- Indeks Harga Saham Gabungan menembus level 6.210 dengan kenaikan 0,30 persen di Bursa Efek Indonesia pada Rabu, Oktober 2026.
- Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksikan indeks saham berpotensi menguat terbatas dengan rentang pergerakan antara support 6.000 hingga resistance 6.270.
- Seluruh sektor mengalami kenaikan dengan sektor transportasi dan logistik mencatat penguatan terbesar mencapai 3,16 persen pada perdagangan tersebut.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level psikologis 6.200 pada awal perdagangan, Rabu, Oktober 2026. IHSG melesat 0,30 persen ke level 6.210
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, hingga pukul 09.08 WIB, IHSG masih menghijau ke level 6.206 atau naik 0,23
Aktivitas transaksi pasar tercatat mencapai 7,97 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp1,25 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 162.490 kali.
Pada perdagangan waktu itu, sebanyak 293 saham menguat, 242 saham melemah, dan 428 saham bergerak stagnan.
![Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/13/22819-ihsg.jpg)
Adapun saham-saham yang masuk jajaran top gainers pada awal perdagangan antara lain:
- PGLI
- ESTA
- AIMS
- REAL
- IFSH
Sementara itu, daftar top losers diisi oleh:
- KDTN
- MTWI
- ROCK
- GMTD
- BTEK
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini.
Berdasarkan riset Pilarmas Investindo Sekuritas, secara teknikal IHSG berpotensi menguat secara terbatas.
Pilarmas memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang support 6.000 dan resistance 6.270.
Proyeksi tersebut menyusul kinerja positif IHSG pada perdagangan Selasa (6/10/2026). IHSG ditutup menguat 74,07 poin atau 1,21 persen ke level 6.192,93.
Penguatan IHSG juga terjadi di tengah kenaikan seluruh sektor. Sektor transportasi dan logistik menjadi sektor dengan penguatan terbesar, yakni 3,16 persen.
Dengan posisi IHSG yang telah kembali berada di atas level 6.100, investor akan mencermati apakah penguatan tersebut mampu berlanjut dan membawa indeks mendekati area resistance 6.270.
Sementara itu, dari sisi saham, Pilarmas memasukkan tiga emiten ke dalam daftar pantauan atau stockwatch list. Ketiganya yakni PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), dan PT Bank Jago Tbk (ARTO).