Oversupply Nikel Makin Parah, Pemerintah Siapkan Moratorium Industri Setengah Jadi

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:08 WIB
Oversupply Nikel Makin Parah, Pemerintah Siapkan Moratorium Industri Setengah Jadi
ilustrasi bahan baku ore nikel. Foto ist.
baca 10 detik
  • Pasar nikel dunia surplus, harga tertekan.
  • Pemerintah buka opsi moratorium smelter setengah jadi.
  • Investasi perlu dialihkan ke produk hilir bernilai tinggi.

Suara.com - Industri nikel Indonesia menghadapi persoalan kelebihan pasokan yang berpotensi menekan harga dan mengurangi nilai ekonomi komoditas. Kondisi ini membuat pemerintah membuka opsi moratorium pembangunan industri nikel penghasil produk setengah jadi.

Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan opsi tersebut muncul karena pasar nikel dunia tengah mengalami oversupply.

“Ini kan oversupply, makanya harganya agak turun,” ujar Bahlil dalam Investor Daily Summit 2026, Rabu (7/10/2026).

Bahlil mengatakan pemerintah mempertimbangkan untuk meminimalkan pembangunan industri yang hanya menghasilkan produk setengah jadi. Menurutnya, moratorium dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengatasi kondisi tersebut.

Rencana itu mendapat dukungan ekonom. Ekonom Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Amirusholihin menilai pembatasan kapasitas baru diperlukan karena produksi nikel dunia telah melampaui kebutuhan pasar.

Mengacu data International Nickel Study Group (INSG), pasar nikel dunia mencatat surplus sekitar 209 ribu ton pada 2025 dan diperkirakan kembali surplus 261 ribu ton pada 2026.

“Ketika barang yang diproduksi lebih banyak daripada yang dibutuhkan pasar, harga cenderung turun. Karena itu, pembatasan kapasitas baru untuk produk setengah jadi dapat menjadi instrumen yang rasional,” ujarnya.

Indonesia sendiri memiliki posisi dominan dalam pasokan nikel dunia. Kontribusi produksi tambang Indonesia mencapai sekitar 66% produksi global pada 2025 dan diperkirakan naik menjadi 68% pada 2026.

Namun, dominasi tersebut justru berisiko menjadi bumerang jika ekspansi kapasitas terus dilakukan saat pasar mengalami kelebihan pasokan. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai kekuatan Indonesia seharusnya digunakan untuk mengendalikan pasokan, bukan terus memperbesar produksi.

baca juga

Harga nikel di London Metal Exchange (LME) sempat mendekati US$20.000 per ton pada Mei setelah kuota bijih nikel Indonesia dipangkas dari 379 juta ton menjadi sekitar 250-260 juta ton. Namun, harga kembali turun ke sekitar US$16.500 per ton ketika pasar meragukan konsistensi pembatasan produksi.

“Kekuatan Indonesia berada pada kemampuan mengelola pasokan secara kredibel, bukan sekadar mengumumkan pembatasan. Konsistensi justru menjadi sumber daya tawar yang paling penting,” kata Yusuf.

Menurut Yusuf, persoalan lain adalah investasi jangan kembali menumpuk pada produk antara yang sudah kelebihan pasokan. Investasi baru dinilai lebih tepat diarahkan ke pengolahan bernilai tambah tinggi seperti prekursor, katoda, hingga sel baterai.

Amirusholihin juga menilai pembangunan smelter seharusnya tidak berhenti pada produk setengah jadi. Hilirisasi perlu diperluas ke stainless steel, nikel sulfat, prekursor, katoda hingga baterai agar setiap ton nikel yang ditambang menghasilkan nilai ekonomi lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RI Impor 840 Ribu Ton Nikel dari Brasil, Filipina Hingga Turki Sepanjang 2026

RI Impor 840 Ribu Ton Nikel dari Brasil, Filipina Hingga Turki Sepanjang 2026

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Boyong Menteri ke Halmahera, Prabowo akan Resmikan Megaproyek Hilirisasi Rp180 Triliun

Boyong Menteri ke Halmahera, Prabowo akan Resmikan Megaproyek Hilirisasi Rp180 Triliun

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 09:27 WIB

Stok Melimpah, Bahlil Ingin Stop Sementara Aktivitas Produksi Smelter Nikel

Stok Melimpah, Bahlil Ingin Stop Sementara Aktivitas Produksi Smelter Nikel

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Terkini

Bamsoet Tegaskan Hasil Pilpres 2024 Tetap Sah Usai Putusan MK soal Gibran

Bamsoet Tegaskan Hasil Pilpres 2024 Tetap Sah Usai Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Arti Mimpi Digigit Ular di Tangan Kanan Menurut Primbon, Pertanda Apa?

Arti Mimpi Digigit Ular di Tangan Kanan Menurut Primbon, Pertanda Apa?

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:03 WIB

MK Tak Temukan Bukti Pendidikan yang Memadai, Mengapa KPU Bisa Meloloskan Gibran?

MK Tak Temukan Bukti Pendidikan yang Memadai, Mengapa KPU Bisa Meloloskan Gibran?

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Dari Gang Sempit di Duren Sawit, Warga Malaka Jaya Bangun Sistem Lingkungan Mandiri

Dari Gang Sempit di Duren Sawit, Warga Malaka Jaya Bangun Sistem Lingkungan Mandiri

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Kabar Baik Buat Peternak, Ada Wacana Pemberian Subsidi Pakan Ternak

Kabar Baik Buat Peternak, Ada Wacana Pemberian Subsidi Pakan Ternak

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:00 WIB

BBM Pertalite Sempat Langka di Bali, Gimana Nasibnya Sekarang?

BBM Pertalite Sempat Langka di Bali, Gimana Nasibnya Sekarang?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Jerat "Child Grooming" Makin Berbahaya, Orang Tua Harus Menyelamatkan Anak

Jerat "Child Grooming" Makin Berbahaya, Orang Tua Harus Menyelamatkan Anak

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:50 WIB

BRI Bagikan Cashback Rp4,5 Juta Pembelian iPhone 18 Pro di Lazada, Ini Triknya

BRI Bagikan Cashback Rp4,5 Juta Pembelian iPhone 18 Pro di Lazada, Ini Triknya

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:49 WIB

Redam Gejolak Pedagang, Pasar Jaya Buka Keran Cicilan Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro

Redam Gejolak Pedagang, Pasar Jaya Buka Keran Cicilan Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Pakar Hukum Soroti Suket Gibran, Sebut Ada Potensi Pidana yang Perlu Didalami

Pakar Hukum Soroti Suket Gibran, Sebut Ada Potensi Pidana yang Perlu Didalami

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:40 WIB

×