BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:08 WIB
BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT
Tiga anak bermain di posko pengungsian Lapangan Barangkolong, Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Kamis (20/8/2026). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nym]
baca 10 detik
  • 3.000 dosis vaksin Td disalurkan untuk warga dan relawan terdampak gempa NTT.
  • Bantuan mencakup obat, vitamin, alat kesehatan hingga kebutuhan bayi.
  • Penyaluran bantuan dilakukan bersama pemerintah dan sejumlah pemangku kepentingan.

Suara.com - Penanganan dampak gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya PT Bio Farma (Persero), selaku induk Bio Farma Group yang mengerahkan sumber daya secara terpadu untuk membantu masyarakat terdampak.

Bersama Kimia Farma Group dan Indofarma, kelompok usaha tersebut bergerak sebagai satu kesatuan untuk mendukung penanganan hingga pemulihan pascabencana. Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, kapabilitas kesehatan yang dimiliki dikerahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa obat-obatan. Bantuan mencakup vaksin, vitamin, alat kesehatan, perlengkapan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), hingga berbagai kebutuhan dasar bagi masyarakat dan relawan di lokasi pengungsian.

Salah satu bantuan utama yang disalurkan yakni 3.000 dosis Vaksin Tetanus Difteri (Td). Vaksin tersebut ditujukan untuk mendukung perlindungan kesehatan relawan dan masyarakat terdampak sesuai kebutuhan serta ketentuan pelayanan kesehatan.

Selain vaksin, bantuan juga menyasar kebutuhan sehari-hari para pengungsi. Mulai dari hygiene kit, selimut, makanan dan minuman, susu, hingga kebutuhan bayi dan balita seperti popok turut dikirimkan ke wilayah terdampak.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sejak 17 Agustus 2026 dan masih berlangsung hingga saat ini.

Agar bantuan tepat sasaran, distribusi dilakukan melalui koordinasi dengan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan di Provinsi NTT, TNI Angkatan Udara, Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad), PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), BNPB, BPBD Provinsi NTT, serta jaringan kelompok usaha kesehatan tersebut di daerah.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan berdasarkan kebutuhan yang ditemukan di lapangan sekaligus memperluas jangkauan distribusi kepada masyarakat terdampak.

Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Shadiq Akasya, mengatakan respons terhadap bencana NTT tidak hanya berkaitan dengan pemberian bantuan, tetapi juga bagaimana kapabilitas perusahaan dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

baca juga

“Dalam situasi bencana, kebutuhan masyarakat menjadi fokus respons kami. Bio Farma Group bergerak sebagai satu kesatuan dengan mengintegrasikan kapabilitas Bio Farma, Kimia Farma Group, dan Indofarma serta berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait,” ujar Shadiq.

Menurut dia, sumber daya kesehatan yang dimiliki perusahaan harus dimanfaatkan secara tepat dan relevan, terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.

Shadiq menambahkan, kekuatan kelompok usaha tersebut terletak pada kapabilitas masing-masing entitas yang saling melengkapi. Mulai dari produk biologi dan vaksin, produk farmasi serta layanan kesehatan, hingga distribusi dan berbagai sumber daya pendukung kesehatan.

“Dalam konteks kebencanaan, kapabilitas tersebut kami gerakkan secara terkoordinasi. Bukan sebagai respons yang berjalan sendiri-sendiri, melainkan sebagai satu kekuatan Bio Farma Group untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.

Melalui kolaborasi antara Bio Farma, Kimia Farma Group, Indofarma dan seluruh entitas terkait, dukungan terhadap masyarakat terdampak gempa NTT akan terus dilakukan bersama pemerintah dan pemangku kepentingan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Prabowo Bakal Datang ke NTT, Istana: Dalam Waktu Dekat

Prabowo Bakal Datang ke NTT, Istana: Dalam Waktu Dekat

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:12 WIB

PNM Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi Terdampak Gempa NTT

PNM Peduli Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi Terdampak Gempa NTT

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:23 WIB

Terkini

Menurut Studi, 3 Shio Ini Banyak Ditemukan di Kalangan Miliarder Dunia

Menurut Studi, 3 Shio Ini Banyak Ditemukan di Kalangan Miliarder Dunia

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Apakah Nokha Adalah Merek Sepatu? Ini Koleksi yang Ditawarkan

Apakah Nokha Adalah Merek Sepatu? Ini Koleksi yang Ditawarkan

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:18 WIB

Cara Menghilangkan Noda Kopi di Cangkir, Cukup Pakai Bahan di Rumah

Cara Menghilangkan Noda Kopi di Cangkir, Cukup Pakai Bahan di Rumah

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Petani Diduga Tewas Tertimpa Kelapa Sawit di Simalungun

Petani Diduga Tewas Tertimpa Kelapa Sawit di Simalungun

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:13 WIB

Alasan Foto Gibran di Turunkan di Ruangan Wakil Ketua DPRD Sukabumi

Alasan Foto Gibran di Turunkan di Ruangan Wakil Ketua DPRD Sukabumi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Kabut Asap, 3 Pesawat Tujuan Bandara Pekanbaru Sempat Berputar-putar di Langit

Kabut Asap, 3 Pesawat Tujuan Bandara Pekanbaru Sempat Berputar-putar di Langit

Riau | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:10 WIB

5 Benda Paling Kotor di Dapur yang Sering Tak Disadari, Apa Saja?

5 Benda Paling Kotor di Dapur yang Sering Tak Disadari, Apa Saja?

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Dari PLTS Hingga CCS, Pertamina Perkuat Transisi Energi Nasional

Dari PLTS Hingga CCS, Pertamina Perkuat Transisi Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Surpres Pergantian Panglima TNI Belum Masuk DPR, Istana: Belum Ada Sampai Sekarang

Surpres Pergantian Panglima TNI Belum Masuk DPR, Istana: Belum Ada Sampai Sekarang

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:06 WIB

Pria Tewas Diduga Jatuh dari Lantai 22 UNPRI Medan, Kampus: Bukan Mahasiswa UNPRI

Pria Tewas Diduga Jatuh dari Lantai 22 UNPRI Medan, Kampus: Bukan Mahasiswa UNPRI

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:05 WIB

×