Investasi Hilirisasi Minerba Tembus Rp206,5 Triliun, ESDM: Ekonomi Mulai Bergeser dari Jawa

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:14 WIB
Investasi Hilirisasi Minerba Tembus Rp206,5 Triliun, ESDM: Ekonomi Mulai Bergeser dari Jawa
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno saat ditemui wartawan di Kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (5/1/2026). [Suara.com/Yaumal]
baca 10 detik
  • Investasi hilirisasi mineral mencapai Rp206,5 triliun pada semester I 2026.
  • Investasi Rp227 triliun bergeser ke luar Jawa mengikuti lokasi sumber daya.
  • PNBP minerba baru Rp76 triliun hingga Juni 2026, targetnya tembus Rp135 triliun.

Suara.com - Investasi hilirisasi sektor mineral memang terus mengalir deras, tetapi geliat tersebut justru semakin menunjukkan ketimpangan baru dalam peta ekonomi nasional. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat investasi hilirisasi mineral mencapai Rp206,5 triliun pada semester I 2026.

Angka tersebut menjadikan sektor mineral sebagai kontributor terbesar dalam investasi hilirisasi nasional. Namun, derasnya investasi kini lebih banyak terkonsentrasi di luar Pulau Jawa, mengikuti lokasi sumber daya alam yang menjadi bahan baku industri.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan akumulasi investasi hilirisasi di luar Pulau Jawa telah mencapai sekitar Rp227 triliun.

“Aktivitas ekonomi mulai bergerak dari Pulau Jawa menuju wilayah yang lebih dekat dengan lokasi sumber daya alam. Saat ini juga terdapat 26 proyek hilirisasi strategis nasional senilai Rp225 triliun yang sedang dikembangkan,” kata Tri dalam forum Global South Dialogue on Critical Mineral and Green Industrialization di Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Pergeseran tersebut menjadi sinyal bahwa pusat pertumbuhan industri berbasis sumber daya alam mulai meninggalkan Pulau Jawa. Di satu sisi, kondisi ini dapat membuka pusat-pusat ekonomi baru. Namun di sisi lain, pemerintah menghadapi pekerjaan besar untuk memastikan infrastruktur, tenaga kerja, dan rantai industri di daerah mampu mengejar derasnya investasi.

Dari sisi penerimaan negara, sektor minerba juga belum sepenuhnya menunjukkan capaian yang sebanding dengan besarnya investasi yang digelontorkan.

Hingga Juni 2026, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor minerba baru mencapai Rp76 triliun.

Pemerintah memang membidik penerimaan tahun ini agar dapat melampaui capaian 2025 yang mencapai Rp135 triliun. Namun, target tersebut masih membutuhkan tambahan penerimaan yang cukup besar pada paruh kedua tahun ini.

Dengan posisi Rp76 triliun hingga Juni, pemerintah harus menggenjot penerimaan lebih dari Rp59 triliun hanya untuk melampaui capaian tahun sebelumnya.

baca juga

Tekanan tersebut menjadi semakin penting karena hilirisasi membutuhkan investasi besar, sementara pemerintah tetap dituntut memastikan manfaat ekonomi yang diterima negara tidak berhenti pada pembangunan fasilitas pengolahan semata.

Tri mengatakan investasi sektor minerba sepanjang 2025 mencapai US$6,7 miliar dengan penyerapan tenaga kerja langsung sebanyak 685.724 orang.

Menurutnya, pertumbuhan investasi dan proyek hilirisasi memberikan dampak terhadap peningkatan nilai tambah komoditas, penerimaan negara, penciptaan lapangan kerja, serta pembangunan fondasi industri strategis nasional.

Namun, pemerintah kini menghadapi tantangan yang lebih berat: memastikan investasi tersebut benar-benar membentuk ekosistem industri, bukan sekadar memindahkan aktivitas pengolahan komoditas mentah ke daerah sumber daya.

“Ini menunjukkan bahwa arah hilirisasi kita mulai bergerak dari sekadar processing menuju pembangunan industrial ecosystem,” pungkas Tri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat

Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:04 WIB

Lampaui Target, Bahlil Bidik PNBP ESDM 2026 Lebih dari Rp136,18 Triliun

Lampaui Target, Bahlil Bidik PNBP ESDM 2026 Lebih dari Rp136,18 Triliun

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:04 WIB

Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan

Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Terkini

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional

Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional

Sport | Senin, 07 September 2026 | 22:16 WIB

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy

News | Senin, 07 September 2026 | 22:12 WIB

Raja Juli Belum Diperiksa KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing, Ini Alasannya

Raja Juli Belum Diperiksa KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing, Ini Alasannya

News | Senin, 07 September 2026 | 22:04 WIB

Pasokan Air Jakarta Dipastikan Tidak Terdampak Abu Vulkanik

Pasokan Air Jakarta Dipastikan Tidak Terdampak Abu Vulkanik

News | Senin, 07 September 2026 | 21:58 WIB

City Run di Surabaya, Menyusuri Rute Bersejarah Hingga Meracik Parfum

City Run di Surabaya, Menyusuri Rute Bersejarah Hingga Meracik Parfum

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 21:56 WIB

HAARP Disebut Bisa Picu Gempa dan Gunung Meletus, Ini Fakta Ilmiah yang Membantahnya

HAARP Disebut Bisa Picu Gempa dan Gunung Meletus, Ini Fakta Ilmiah yang Membantahnya

News | Senin, 07 September 2026 | 21:54 WIB

Prabowo Minta Semua Penduduk Punya Rekening Koran, Ini Alasannya

Prabowo Minta Semua Penduduk Punya Rekening Koran, Ini Alasannya

News | Senin, 07 September 2026 | 21:53 WIB

×