- Indeks Harga Saham Gabungan dibuka melemah di level 5.914 pada perdagangan Selasa, 13 Oktober 2026.
- Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak dalam rentang support 5.840 dan resistance 6.000 hari ini.
- Pelemahan IHSG sebelumnya dipicu oleh koreksi sejumlah sektor saham, termasuk sektor energi yang turun 5,88 persen.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus memerah pada awal perdagangan, Selasa, 13 Oktober 2026. IHSG dibuka melemah di level 5.914.
Berdasarkan data Stockbit, hingga pukul 09.08 WIB, IHSG masih betah di zona merah ke level 5.900 atau turun 0,59 persen
Pada perdagangan waktu itu sebanyak 3,20 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp1,02 triliun serta frekuensi sebesar 152.150 kali.
Di waktu itu, terdapat 200 saham menghijau, sedangkan, 376 saham merosot. Sisanya, 387 saham masih belum bergerak alias stagnan.
![Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/15/33629-ilustrasi-ihsg-bursa-efek-indonesia.jpg)
Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:
Top Gainer
- BIKE
- TFCO
- MGNA
- ZONE
- MITI
Top Loser
- TRIN
- KDTN
- ASMI
- VKTR
- SAFE
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksi melemah terbatas pada perdagangan Hari ini. Secara teknikal, indeks diperkirakan bergerak dalam rentang support dan resistance 5.840 hingga 6.000.
Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya enyampaikan proyeksi tersebut setelah IHSG mengalami tekanan pada perdagangan sebelumnya.
Pada perdagangan Senin (12/10/2026), IHSG ditutup melemah 157,61 poin atau 2,59 persen ke level 5.936.
Pelemahan tersebut turut diikuti tekanan pada sejumlah sektor saham. Sektor energi menjadi sektor dengan kinerja terburuk setelah terkoreksi 5,88 persen.
Pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini akan menjadi perhatian investor, terutama untuk mencermati apakah indeks mampu bertahan di area support 5.840 atau kembali bergerak mendekati level resistance 6.000.
Berdasarkan analisis teknikal Pilarmas Investindo Sekuritas, IHSG masih berpotensi mengalami pelemahan terbatas dengan rentang pergerakan tersebut.
Di tengah proyeksi pergerakan IHSG, Pilarmas Investindo Sekuritas turut memasukkan tiga saham ke dalam daftar pantauan atau stockwatch list untuk perdagangan hari ini.
Ketiga saham tersebut adalah PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), dan PT Astra International Tbk (ASII).