Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 29 Juni 2026 | 16:19 WIB
Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah menguat 71 poin ke level Rp17.851 per dolar AS pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026.
  • Meredanya konflik antara Amerika Serikat dan Iran menjadi faktor utama pendorong penguatan mata uang rupiah tersebut.
  • Bank Indonesia diproyeksikan terus melakukan intervensi untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian situasi geopolitik Timur Tengah.

Suara.com - Nilai tukar rupiah berakhir menguat terhadap dolar AS pada perdagangan, Senin, 29 Juni 2026. Penguatan ini telah terjadi sejak awal perdagangan.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp 17.851 per dolar AS atau menguat tipis 71 poin atau 0,40 persen.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah terdorong sentimen positif dari konflik Amerika Serikat dan Iran yang mulai mereda.

"Rupiah dan mata uang regional maupun utama dunia umumnya menguat terhadap dolar AS merespon laporan bahwa AS dan Iran akan "menahan diri untuk sekarang" dan pembicaraan masih berjalan sesuai rencana," ujarnya.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Lukman melanjutkan, penguatan rupiah diproyeksi masih terus terjadi, jika Bank Indonesia masih melakukan intervensi. Sebab, ketegangan di Timur Tengah dengan Amerika masih bergerak fluktuatif.

"Prospek besok masih sulit diperkirakan mengingat ketidapastian perkembangan di Timur Tengah yang dapat berubah sewaktu-waktu," imbuhnya.

Selain rupiah yang menguat, beberapa mata uang Asia lainnya juga melemahkan dolar AS.  Salah satunya, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah naik lebih 0,60 persen.

Diikuti, peso Filipina dan baht Thailand bergerak relatif stabil. Sebaliknya, won Korea Selatan melemah 0,61 persen.

Sedangkan,  yen Jepang juga melemah 0,05 persen dan dolar Taiwan terkoreksi tipis sekitar 0,2 persen terhadap dolar AS.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:26 WIB

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:23 WIB

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:09 WIB

Terkini

Tren Kulkas Jepang di Dapur Modern, Teknologi hingga Desain Jadi Pertimbangan

Tren Kulkas Jepang di Dapur Modern, Teknologi hingga Desain Jadi Pertimbangan

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 19:35 WIB

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp105 Triliun, Kredit Macet Ikut Naik

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp105 Triliun, Kredit Macet Ikut Naik

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 19:33 WIB

Menemukan Kehangatan Sejati di Novel Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa

Menemukan Kehangatan Sejati di Novel Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 19:30 WIB

Dari Gang ke Gang, Komling Jemput Sampah Organik Warga Gandaria Utara

Dari Gang ke Gang, Komling Jemput Sampah Organik Warga Gandaria Utara

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 19:30 WIB

Pre-Event The Papandayan Jazz Fest 2026 Sukses Digelar di Kota Baru Parahyangan

Pre-Event The Papandayan Jazz Fest 2026 Sukses Digelar di Kota Baru Parahyangan

Jabar | Senin, 07 September 2026 | 19:28 WIB

Ekonomi Makin Sulit, Dalam 1 Bulan 730 Ribu Warga RI Terpaksa Utang Paylater

Ekonomi Makin Sulit, Dalam 1 Bulan 730 Ribu Warga RI Terpaksa Utang Paylater

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 19:24 WIB

Amnesty Soroti Kekerasan TNI terhadap Warga Sipil: Tentara Perlu Punya Hati Nurani

Amnesty Soroti Kekerasan TNI terhadap Warga Sipil: Tentara Perlu Punya Hati Nurani

News | Senin, 07 September 2026 | 19:20 WIB

Persoalkan Dana Bencana yang Terjun Bebas, Koalisi MBG Watch Minta Kejelasan Perkara di MK

Persoalkan Dana Bencana yang Terjun Bebas, Koalisi MBG Watch Minta Kejelasan Perkara di MK

News | Senin, 07 September 2026 | 19:16 WIB

Ketika Kafe Tak Lagi Cuma Tempat Ngopi: Wajah Baru Ruang Sosial Masyarakat Urban

Ketika Kafe Tak Lagi Cuma Tempat Ngopi: Wajah Baru Ruang Sosial Masyarakat Urban

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 19:14 WIB

Pemprov dan DPRD DKI Kompak Semprot Pedagang Masker Nakal: Jangan Main Harga di Tengah Musibah!

Pemprov dan DPRD DKI Kompak Semprot Pedagang Masker Nakal: Jangan Main Harga di Tengah Musibah!

News | Senin, 07 September 2026 | 19:13 WIB

×