Punya Asuransi Unit Link? Nilai Tunai Bisa Menyusut, Ini Penyebabnya

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:40 WIB
Punya Asuransi Unit Link? Nilai Tunai Bisa Menyusut, Ini Penyebabnya
Ilustrasi. Memiliki asuransi menjadi salah satu langkah penting dalam perencanaan keuangan untuk melindungi diri dan keluarga dari berbagai risiko kehidupan. Foto istimewa.
baca 10 detik
  • Inflasi medis RI diproyeksi mencapai 17,8% pada 2026.
  • Klaim kesehatan asuransi jiwa 2025 mencapai Rp26,8 triliun.
  • Nilai tunai unit link harus dipantau agar polis tidak lapse.

Suara.com - Memiliki asuransi menjadi salah satu langkah penting dalam perencanaan keuangan untuk melindungi diri dan keluarga dari berbagai risiko kehidupan. Namun, sekadar membayar premi belum cukup. Nasabah juga perlu memahami cara kerja polis agar manfaat perlindungan tetap optimal ketika benar-benar dibutuhkan.

Kebutuhan perlindungan, kondisi kesehatan, hingga situasi ekonomi dapat berubah dari waktu ke waktu. Kondisi tersebut ikut memengaruhi keberlangsungan polis, terutama pada produk Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau yang lebih dikenal sebagai unit link.

Tekanan biaya kesehatan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Berdasarkan Health Trends Report 2026 dari Mercer Marsh Benefits, inflasi medis di Indonesia diproyeksikan mencapai 17,8%, salah satu yang tertinggi di Asia.

Sejalan dengan kenaikan biaya kesehatan tersebut, pembayaran klaim kesehatan industri asuransi jiwa juga meningkat. Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menunjukkan total pembayaran klaim kesehatan sepanjang 2025 mencapai sekitar Rp26,8 triliun, naik 9,2% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut menjadi gambaran bahwa biaya perlindungan kesehatan turut menghadapi tekanan dari meningkatnya biaya layanan medis.

PAYDI memberikan dua manfaat sekaligus, yakni perlindungan asuransi dan potensi hasil investasi. Karena memiliki unsur investasi, nasabah perlu memahami profil risiko sebelum menentukan pilihan dana investasi, baik yang dialokasikan ke saham, reksa dana, deposito maupun Surat Berharga Negara (SBN).

Dari investasi tersebut terbentuk nilai tunai yang menjadi salah satu komponen penting dalam keberlangsungan polis.

Namun, nilai tunai tidak bersifat tetap. Nilainya dapat naik atau turun mengikuti kinerja investasi dan berbagai aktivitas dalam polis.

Sebagian premi yang dibayarkan nasabah digunakan untuk membayar biaya-biaya sesuai ketentuan polis, seperti biaya asuransi, administrasi, pengelolaan dana investasi, biaya top-up jika ada, serta biaya lainnya.

baca juga

Sementara sebagian premi lainnya dialokasikan ke dana investasi dalam bentuk unit. Dana investasi inilah yang kemudian membentuk nilai tunai nasabah.

Nilai tunai juga dapat berkurang akibat penarikan sebagian nilai tunai atau partial withdrawal, penggunaan fitur premium holiday, kenaikan biaya asuransi tambahan kesehatan seiring bertambahnya usia, hingga perubahan biaya medis.

Risiko tersebut perlu menjadi perhatian karena apabila biaya asuransi meningkat sementara premi tidak disesuaikan, selisih biaya dapat dibebankan kepada nilai tunai yang tersedia.

Jika kondisi tersebut berlangsung dalam waktu lama, nilai tunai dapat terus tergerus hingga tidak lagi mencukupi untuk membayar biaya-biaya dalam polis.

Ketika nilai tunai tidak mencukupi dan tidak terdapat dana yang memadai untuk membayar biaya polis, manfaat asuransi, termasuk manfaat tambahan atau rider, dapat menjadi tidak aktif atau lapse sesuai ketentuan polis.

Artinya, nasabah tidak cukup hanya membeli produk asuransi dan membayar premi. Kondisi polis perlu dipantau secara berkala agar perlindungan tetap berjalan sesuai kebutuhan.

Astono Hermawan, Chief Product Officer Prudential Indonesia, mengatakan pemahaman terhadap cara kerja polis merupakan bagian penting dari perencanaan keuangan jangka panjang.

"Di tengah dinamika ekonomi dan kebutuhan perlindungan yang terus berkembang, penting bagi setiap nasabah untuk memahami bagaimana polis mereka bekerja, termasuk bagaimana Nilai Tunai dapat berubah seiring kondisi pasar, biaya perlindungan, maupun pembayaran premi." kata Astono dalam keterangannya.

Menurut Astono, peninjauan polis secara berkala dan diskusi dengan tenaga pemasar dapat membantu nasabah mengambil keputusan yang sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan finansial.

Prudential Indonesia juga menyediakan layanan digital melalui PRUServices yang dapat digunakan nasabah untuk memantau kondisi polis dan memperoleh informasi mengenai manfaat perlindungan yang dimiliki.

Ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan nasabah untuk menjaga perlindungan tetap berjalan.

Pertama, membayar premi sesuai jadwal. Pembayaran premi secara rutin dapat membantu menjaga keberlangsungan polis sekaligus mengurangi penggunaan nilai tunai untuk membayar biaya asuransi dan biaya lainnya sesuai ketentuan polis.

Nasabah juga dapat memanfaatkan fasilitas autodebit agar pembayaran premi tidak terlewat.

Kedua, melakukan review polis setidaknya satu kali dalam setahun. Dalam evaluasi tersebut, nasabah perlu memastikan manfaat perlindungan, besaran premi, serta kondisi nilai tunai masih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.

Ketiga, memperhatikan setiap pemberitahuan dari perusahaan asuransi. Data seperti alamat, email, dan nomor telepon harus selalu diperbarui agar informasi mengenai kondisi polis, nilai tunai, maupun kebutuhan penyesuaian polis dapat diterima tepat waktu.

Keempat, segera berkonsultasi dengan tenaga pemasar atau layanan nasabah apabila nilai tunai mulai berkurang dan terdapat risiko polis atau manfaat tambahan menjadi tidak aktif.

Sesuai ketentuan polis, nasabah dapat mempertimbangkan sejumlah opsi yang tersedia, seperti pemulihan (reinstatement) apabila memenuhi persyaratan, penyesuaian premi, maupun top-up nilai tunai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perdagangan Indonesia - Taiwan Tembus 3,1 Miliar Dolar AS, Taiwan Kini Bidik Investasi Teknologi

Perdagangan Indonesia - Taiwan Tembus 3,1 Miliar Dolar AS, Taiwan Kini Bidik Investasi Teknologi

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:37 WIB

Ciputra Life Cetak Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Melonjak 53 Persen

Ciputra Life Cetak Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Melonjak 53 Persen

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Ini Cara Mengukur Kematangan Broker dan Platform Trading

Ini Cara Mengukur Kematangan Broker dan Platform Trading

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Terkini

Review Minotaur: Perselingkuhan, Kekuasaan, dan Monster dalam Diri Manusia

Review Minotaur: Perselingkuhan, Kekuasaan, dan Monster dalam Diri Manusia

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Outsourcing Kini Cuma Boleh 4 Pekerjaan, Ini Daftarnya di UU Ketenagakerjaan Baru

Outsourcing Kini Cuma Boleh 4 Pekerjaan, Ini Daftarnya di UU Ketenagakerjaan Baru

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, Marc Marquez Cs Pawai di Mataram

Jelang MotoGP Mandalika, Marc Marquez Cs Pawai di Mataram

Foto | Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Membaca Wajah Pra-Reformasi Tanah Air di Buku Hari-Hari Indonesia Gus Dur

Membaca Wajah Pra-Reformasi Tanah Air di Buku Hari-Hari Indonesia Gus Dur

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:00 WIB

5 Sabun Cuci Muka Oat Terbaik untuk Kulit Sensitif yang Mudah Kemerahan

5 Sabun Cuci Muka Oat Terbaik untuk Kulit Sensitif yang Mudah Kemerahan

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:40 WIB

Pasha Ungkap Rahasia UNGU Tetap Kompak Selama 30 Tahun, Kuncinya Dua Hal Ini!

Pasha Ungkap Rahasia UNGU Tetap Kompak Selama 30 Tahun, Kuncinya Dua Hal Ini!

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:35 WIB

5 Zodiak Pria yang Dikenal Paling Perhatian dan Loyal ke Pasangan

5 Zodiak Pria yang Dikenal Paling Perhatian dan Loyal ke Pasangan

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 8 Oktober 2026: Selesaikan Urusan agar Terhindar dari Stres

Ramalan 12 Shio Hari Ini 8 Oktober 2026: Selesaikan Urusan agar Terhindar dari Stres

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Semarak Wayang Jogja Night Carnival 2026 di Titik Nol Kilometer

Semarak Wayang Jogja Night Carnival 2026 di Titik Nol Kilometer

Foto | Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Singgung soal Korupsi dan Perampasan Aset, Gus Miftah Colek Sufmi Dasco

Singgung soal Korupsi dan Perampasan Aset, Gus Miftah Colek Sufmi Dasco

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:55 WIB

×