RUU Migas Dikebut Tahun Ini, BUK Bakal Langsung di Bawah Presiden

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:22 WIB
RUU Migas Dikebut Tahun Ini, BUK Bakal Langsung di Bawah Presiden
Wamen ESDM Yuliot Tanjung. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan Daftar Inventaris Masalah RUU Migas ditargetkan selesai Oktober 2026.
  • Pemerintah bersama DPR berencana menyelesaikan pembahasan revisi undang-undang minyak dan gas tersebut pada tahun ini.
  • Pembentukan Badan Usaha Khusus Migas bertujuan memangkas birokrasi perizinan untuk meningkatkan produktivitas lifting minyak nasional.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan Daftar Inventaris Masalah (DIM) Revisi Undang-Undang Migas (RUU Migas) akan diserahkan paling lambat pada Oktober 2026.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung menyebut Kementerian ESDM telah melakukan koordinasi dengan berbagai lembaga terkait. 

"Menteri ESDM melakukan koordinasi dalam penyusunan DIM. Tadi kita juga sudah melakukan koordinasi dengan kementerian lembaga yang terkait dengan penyusunan DIM. Ini kita targetnya tanggal 22 Oktober ini sudah bisa disampaikan oleh pemerintah kepada Presiden," kata Yuliot saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (22/10/2026). 

Yuliot menyebut pemerintah dan DPR sama-sama menargetkan RUU Migas tuntas pada tahun ini. 

Stasiun offtake dan receiving facility (fasilitas penerimaan) gas bumi BPH Migas di Bojonegoro, Jawa Timur. [Antara/HO-Humas BPH Migas]
Ilustrasi Industri Migas. [Antara/HO-Humas BPH Migas]

"Kita mengikuti proses karena ini kan merupakan RUU inisiatif DPR. Jadi kan disampaikan ke pemerintah, pemerintah menyiapkan DIM, nanti ada mekanisme pembahasan nanti menyesuaikan. Ya kita mengharapkan kalau mudah-mudahan tahun ini bisa diselesaikan," ungkap Yuliot.

Sebagaimana diketahui salah satu poin krusial dari RUU Migas adalah pembentukan Badan Usaha Khusus Minyak dan Gas (BUK Migas) akan berada langsung di bawah Presiden. 

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebutkan pihaknya tengah menyusun formula regulasi untuk memperkuat BUK Migas.

Langkah strategis ini bertujuan untuk memangkas birokrasi perizinan lintas sektor yang selama ini kerap menjadi hambatan bagi peningkatan produktivitas dan lifting minyak nasional.

Meski berfokus pada penyederhanaan birokrasi, penataan model baru ini tetap memastikan pembagian kewenangan antar-kementerian berjalan sesuai aturan yang berlaku. 

baca juga

Selain itu, penguatan BUK Migas dirancang guna memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam proses negosiasi dengan pihak swasta maupun pemerintah terkait mekanisme cost recovery maupun skema kerja sama lainnya, sehingga dapat memberikan keuntungan bersama tanpa mengabaikan prosedur administratif yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Berkoordinasi dengan Bahlil, Apa Urgensi Rangkap Jabatan Menteri ESDM?

Bahlil Berkoordinasi dengan Bahlil, Apa Urgensi Rangkap Jabatan Menteri ESDM?

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:38 WIB

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Ditanya Soal Prioritas Kemenko Barunya, Bahlil: Aku Baru Dilantik Sayang!

Ditanya Soal Prioritas Kemenko Barunya, Bahlil: Aku Baru Dilantik Sayang!

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Terkini

TsureKano Tamat di Volume 14, Akhiri Kisah Mantan Kekasih jadi Saudara Tiri

TsureKano Tamat di Volume 14, Akhiri Kisah Mantan Kekasih jadi Saudara Tiri

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Klaim Sikap Tak Berubah Meski Masuk Istana, Rocky Gerung: Saya Cuma Pindah dari Luar ke Dalam

Klaim Sikap Tak Berubah Meski Masuk Istana, Rocky Gerung: Saya Cuma Pindah dari Luar ke Dalam

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:18 WIB

9 Juta Keluarga Butuh Rumah, Lippoland Kembangan Hunian Murah Rp100 Juta

9 Juta Keluarga Butuh Rumah, Lippoland Kembangan Hunian Murah Rp100 Juta

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Punya Tumbler Belum Tentu Ramah Lingkungan, Apa yang Perlu Diperhatikan?

Punya Tumbler Belum Tentu Ramah Lingkungan, Apa yang Perlu Diperhatikan?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:12 WIB

WIKA dan Waskita Jadi Persoalan, Danantara Dahulukan Merger 4 BUMN Karya Lain

WIKA dan Waskita Jadi Persoalan, Danantara Dahulukan Merger 4 BUMN Karya Lain

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Anwar Usman Soal Gugatan Ijazah Gibran: Nggak Mau Intervensi dan Diintervensi

Anwar Usman Soal Gugatan Ijazah Gibran: Nggak Mau Intervensi dan Diintervensi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Rekomendasi Day Cream dan Night Cream dari Kulit Manggis, Ampuh Pudarkan Flek Hitam Usia 40 Tahun

Rekomendasi Day Cream dan Night Cream dari Kulit Manggis, Ampuh Pudarkan Flek Hitam Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani

Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Konser Ramah Lingkungan, Bisakah Menikmati Musik Tanpa Membebani Lingkungan?

Konser Ramah Lingkungan, Bisakah Menikmati Musik Tanpa Membebani Lingkungan?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Hidup Terlalu Cepat: Kapan Terakhir Kali Kita Benar-benar Berhenti?

Hidup Terlalu Cepat: Kapan Terakhir Kali Kita Benar-benar Berhenti?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×