Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi

Achmad Fauzi

Kamis, 02 Juli 2026 | 15:32 WIB
Saham Perbankan Masih Menarik, BBCA dan BMRI Layak Dikoleksi
Ilustrasi Saham Perbankan. [Dok IPOT].
baca 10 detik
  • MNC Sekuritas mempertahankan rekomendasi overweight sektor perbankan karena valuasi menarik serta prospek dividen dan kualitas aset yang solid.
  • Analis menjagokan saham BBCA dan BMRI sebagai pilihan utama berkat fundamental defensif dan pertumbuhan laba yang kuat.
  • Empat bank besar nasional mencatatkan pertumbuhan laba kumulatif sembilan persen hingga Mei 2026 meskipun dibayangi potensi tekanan NIM.

Suara.com - Saham sektor perbankan tetap salah satu pilihan yang wajib dikoleksi di tengah pasar yang bergejolak.

MNC Sekuritas mempertahankan rekomendasi overweight untuk sektor perbankan, sebab valuasi dinilai sudah mencerminkan berbagai risiko penurunan, sementara prospek dividen dan kualitas aset masih tetap solid.

Adapun, overweight adalah rekomendasi analis yang meminta investor menambah porsi kepemilikan saham di suatu emiten.

Research Analyst MNC Sekuritas Victoria Venny mengatakan, di antara empat bank besar nasional, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) masih menjadi pilihan utama.

Ilustrasi saham (unsplash)
Ilustrasi saham (unsplash)

"Selain itu, imbal hasil dividen yang masih menarik dan prospek kualitas kredit yang stabil menjadi faktor pendukung utama. Untuk pilihan saham, kami tetap menjagokan BBCA dan BMRI," ujarnya dalam riset yang dikutip, Kamis (2/7/2026).

Victoria menjelaskan, BBCA masih menjadi pilihan utama karena memiliki fundamental yang defensif. Bank swasta terbesar di Indonesia tersebut didukung likuiditas yang kuat dengan loan to deposit ratio (LDR) sebesar 77 persen, rasio dana murah atau CASA mencapai 85,1 persen, serta cost of credit (CoC) sebesar 0,3 persen, terendah di industri.

"BBCA memiliki profil kinerja yang lebih defensif. Likuiditas yang kuat, rasio CASA tertinggi di industri, dan biaya kredit yang rendah membuat perseroan lebih tahan menghadapi potensi kenaikan biaya dana ke depan," katanya.

Sementara itu, BMRI dinilai masih menjadi bank dengan momentum pertumbuhan laba paling kuat di antara bank-bank besar nasional. Hingga Mei 2026, laba bersih Bank Mandiri mencapai Rp23 triliun, naik 19 persen secara tahunan (year on year/YoY).

"BMRI terus menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat. Pertumbuhan laba, peningkatan PPOP, kualitas kredit yang semakin baik, serta ekspansi kredit yang solid menjadi alasan kami tetap merekomendasikan saham ini," jelas Victoria.

baca juga

Secara industri, empat bank besar nasional mencatatkan laba bersih kumulatif sebesar Rp78,5 triliun sepanjang lima bulan pertama 2026 atau tumbuh 9 persen YoY. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh BMRI dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), sementara PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan BBCA juga tetap mencatatkan kenaikan laba.

Di sisi lain, MNC Sekuritas mengingatkan bahwa tekanan terhadap net interest margin (NIM) masih berpotensi muncul pada paruh kedua tahun ini menyusul kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia di luar jadwal reguler. Kondisi tersebut diperkirakan dapat meningkatkan biaya dana (cost of fund) perbankan.

Meski demikian, Victoria menilai kondisi fundamental sektor perbankan masih cukup kuat. Pertumbuhan kredit yang tetap tinggi, kualitas aset yang terjaga, serta valuasi saham yang menarik membuat prospek sektor ini masih positif.

MNC Sekuritas juga memberikan rekomendasi Buy untuk saham BBCA dengan target harga Rp8.700 per saham dan BMRI dengan target harga Rp6.050 per saham.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:25 WIB

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:12 WIB

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

Terkini

Rupiah Kembali Loyo Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Rupiah Kembali Loyo Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Program Pemerintah Harus Punya Umur Panjang, Bukan Sekadar Anggaran Panjang

Program Pemerintah Harus Punya Umur Panjang, Bukan Sekadar Anggaran Panjang

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Industri Kretek Terancam Aturan Nikotin-TAR, 600 Ribu Pekerja SKT Jadi Taruhan

Industri Kretek Terancam Aturan Nikotin-TAR, 600 Ribu Pekerja SKT Jadi Taruhan

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasokan Timur Tengah Mulai Pulih

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasokan Timur Tengah Mulai Pulih

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Timnas Indonesia Diprediksi Menang 3-0 Atas Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Diprediksi Menang 3-0 Atas Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Sinopsis 'Okaeri, Hatsukoi', Drama Terbaru Higuchi Kouhei dan Hayashi Meari

Sinopsis 'Okaeri, Hatsukoi', Drama Terbaru Higuchi Kouhei dan Hayashi Meari

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Harga BBM Hari Ini 1 Oktober 2026: Pertalite hingga Pertamax

Harga BBM Hari Ini 1 Oktober 2026: Pertalite hingga Pertamax

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Sidang Kasus Kuota Haji Hari Ini, Jaksa Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur

Sidang Kasus Kuota Haji Hari Ini, Jaksa Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:30 WIB

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

×