas utama.
  • Pemerintah targetkan kemiskinan turun dan ekonomi lebih kuat.

Suara.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan delapan klaster Program Prioritas Nasional yang akan menjadi fokus utama kebijakan fiskal dan arah belanja negara dalam APBN 2027. Delapan klaster tersebut disiapkan untuk mendukung target pembangunan nasional sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kebijakan fiskal tahun 2027 akan diarahkan untuk mendukung delapan klaster Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) yang terdiri atas 60 program kerja. Pemerintah juga menyiapkan kelompok pendukung (enabler) guna memastikan pelaksanaan program berjalan efektif.

Adapun delapan klaster prioritas tersebut meliputi kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur-perumahan-ketahanan bencana, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, serta penurunan kemiskinan.

Sementara itu, kelompok pendukung mencakup penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, serta diplomasi ekonomi. Pemerintah menilai aspek pendukung tersebut penting untuk memperkuat efektivitas pelaksanaan berbagai program prioritas nasional.

Menurut Purbaya, APBN harus tetap dijaga dalam kondisi sehat, kredibel, dan berkelanjutan agar mampu membiayai berbagai agenda pembangunan tersebut. Karena itu, pemerintah akan terus mengoptimalkan penerimaan negara melalui reformasi dan digitalisasi perpajakan, memperluas basis penerimaan, serta memperkuat tata kelola penerimaan negara.

Di sisi lain, kualitas belanja negara juga akan terus ditingkatkan agar lebih efisien, produktif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap rupiah dalam APBN mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah berharap fokus pada delapan klaster prioritas nasional tersebut dapat menjadi fondasi bagi percepatan transformasi ekonomi Indonesia, memperkuat ketahanan nasional, serta menekan angka kemiskinan dalam beberapa tahun mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman

4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:00 WIB

Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes

Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:32 WIB

4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus

4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:15 WIB

Terkini

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:11 WIB

Suahasil Janji Kasih Bunga KPR Murah ke Warga RI Penghasilan Rendah

Suahasil Janji Kasih Bunga KPR Murah ke Warga RI Penghasilan Rendah

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:09 WIB

Kesehatan Remaja Jadi Perhatian, Pencegahan Penyakit Tidak Menular Didorong Sejak Dini

Kesehatan Remaja Jadi Perhatian, Pencegahan Penyakit Tidak Menular Didorong Sejak Dini

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 22:08 WIB

Apa Itu DOGSO? Bikin Pemain Singapura Kartu Merah Usai Langgar Mitchell Baker

Apa Itu DOGSO? Bikin Pemain Singapura Kartu Merah Usai Langgar Mitchell Baker

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:06 WIB

×