Rupiah Anjlok Hari Ini, Nyaris ke Level Rp 18.000 Lagi

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:00 WIB
Rupiah Anjlok Hari Ini, Nyaris ke Level Rp 18.000 Lagi
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah anjlok ke level Rp17.915 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis, 8 Oktober 2026.
  • Pelemahan rupiah disebabkan oleh kenaikan harga minyak dunia serta penurunan indeks kepercayaan konsumen Indonesia.
  • Mayoritas mata uang Asia ikut melemah, dengan won Korea Selatan mencatat penurunan terdalam di kawasan tersebut.

Suara.com - Nilai tukar rupiah anjlok pada pada penutupan perdagangan, Kamis, 8 Oktober 2026. Mata uang garuda padahal sempat menguat pada awal sesi hari ini.

Mengutip Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp17.915 per dolar AS, melemah 28 poin atau naik 0,16 persen.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan kenaikan harga minyak dunia ini menjadi pendorong rupiah meloyo pada hari ini.

Rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS di tengah indeks dolar, yield UST dan harga minyak mentah dunia yang kembali naik oleh ancaman serangan militer AS terhadap Iran," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Selain itu, Lukman bilang, data kepercayaan konsumen Indonesia mengalami penurunan memberikan sentimen negatif pada rupiah.

"Data yang menunjukkan penurunan pada indeks kepercayaan konsumen Indonesia dari 118.5 ke 118.1 ikut membebani rupiah. Besar kemungkinan rupiah masih tertekan apabila yield UST dan harga minyak dunia masih terus meningkat," jelasnya.

Sementara itu, mayoritas mata uang Asia melemah. Won, Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,22 persen.

Disusul, peso Filipina yang ditutup ambles 0,2 persen. Selanjutnya ada dolar Taiwan yang ditutup terkoreksi 0,17 persen dan dolar Singapura tertekan 0,09 persen.

Lalu ada yen Jepang turun 0,06 persen. Berikutnya, ringgit Malaysia yang tergelincir 0,05 persen serta rupee India yang melemah tipis 0,003 persen.

baca juga

Sedangkan, yuan China menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah menanjak 0,05 persen. Kemudian, ada baht Thailand yang naik 0,03 persen serta dolar Hong Kong yang menguat tipis 0,01 persen terhadap the greenback.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dolar Menguat, Harga Komponen Naik, Pendapatan IOTF Tetap Tumbuh 16%

Dolar Menguat, Harga Komponen Naik, Pendapatan IOTF Tetap Tumbuh 16%

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Rupiah Terus Menguat, Dolar AS Anjlok ke Level Rp17.868

Rupiah Terus Menguat, Dolar AS Anjlok ke Level Rp17.868

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 09:59 WIB

Rupiah Tahan Banting, Paling Kuat se-Asia di Level Rp17.889

Rupiah Tahan Banting, Paling Kuat se-Asia di Level Rp17.889

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Dilema Sandwich Generation: Ketika Memilih Diri Sendiri Terasa Sangat Egois

Dilema Sandwich Generation: Ketika Memilih Diri Sendiri Terasa Sangat Egois

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Dirakit Lokal Vespa S 150 Hadir Lewat Tampilan dan Fitur Baru

Dirakit Lokal Vespa S 150 Hadir Lewat Tampilan dan Fitur Baru

Otomotif | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:55 WIB

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing Terkait Skandal Suap Jual Beli Jabatan

KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing Terkait Skandal Suap Jual Beli Jabatan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Buntut Tolak Layani Pria Hidung Belang, Pemandu Lagu di Tubaba Diseret Paksa hingga Terluka

Buntut Tolak Layani Pria Hidung Belang, Pemandu Lagu di Tubaba Diseret Paksa hingga Terluka

Lampung | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Api Lalap 8 Rumah dan Panti Sosial di Kemayoran, Puluhan Warga Mengungsi

Api Lalap 8 Rumah dan Panti Sosial di Kemayoran, Puluhan Warga Mengungsi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:52 WIB

Profil Ramon Vega Penantang Infantino di Pilpres FIFA 2027: Klaim Didukung Federasi Asia, PSSI?

Profil Ramon Vega Penantang Infantino di Pilpres FIFA 2027: Klaim Didukung Federasi Asia, PSSI?

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Sinopsis Whisper of Time, Drama China Dibintangi Huang Xuan dan Liu Hao Cun

Sinopsis Whisper of Time, Drama China Dibintangi Huang Xuan dan Liu Hao Cun

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Buntut Ribuan Siswa Keracunan, Komnas HAM Sebut Pelaksanaan MBG Masuk Pelanggaran HAM

Buntut Ribuan Siswa Keracunan, Komnas HAM Sebut Pelaksanaan MBG Masuk Pelanggaran HAM

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:46 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Siapa yang Diuntungkan?

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Kuasa Hukum Bedah Dakwaan Febrie Adriansyah: Dari Beda Waktu TPPU hingga Peran Kunci Ferry Boboho

Kuasa Hukum Bedah Dakwaan Febrie Adriansyah: Dari Beda Waktu TPPU hingga Peran Kunci Ferry Boboho

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:45 WIB

×