Pemerintah Mulai Genjot Digitalisasi, Pengadaan Barang dan Jasa Bakal Berubah Total

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:20 WIB
Pemerintah Mulai Genjot Digitalisasi, Pengadaan Barang dan Jasa Bakal Berubah Total
Ilustrasii transformasi digital. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Peruri dorong digitalisasi pengadaan pemerintah makin aman dan terintegrasi.
  • GovTech Indonesia fokus hadirkan layanan publik yang mudah dan tepat guna.
  • Transformasi digital diarahkan memperkuat efisiensi dan kepercayaan masyarakat.

Suara.com - Transformasi digital pemerintahan terus digenjot. Kali ini, Peruri mengambil peran strategis dalam mempercepat ekosistem digital pemerintah melalui gelaran 11th Government Procurement Forum & Expo (GPFE) 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, pada 5–7 Agustus 2026.

Kehadiran PERURI di ajang pengadaan barang dan jasa pemerintah terbesar tersebut menjadi sinyal bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar mengubah layanan manual menjadi layanan daring. Pemerintah mulai mendorong sistem yang lebih terintegrasi, aman, efisien, dan mampu memberikan kemudahan langsung kepada masyarakat.

GPFE 2026 menjadi ruang pertemuan antara pemerintah sebagai pengguna barang dan jasa dengan pelaku usaha sebagai penyedia. Forum tersebut juga menjadi wadah kolaborasi untuk membangun ekosistem pengadaan pemerintah yang semakin transparan dan adaptif melalui pemanfaatan teknologi.

Penyelenggaraan GPFE 2026 didukung sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Kementerian Perindustrian, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian UMKM, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Pemerintah Daerah DIY, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dalam forum tersebut, Peruri tidak hanya memperkenalkan kapabilitas solusi dan layanan digital. Peruri juga berbagi perspektif sebagai narasumber mengenai bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk menciptakan proses pemerintahan yang lebih aman, terintegrasi, dan tepat guna.

Peruri menilai transformasi digital harus dimulai dari pemahaman terhadap kebutuhan pengguna, proses bisnis, hingga karakteristik layanan publik. Dengan demikian, teknologi tidak berhenti sebatas digitalisasi proses lama, tetapi benar-benar mampu menyelesaikan persoalan yang dihadapi pemerintah dan masyarakat.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena digitalisasi pemerintahan menyangkut jutaan pengguna layanan publik. Sistem yang dibangun tidak hanya dituntut canggih, tetapi juga harus mudah digunakan, aman, terintegrasi, dan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan.

“Transformasi digital pemerintahan perlu dibangun berdasarkan kebutuhan yang jelas serta solusi yang tepat guna. Teknologi juga diharapkan mampu menghadirkan kemudahan yang dapat memperkuat kepercayaan, agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh pemerintah, industri dan seluruh warga negara,” ujar Fiandy Fathoni, Head of Marketing and Performance Insight Departement Peruri.

Langkah Peruri tersebut sejalan dengan mandatnya sebagai GovTech Indonesia dalam mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

baca juga

Mandat tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional.

Dalam menjalankan peran tersebut, Peruri mengembangkan ekosistem layanan digital yang mencakup keterpaduan akses, identitas, data, hingga berbagai kebutuhan operasional pemerintahan.

Pengembangan ekosistem ini diharapkan dapat membuat masyarakat mengakses layanan publik dengan lebih mudah melalui identitas digital. Di sisi lain, pengelolaan dokumen pemerintahan juga diarahkan menjadi semakin terintegrasi.

Bagi pemerintah, digitalisasi tersebut berpotensi memperkuat efisiensi dan integrasi layanan. Sementara bagi masyarakat dan dunia usaha, sistem yang lebih terhubung dapat memberikan pengalaman layanan publik yang lebih sederhana dan terpercaya.

Partisipasi Peruri dalam GPFE 2026 juga memperlihatkan bahwa transformasi digital mulai masuk semakin dalam ke sektor pengadaan pemerintah.

Pengadaan barang dan jasa memiliki posisi strategis karena melibatkan pemerintah, dunia usaha, hingga penggunaan anggaran negara. Karena itu, pemanfaatan teknologi di sektor ini dapat menjadi salah satu faktor penting untuk menciptakan proses yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tone Deaf Bukan Sekadar Label: Politik Punya Andil Besar dalam Hidup Kita

Tone Deaf Bukan Sekadar Label: Politik Punya Andil Besar dalam Hidup Kita

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Seminggu Gempa NTT: Warga Pelosok Hanya Terima Segelas Beras, Sebutir Telur, dan Mi Instan

Seminggu Gempa NTT: Warga Pelosok Hanya Terima Segelas Beras, Sebutir Telur, dan Mi Instan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:44 WIB

Politik Burung Unta Pemerintah: Ilusi Keberhasilan yang Menutup Realita

Politik Burung Unta Pemerintah: Ilusi Keberhasilan yang Menutup Realita

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Terkini

5 Buku Romance yang Diadaptasi ke Film dan Series Tahun Ini, Sudah Nonton?

5 Buku Romance yang Diadaptasi ke Film dan Series Tahun Ini, Sudah Nonton?

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Adik Prabowo Bangga Indonesia Kini Kaya Beras, Mau Ekspor ke Malaysia

Adik Prabowo Bangga Indonesia Kini Kaya Beras, Mau Ekspor ke Malaysia

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Putusan MK Kelar, Polemik Pendidikan Gibran Bergeser ke Ujian Kepercayaan Publik

Putusan MK Kelar, Polemik Pendidikan Gibran Bergeser ke Ujian Kepercayaan Publik

Jatim | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Dukung RUU Perampasan Aset, Mahasiswa Ajukan 15 Rambu agar Kewenangan Negara Tak Keblabasan

Dukung RUU Perampasan Aset, Mahasiswa Ajukan 15 Rambu agar Kewenangan Negara Tak Keblabasan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Nusron Wahid Mangkir dari Pemeriksaan KPK, Beralasan Ada Agenda Internal ATR/BPN

Nusron Wahid Mangkir dari Pemeriksaan KPK, Beralasan Ada Agenda Internal ATR/BPN

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Apakah Air Mawar Bisa Bikin Wajah Glowing?

Apakah Air Mawar Bisa Bikin Wajah Glowing?

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Bukan Dicabut, Menkum Ungkap Fakta Sebenarnya Soal Hak Cipta Sound Horeg

Bukan Dicabut, Menkum Ungkap Fakta Sebenarnya Soal Hak Cipta Sound Horeg

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:13 WIB

Gus Ipul Sambangi dan Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Solok

Gus Ipul Sambangi dan Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Solok

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:12 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Bikin Senang Buruh, PHK Massal Tak Akan Terjadi Lagi

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Bikin Senang Buruh, PHK Massal Tak Akan Terjadi Lagi

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:12 WIB

Tidak Selalu Harus Hadir: Mengapa Memberi Ruang dalam Relasi Itu Penting?

Tidak Selalu Harus Hadir: Mengapa Memberi Ruang dalam Relasi Itu Penting?

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:10 WIB

×