Short Selling Makin Diburu, 50 Investor Sudah Buka Rekening

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:03 WIB
Short Selling Makin Diburu, 50 Investor Sudah Buka Rekening
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik. [Suara.com/RIna Anggraeni].
baca 10 detik
  • Bursa Efek Indonesia mencatat sebanyak lima puluh investor membuka rekening untuk melakukan transaksi short selling.
  • Direktur Utama BEI menyatakan mekanisme short selling dilengkapi manajemen risiko sehingga tidak menekan harga saham.
  • BEI menargetkan proses pengembangan mekanisme short selling berlangsung hingga akhir tahun sebelum dibuka secara luas.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 50 investor telah membuka rekening untuk melakukan transaksi short selling.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, terdapat dua pihak yang saat ini masih dalam proses untuk menjadi Anggota Bursa (AB) short selling. 

"Informasi yang kami dapat sudah ada sekitar 50 investor yang sudah membuka rekening short selling. Ada dua lagi yang sedang dalam pipeline kami dan sedang diproses menjadi AB short selling," ujar Jeffrey di Jakarta yang dikutip Jumat (2/10/2026).

Menurut Jeffrey, transaksi short selling dapat digunakan investor sebagai bagian dari strategi investasi. Ia menegaskan, mekanisme tersebut telah dilengkapi dengan manajemen risiko sehingga penggunaannya tidak serta-merta menekan harga saham.

Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (27/1/2026). [Suara.com/Rina]
Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Rina]

"Ya, karena ada mekanisme manajemen risiko yang memang kita terapkan," kata Jeffrey.

Ia menambahkan, berdasarkan pemantauan BEI terhadap saham-saham yang masuk dalam daftar short selling, tidak terlihat adanya penurunan harga yang tajam.

"Kalau kita perhatikan dari saham-saham yang masuk dalam daftar short selling itu, tidak terjadi penurunan harga yang tajam. Bahkan beberapa saham tadi pagi sempat naik atau relatif tidak berubah harganya," ujar Jeffrey.

Dia menambahkan, BEI masih memproses sejumlah hal terkait pengembangan mekanisme short selling. Menurut dia, proses tersebut ditargetkan berlangsung hingga akhir tahun sebelum nantinya dibuka secara lebih luas pada awal tahun depan.

"Nanti kami sampaikan, sedang dalam proses. Seperti yang kami sampaikan, ini akan sampai dengan akhir tahun, sebelum nanti di awal tahun tentu dibuka secara lebih luas," pungkas Jeffrey.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Pasar Modal Tembus 31,9 Juta, Naik 3 Kali Lipat dalam 5 Tahun

Investor Pasar Modal Tembus 31,9 Juta, Naik 3 Kali Lipat dalam 5 Tahun

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:31 WIB

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:46 WIB

Terkini

Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3

Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:00 WIB

210 Manuskrip Kuno Keraton Solo Mulai Didigitalisasi

210 Manuskrip Kuno Keraton Solo Mulai Didigitalisasi

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Cara Menggunakan Lidah Buaya untuk Rambut Rontok, Simak 4 Langkahnya

Cara Menggunakan Lidah Buaya untuk Rambut Rontok, Simak 4 Langkahnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:47 WIB

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:33 WIB

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank

Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta

Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta

Riau | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:29 WIB

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

×