Danantara Mau Beli Saham BEI, Demutualisasi Masih Jadi Tanda Tanya

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 10 Agustus 2026 | 11:31 WIB
Danantara Mau Beli Saham BEI, Demutualisasi Masih Jadi Tanda Tanya
Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • Danantara mengaku masih membahas pembelian saham BEI.
  • Porsi saham yang akan dibeli Danantara belum diungkap.
  • Demutualisasi BEI ditargetkan berjalan dalam 6–12 bulan.

Suara.com - Rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) belum juga menemukan titik terang. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mengakui proses perubahan struktur kepemilikan bursa masih berkutat pada pembahasan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan manajemen BEI.

Kondisi tersebut menunjukkan langkah Danantara masuk ke kepemilikan BEI masih membutuhkan waktu. Padahal, rencana demutualisasi menjadi salah satu agenda penting untuk mengubah struktur kepemilikan bursa agar lebih terbuka dan profesional.

Danantara bahkan telah membenarkan adanya rencana pembelian saham BEI. Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai berapa besar saham yang akan diambil maupun seperti apa struktur kepemilikan setelah transaksi tersebut terealisasi.

"Demutualisasi kita masih proses. Baik dengan OJK dan juga dengan Direksi Bursa. Insya Allah, beberapa bulan ke depan bisa dirangkum. Nanti detailnya bakal kita share," kata Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir, kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Keterlibatan Danantara dalam proses tersebut dilakukan melalui Danantara Investment Management (DIM). BPI memberikan arahan kepada DIM untuk menjalankan investasi terkait demutualisasi BEI.

"Dari BPI memberi arahan untuk DIM untuk melaksanakan investasi untuk demutualisasi tersebut," ujarnya.

Meski demikian, Danantara masih menutup rapat besaran saham BEI yang hendak dibeli. Informasi mengenai nilai investasi dan porsi kepemilikan menjadi bagian yang belum diungkap ke publik.

Ketidakjelasan tersebut membuat rencana demutualisasi BEI masih jauh dari kata final. Investor dan pelaku pasar pun harus menunggu lebih lama untuk mengetahui seperti apa wajah baru struktur kepemilikan bursa.

Danantara menyebut proses tersebut ditargetkan dapat berjalan dalam rentang enam hingga 12 bulan ke depan. Artinya, perubahan kepemilikan BEI belum akan terjadi dalam waktu dekat dan masih melewati sejumlah tahapan di internal bursa maupun regulator.

baca juga

"Ya, itu prosesnya ada di dalam DIM. Insya Allah kita bisa fokus 6–12 bulan ke depan. Itu ada proses juga nanti dalam Bursa," katanya.

Demutualisasi sendiri merupakan proses perubahan bursa dari organisasi yang dimiliki oleh para anggotanya menjadi perusahaan dengan struktur kepemilikan saham. Dalam konteks BEI, langkah tersebut berpotensi mengubah peta kepemilikan sekaligus tata kelola salah satu institusi paling penting di pasar modal Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA

IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Menag Sebut Masjid Istiqlal Masuk Bursa Efek, Apa Maksudnya?

Menag Sebut Masjid Istiqlal Masuk Bursa Efek, Apa Maksudnya?

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Wall Street Cetak Rekor, 6 Saham Ini Diprediksi Jadi Buruan Investor Hari Ini

Wall Street Cetak Rekor, 6 Saham Ini Diprediksi Jadi Buruan Investor Hari Ini

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Terkini

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Jakarta | Minggu, 08 November 2026 | 23:43 WIB

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

News | Minggu, 08 November 2026 | 23:20 WIB

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 23:04 WIB

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 22:52 WIB

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:50 WIB

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:42 WIB

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:29 WIB

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

News | Minggu, 08 November 2026 | 22:27 WIB

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Health | Minggu, 08 November 2026 | 22:25 WIB

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:13 WIB

×