- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 0,20 persen ke level 5.884 pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026.
- Pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh sentimen negatif dari bursa Wall Street serta agenda ekonomi domestik penting.
- Analis memproyeksikan IHSG akan bergerak terbatas pada rentang support 5.860 dan resistance 6.130 selama perdagangan berlangsung.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,086 persen ke level 51.876,11. Sementara indeks S&P 500 terkoreksi 0,047 persen menjadi 7.354,02 dan Nasdaq Composite melemah 0,24 persen ke posisi 25.297,62.
Sementara itu, perhatian investor di dalam negeri akan tertuju pada sejumlah agenda ekonomi penting sepanjang pekan ini.
Salah satunya adalah rencana pemerintah menginjeksi kembali Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) guna menjaga likuiditas sektor perbankan.
Selain itu, pelaku pasar juga menunggu rilis sejumlah data ekonomi domestik yang dinilai akan menjadi penentu arah pergerakan pasar berikutnya, mulai dari data Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur, Neraca Perdagangan, hingga Inflasi.
Data-data tersebut akan memberikan gambaran mengenai kondisi perekonomian nasional sekaligus menjadi acuan bagi investor dalam membaca arah kebijakan pemerintah dan otoritas moneter ke depan.
Di tengah proyeksi rebound terbatas tersebut, Brights Sekuritas merekomendasikan tiga saham yang layak dicermati investor pada perdagangan hari ini, yakni PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.