Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu, Produksi Turun Jadi Biang Kerok

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:09 WIB
Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu, Produksi Turun Jadi Biang Kerok
Menteri Perdagangan, Budi Susanto, menjelaskan kenaikan harga cabai imbas disebabkan produksi yang turun. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
baca 10 detik
  • Mendag Budi Santoso menyatakan kenaikan harga cabai di atas Rp100 ribu disebabkan penurunan produksi akibat cuaca.
  • Pemerintah telah berkomunikasi dengan asosiasi petani cabai di Jakarta pada Kamis untuk mendorong peningkatan produksi.
  • Data Bank Indonesia menunjukkan harga cabai rawit merah mencapai Rp102.000 per kilogram pada 8 Oktober 2026.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan kenaikan harga cabai yang masih bertahan di atas Rp100 ribu/kg terjadi karena penurunan produksi imbas faktor musiman dan musim.

Untuk diketahui, harga jenis cabai seperti cabai rawit merah dan cabai keriting melonjak di daerah tertentu hingga menyentuh lebih dari Rp100 ribu.

"Nah, cabai ini kan salah satu faktornya adalah faktor produksi, termasuk juga faktor musiman. Pada musim tertentu, apalagi sekarang, ini memang produksinya lagi turun," ujarnya di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Budi menyebut harga rata-rata nasional cabai rawit di laman Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) saat ini masih berada di kisaran Rp70 ribuan per kilogram. Sementara harga cabai rawit besar juga mengalami kenaikan meski tidak signifikan.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan rata-rata nasional harga cabai rawit merah telah mencapai sekitar Rp70.000/kg. Menurut dia, cuaca panas menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kenaikan harga. Desain Suara.com/AI.."Kalau kita lihat harga rata-rata nasional kan Rp70.000. Kami sudah komunikasi memang karena musim
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan rata-rata nasional harga cabai rawit merah telah mencapai sekitar Rp70.000/kg. Menurut dia, cuaca panas menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kenaikan harga. Desain Suara.com/AI.."Kalau kita lihat harga rata-rata nasional kan Rp70.000. Kami sudah komunikasi memang karena musim

"Tetapi sebenarnya kalau kita lihat rata-rata misalnya kayak cabai rawit masih sekitar Rp70 ribu-an ya dari harga rata-rata nasional Rp57 ribu. Kemudian cabai rawit besar juga mengalami kenaikan sedikit," ujarnya.

Menurut Mendag, pemerintah telah berkomunikasi dengan asosiasi petani cabai untuk mendorong peningkatan produksi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan cabai di tengah penurunan produksi akibat kondisi cuaca.

"Kami sudah berkomunikasi dengan asosiasi petani cabai untuk terus meningkatkan produksinya karena memang cuaca yang membuat produksinya sedikit menurun," bebernya

Harga cabai rawit merah di pasar tradisional secara nasional masih bertahan di atas Rp100 ribu per kilogram (kg) pada Kamis (8/10/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, harganya mencapai Rp102.000 per kg.

Data yang dilihat melalui situs bi.go.id/hargapangan pukul 08.30 WIB ini menunjukkan harga cabai rawit merah naik Rp950 atau 0,94 persen dibandingkan hari sebelumnya.

baca juga

Dengan harga tersebut, cabai rawit merah menjadi komoditas cabai dengan harga rata-rata nasional paling tinggi pada perdagangan hari ini.

Kenaikan harga juga terjadi pada jenis cabai lainnya. Cabai merah keriting tercatat Rp83.400 per kg, naik Rp9.300 atau 12,55 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Kemudian, harga cabai rawit hijau mencapai Rp75.550 per kg, naik Rp5.600 atau 8,01 persen. Sementara cabai merah besar berada di level Rp70.000 per kg dan tercatat naik Rp7.550 atau 12,09 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Harga Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Nyaris Rp100 Ribu per Kg, Ayam dan Telur Turun Tajam

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Nyaris Rp100 Ribu per Kg, Ayam dan Telur Turun Tajam

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Cara Agar Produk UMKM Bisa Masuk Minimarket hingga Supermarket

Cara Agar Produk UMKM Bisa Masuk Minimarket hingga Supermarket

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:42 WIB

Terkini

Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu, Produksi Turun Jadi Biang Kerok

Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu, Produksi Turun Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:09 WIB

GWM Tank Tabrak Gerobak dan Motor di Palmerah, Pemotor Tewas di Lokasi

GWM Tank Tabrak Gerobak dan Motor di Palmerah, Pemotor Tewas di Lokasi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:09 WIB

Prabowo: Tiap Bulan Indonesia Diramalkan Akan Kolaps

Prabowo: Tiap Bulan Indonesia Diramalkan Akan Kolaps

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:09 WIB

Mengapa Sinar Matahari Menjadi Sumber Energi Utama dalam Ekosistem?

Mengapa Sinar Matahari Menjadi Sumber Energi Utama dalam Ekosistem?

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Kronologi 'COD' Geng Motor Warmen 27 Vs Tabe 22 di Makassar, 1 Tewas

Kronologi 'COD' Geng Motor Warmen 27 Vs Tabe 22 di Makassar, 1 Tewas

Sulsel | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Micellar Water Viva Ada Berapa Macam? Cek 4 Varian dan Kandungannya

Micellar Water Viva Ada Berapa Macam? Cek 4 Varian dan Kandungannya

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Emiten BMHS Perkuat Diagnostik, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Double Digit

Emiten BMHS Perkuat Diagnostik, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Double Digit

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Antrean BBM di Riau Tak Kunjung Reda, SF Hariyanto Panggil Pertamina

Antrean BBM di Riau Tak Kunjung Reda, SF Hariyanto Panggil Pertamina

Riau | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Shin Tae-yong Blak-blakan Kondisi Marselino Ferdinan, Tampil di Piala Asia 2027 Masih Tanda Tanya

Shin Tae-yong Blak-blakan Kondisi Marselino Ferdinan, Tampil di Piala Asia 2027 Masih Tanda Tanya

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Akhir Era Naik Kelas Otomatis: Mendikdasmen Kaji Ulang Kebijakan Demi Cegah Fenomena RMS

Akhir Era Naik Kelas Otomatis: Mendikdasmen Kaji Ulang Kebijakan Demi Cegah Fenomena RMS

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:01 WIB

×