PLTS 100 GW Dikebut 3 Tahun, Energi Impor Mau Dipangkas

Achmad Fauzi

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:25 WIB
PLTS 100 GW Dikebut 3 Tahun, Energi Impor Mau Dipangkas
Ilustrasi PLTS yang akan dibangun oleh pemerintah. [ist].
baca 10 detik
  • Pemerintah menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 100 GWp dalam waktu tiga tahun di Indonesia.
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan proyek bernilai Rp1.120 triliun ini bertujuan memperkuat ketahanan energi serta mengurangi impor BBM.
  • PLN Indonesia Power turut mengembangkan berbagai proyek energi surya untuk mendukung peningkatan porsi energi terbarukan nasional.

Suara.com - Pemerintah menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 GWp dalam waktu sekitar tiga tahun. Program ambisius tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi impor.

Target tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam peluncuran dan groundbreaking Program PLTS 100 GWp yang turut dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta jajaran terkait.

Prabowo mengatakan Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang besar, termasuk tenaga surya dan panas bumi, yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan percepatan pembangunan PLTS 100 GW dalam tiga tahun merupakan bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional.

Tak hanya mengejar tambahan kapasitas pembangkit energi bersih, program tersebut juga diarahkan untuk mendorong penggunaan energi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

Pexels/ Abdulaziz hasan
Ilustrasi PLTS. Pexels/ Abdulaziz hasan

"Hari ini kita mempercepat implementasi program PLTS 100 GW. Total investasinya sekitar US$73 miliar atau Rp1.120 triliun, yang berpotensi menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menurunkan emisi hingga 120 juta ton CO per tahun. Program ini akan kita laksanakan secara masif dalam tiga tahun, sekaligus mendorong penggunaan energi nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM,” ujar Bahlil di Jakarta yang dikutip, Jumat (28/8/2026)

Dalam program tersebut, PLN Indonesia Power turut mengambil bagian melalui pengembangan sejumlah proyek pembangkit energi surya.

Portofolio perusahaan antara lain PLTS Terapung Gajah Mungkur dengan kapasitas 134,2 MWp, PLTS Terapung Saguling 92 MWp, PLTS Pasuruan 132 MWp, serta PLTS Banyuwangi 132 MWp.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan pengembangan PLTS tidak hanya berkaitan dengan penambahan kapasitas energi terbarukan, tetapi juga membutuhkan penguatan teknologi dan kolaborasi.

baca juga

"Dengan pengalaman, kapabilitas, serta kolaborasi bersama mitra strategis, kami siap mengoptimalkan potensi energi surya di berbagai wilayah Indonesia sekaligus memastikan pengembangannya memberikan nilai tambah bagi sistem ketenagalistrikan dan mendukung tercapainya ketahanan energi nasional," kata Bernadus.

Pengembangan energi surya tersebut diharapkan tidak hanya memperbesar porsi energi terbarukan dalam sistem ketenagalistrikan, tetapi juga memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Dengan target 100 GWp dalam tiga tahun, pemerintah menempatkan energi surya sebagai salah satu sumber energi yang diandalkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi impor sekaligus memanfaatkan potensi energi terbarukan di dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Hadapan Presiden RI, Pertamina NRE Pamerkan PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp

Di Hadapan Presiden RI, Pertamina NRE Pamerkan PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:47 WIB

PLTS 100 GWp Jadi Jalan Indonesia Menuju Kemandirian Energi, Panel Surya dan Baterai Lokal Disiapkan

PLTS 100 GWp Jadi Jalan Indonesia Menuju Kemandirian Energi, Panel Surya dan Baterai Lokal Disiapkan

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:47 WIB

Bahlil Tantang Swasta Garap PLTS Rp1.140 Triliun, Kalau Tak Kompetitif Danantara Turun Tangan

Bahlil Tantang Swasta Garap PLTS Rp1.140 Triliun, Kalau Tak Kompetitif Danantara Turun Tangan

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Terkini

Kalah dari Arsenal, Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Liga Champions

Kalah dari Arsenal, Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Liga Champions

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur

Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rekomendasi Mobil Murah untuk Pekerja Bergaji UMP Jakarta

Rekomendasi Mobil Murah untuk Pekerja Bergaji UMP Jakarta

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pakar Lingkungan UGM: Keputusan Karhutla Bukan Bencana Nasional Adalah Kekonyolan

Pakar Lingkungan UGM: Keputusan Karhutla Bukan Bencana Nasional Adalah Kekonyolan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Persib Dapat Keuntungan di ACL 2, The Cong Viettel Diterpa Krisis Pemain

Persib Dapat Keuntungan di ACL 2, The Cong Viettel Diterpa Krisis Pemain

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Asap Tak Kenal Retorika: Menguji Keseriusan Pemerintah Menangani Karhutla

Asap Tak Kenal Retorika: Menguji Keseriusan Pemerintah Menangani Karhutla

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:20 WIB

8.093 Berkas Sertifikat Tanah Warga Jakarta Mandek, DPRD Desak Percepatan Penyelesaian

8.093 Berkas Sertifikat Tanah Warga Jakarta Mandek, DPRD Desak Percepatan Penyelesaian

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Sekolah di Pekanbaru PJJ Lagi, Imbas Kabut Asap Tak Kunjung Hilang

Sekolah di Pekanbaru PJJ Lagi, Imbas Kabut Asap Tak Kunjung Hilang

Riau | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Mengapa Pemerintah Tidak Menetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional?

Mengapa Pemerintah Tidak Menetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:10 WIB

×