Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Kinerja Mentereng Bawa BBRI Raih Peringkat Tinggi di Fortune 100

M Nurhadi

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:41 WIB
Kinerja Mentereng Bawa BBRI Raih Peringkat Tinggi di Fortune 100
Gedung BRI. (Dok: Bank BRI)
baca 10 detik
  • PT Bank Rakyat Indonesia menduduki peringkat ketiga perusahaan berpendapatan terbesar nasional pada ajang Fortune Indonesia 100 tahun 2026.
  • Sebanyak 51 perusahaan mengalami penyusutan laba bersih meskipun 66 emiten dalam daftar tersebut berhasil meningkatkan total pendapatan mereka.
  • BRI mencatatkan total aset Rp2.250 triliun dan penyaluran kredit Rp1.562 triliun pada Triwulan I tahun 2026.

Suara.com - Tingginya standar operasional dan profitabilitas menuntut emiten berkapitalisasi jumbo untuk terus berinovasi. Pada ajang pemeringkatan Fortune Indonesia 100 edisi kelima tahun 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI  BBRI) sukses merangsek naik, menyalip posisi Astra International (ASII), dan mengamankan peringkat ketiga sebagai perusahaan dengan pendapatan terbesar di Tanah Air.

Pencapaian emiten bersandi BBRI ini terjadi di tengah makin ketatnya syarat masuk ke dalam daftar elite tersebut. Berdasarkan kinerja tahun fiskal 2025, ambang batas pendapatan minimum yang disyaratkan telah melonjak 7,85 persen menjadi Rp12,31 triliun.

Jika ditarik mundur ke edisi perdana yang menggunakan basis kinerja 2021, barrier to entry ini hanya berada di level Rp8,41 triliun. Artinya, ada pertumbuhan ganda atau compound annual growth rate (CAGR) sekitar 10 persen per tahun, yang merefleksikan betapa masifnya perputaran modal di level atas.

Secara agregat, seratus korporasi penyokong ekonomi nasional ini membukukan total pendapatan menyentuh Rp6.224,01 triliun. Angka yang fantastis ini mendominasi sekitar 26,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) nominal Indonesia tahun 2025 yang dipatok oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar Rp23.821,1 triliun.

Khusus untuk sektor BUMN, meski hanya diwakili 19 entitas, kontribusinya sangat mendominasi dengan porsi 50,32 persen dari total pendapatan seluruh perusahaan di dalam daftar.

Namun, besarnya pendapatan kotor tidak selalu sejalan dengan efisiensi perusahaan. Dari total 100 emiten, sebanyak 66 perusahaan berhasil mengerek pertumbuhan pendapatan, tetapi hanya 49 entitas yang sukses mempertahankan pertumbuhan laba bersih (bottom line). Sementara 51 perusahaan lainnya justru harus menelan pil pahit berupa penyusutan laba.

“Pertumbuhan topline belum otomatis diterjemahkan menjadi pertumbuhan laba,” kata Hendra Soeprajitno, Editor-in-Chief Fortune Indonesia, (12/8/2026).

Di tengah anomali profitabilitas tersebut, dominasi industri perbankan tidak terbendung. Tiga posisi teratas pencetak laba bersih terbesar disapu bersih oleh sektor perbankan.

BCA memimpin dengan laba Rp57.537,29 miliar, ditempel sangat ketat oleh Bank Rakyat Indonesia di posisi kedua dengan Rp56.652,38 miliar, lalu disusul Bank Mandiri dengan laba Rp56.293,95 miliar.

baca juga

Manuver BBRI yang sukses menembus tiga besar dari sisi pendapatan, mematahkan hegemoni kuartet Pertamina, PLN, Astra, dan BRI yang selama empat tahun terakhir selalu bertengger di posisi empat teratas.

“Perubahan tersebut menunjukkan bahwa bahkan di antara perusahaan-perusahaan dengan skala terbesar sekalipun, posisi di puncak bukanlah sesuatu yang permanen,” kata Hendra.

Keberhasilan mempertahankan laba jumbo ini memiliki korelasi langsung dengan fundamental perseroan yang terus diperkuat. Implementasi strategi transformasi BRIvolution Reignite terbukti ampuh menangkal sentimen risiko geopolitik global.

Mengacu pada paparan Kinerja Keuangan Triwulan I 2026 (30/4/2026), total aset BBRI telah menggurita hingga Rp2.250 triliun, atau tumbuh 7,2 persen year-on-year (YoY). Dari sisi fungsi intermediasi, laju penyaluran kredit melesat 13,7 persen YoY menjadi Rp1.562 triliun.

Rasio profitabilitas bank pun mencatatkan rapor hijau. Return on Assets (ROA) terdongkrak naik ke level 2,8 persen, sementara Return on Equity (ROE) menguat tajam dari 17,1 persen pada kuartal pertama tahun lalu menjadi 18,4 persen di triwulan I 2026.

“Pertumbuhan ini mencerminkan kemampuan BRI dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi kredit dan pengelolaan biaya dana yang semakin efisien. Di satu sisi, pertumbuhan kredit yang tetap kuat memberikan dorongan terhadap pendapatan bunga. Sementara di sisi lain, perbaikan struktur funding, khususnya peningkatan CASA, turut menekan cost of fund. Secara keseluruhan, BRI tidak hanya tumbuh, namun juga mampu menjaga kualitas pertumbuhan,” jelas Hery Gunardi, Direktur Utama BRI.

Di ranah operasional, otot bisnis BBRI ditopang oleh penetrasi agresif layanan branchless banking yang berpusat pada ekosistem Agen BRILink.

Ilustrasi BRILink Agen. (Dok: BRI)
Ilustrasi BRILink Agen. (Dok: BRI)

Terhitung hingga penutupan semester pertama (Juni 2026), armada Agen BRILink telah berekspansi hingga 1,13 juta agen, menebar jaring di lebih dari 60.753 desa di seluruh penjuru kepulauan.

Sepanjang enam bulan pertama di tahun 2026, jaringan ini memfasilitasi lebih dari 501 juta transaksi, meraup sales volume senilai Rp841 triliun. 

"Pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, BRI memaknai kemerdekaan sebagai kesempatan yang setara bagi setiap masyarakat untuk tumbuh dan berkembang tanpa dibatasi letak geografis. BRILink Agen menjadi salah satu andalan BRI dalam menjangkau kebutuhan transaksi masyarakat di berbagai wilayah," ujar Akhmad Purwakajaya, Direktur Micro BRI, dalam keterangan resmi.

"Peran tersebut menempatkan BRILink Agen sebagai penggerak ekonomi kerakyatan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir

Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:56 WIB

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:49 WIB

DPLK BRI Dipercaya Kelola Dana Pensiun 3.000 Pegawai Unpad

DPLK BRI Dipercaya Kelola Dana Pensiun 3.000 Pegawai Unpad

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:08 WIB

BRI Boyong Promo Spesial 17 Agustus, Diskon 17% King Koil Hingga Hadiah Eksklusif

BRI Boyong Promo Spesial 17 Agustus, Diskon 17% King Koil Hingga Hadiah Eksklusif

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Dukung Ratusan Ribu UMKM, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun Pada 2026

Dukung Ratusan Ribu UMKM, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun Pada 2026

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Terkini

Prabowo: Indonesia Anggota G20, Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar

Prabowo: Indonesia Anggota G20, Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Hadapi Demokrasi Mahal dan Krisis Iklim, DPD Usung Gagasan Green Democracy

Hadapi Demokrasi Mahal dan Krisis Iklim, DPD Usung Gagasan Green Democracy

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Beda Sepeda Frame Alloy dan Hi-Ten Steel: Mana yang Lebih Ringan dan Tangguh?

Beda Sepeda Frame Alloy dan Hi-Ten Steel: Mana yang Lebih Ringan dan Tangguh?

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:43 WIB

Kinerja Mentereng Bawa BBRI Raih Peringkat Tinggi di Fortune 100

Kinerja Mentereng Bawa BBRI Raih Peringkat Tinggi di Fortune 100

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:41 WIB

Nasib Anak Autisme di Gaza, Suara Ledakan Bom Perparah Sistem Pertahanan Saraf

Nasib Anak Autisme di Gaza, Suara Ledakan Bom Perparah Sistem Pertahanan Saraf

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:40 WIB

Nelayan Kecil Merugi, Mengapa Penangkapan Ikan Ilegal Terus Merajalela?

Nelayan Kecil Merugi, Mengapa Penangkapan Ikan Ilegal Terus Merajalela?

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:40 WIB

KPK Bongkar Dugaan Aliran Uang di Balik Kasus Korupsi DJKA, Pemeriksa BPK Ikut Diperiksa

KPK Bongkar Dugaan Aliran Uang di Balik Kasus Korupsi DJKA, Pemeriksa BPK Ikut Diperiksa

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:36 WIB

Minta Menkeu Usut Bea Cukai, Prabowo Tanya Bakamla: Kenapa Masih Ada Penyelundupan?

Minta Menkeu Usut Bea Cukai, Prabowo Tanya Bakamla: Kenapa Masih Ada Penyelundupan?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Mengapa Kurangi Konsumsi Produk Hewani Dapat Menekan Jejak Lingkungan Makanan?

Mengapa Kurangi Konsumsi Produk Hewani Dapat Menekan Jejak Lingkungan Makanan?

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?

Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:25 WIB

×