Kas Negara Tekor Rp319 T, Suahasil: Memang APBN Kita Desain Defisit

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:53 WIB
Kas Negara Tekor Rp319 T, Suahasil: Memang APBN Kita Desain Defisit
Menteri Keuangan Suahasil Nazara. [Dok. Kemenkeu]
baca 10 detik
    • Defisit APBN mencapai Rp319 triliun hingga September 2026, sesuai desain pemerintah.
    • Pendapatan negara Rp2.341,5 triliun, sedangkan belanja mencapai Rp2.660,5 triliun.
    • Keseimbangan primer masih surplus Rp125,5 triliun meski APBN mengalami defisit.

Suara.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara tidak terlalu mengkhawatirkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mencapai Rp319 triliun hingga September 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan bagian dari desain kebijakan fiskal pemerintah untuk mendorong belanja negara agar memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.

“Ini bukan sekadar tekor karena memang APBN kita desain defisit,” kata Suahasil dalam konferensi pers APBN Kita di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan defisit dirancang agar pemerintah dapat mengoptimalkan belanja negara untuk mendukung aktivitas ekonomi dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Ini supaya memberi dampak ke masyarakat benar-benar maksimal dari hari ke hari,” ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, pendapatan negara hingga September 2026 mencapai Rp2.341,5 triliun, tumbuh 25,5% secara tahunan (year on year/yoy).

Wacana penghapusan batas defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) berhembus jelang pidato kenegaraan pada pertengahan bulan ini. Desain Suara.com/AI
Wacana penghapusan batas defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) berhembus jelang pidato kenegaraan pada pertengahan bulan ini. Desain Suara.com/AI

Pendapatan tersebut terdiri atas penerimaan perpajakan sebesar Rp1.847,7 triliun, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp492,3 triliun, serta penerimaan hibah Rp1,5 triliun.

Di sisi belanja, realisasi pengeluaran negara mencapai Rp2.660,5 triliun, meningkat 19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Belanja tersebut terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp2.061,3 triliun dan transfer ke daerah (TKD) Rp599,2 triliun.

Dengan demikian, belanja negara lebih besar Rp319 triliun dibandingkan pendapatan yang berhasil dihimpun pemerintah sepanjang Januari-September 2026.

baca juga

Meski demikian, keseimbangan primer APBN masih mencatatkan surplus Rp125,5 triliun. Artinya, pendapatan negara masih mampu menutupi belanja di luar pembayaran bunga utang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suahasil Umumkan Defisit APBN Rp 319 T per September 2026, Setara 1,24% PDB

Suahasil Umumkan Defisit APBN Rp 319 T per September 2026, Setara 1,24% PDB

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:37 WIB

Purbaya Comeback ke Kabinet Prabowo? Syahganda: 70 Persen Bakal Terima Tawaran

Purbaya Comeback ke Kabinet Prabowo? Syahganda: 70 Persen Bakal Terima Tawaran

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Suahasil Puji Bea Cukai Usai Amankan 1,2 Miliar Batang Rokok Ilegal per September 2026

Suahasil Puji Bea Cukai Usai Amankan 1,2 Miliar Batang Rokok Ilegal per September 2026

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Terkini

Kas Negara Tekor Rp319 T, Suahasil: Memang APBN Kita Desain Defisit

Kas Negara Tekor Rp319 T, Suahasil: Memang APBN Kita Desain Defisit

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Kenali Boreout: Ketika Bosan di Kantor Lebih Menyiksa dari Beban Kerja

Kenali Boreout: Ketika Bosan di Kantor Lebih Menyiksa dari Beban Kerja

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:52 WIB

AI Tak Cukup Cuma Dipasang, Perusahaan Harus Bisa Hubungkan Data dan Operasional

AI Tak Cukup Cuma Dipasang, Perusahaan Harus Bisa Hubungkan Data dan Operasional

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Bolehkan Sholat Isya di Jam 3 Pagi? Cek Hukumnya Menurut Syariat

Bolehkan Sholat Isya di Jam 3 Pagi? Cek Hukumnya Menurut Syariat

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Lion Air Rute Batam-Jambi Batal Terbang Gegara Kabut Asap

Lion Air Rute Batam-Jambi Batal Terbang Gegara Kabut Asap

Batam | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Rekam Jejak dan Profil Thomas Oentoro, Dirut Garuda Indonesia yang Baru

Rekam Jejak dan Profil Thomas Oentoro, Dirut Garuda Indonesia yang Baru

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Pecahan Proyektil Pertahanan Udara Arab Saudi Membakar Pesawat Saudia Airlines di Bandara Riyadh

Pecahan Proyektil Pertahanan Udara Arab Saudi Membakar Pesawat Saudia Airlines di Bandara Riyadh

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Harga HP Realme Terbaru Oktober 2026: Dari Seri Termurah Rp1 Jutaan hingga Limited Edition

Harga HP Realme Terbaru Oktober 2026: Dari Seri Termurah Rp1 Jutaan hingga Limited Edition

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Harga Pakan Meroket Bikin Peternak Tekor, Mentan Minta Bulog Salurkan 250 Ribu Ton Jagung

Harga Pakan Meroket Bikin Peternak Tekor, Mentan Minta Bulog Salurkan 250 Ribu Ton Jagung

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:37 WIB

Pakar Soroti Strategi Bahlil Amankan Energi RI di Tengah Situasi Geopolitik Global

Pakar Soroti Strategi Bahlil Amankan Energi RI di Tengah Situasi Geopolitik Global

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:35 WIB

×