Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:05 WIB
Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
Istana Negara di Jakarta. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Wakil Presiden Mohammad Hatta mengundurkan diri pada 1 Desember 1956.
  • Hubungan dengan Presiden Soekarno saat itu memburuk ditambah dengan kondisi ekonomi yang bergejolak.
  • Hatta cenderung mempertahankan demokrasi parlementer, sedangkan Soekarno mulai mendorong konsep Demokrasi Terpimpin

Suara.com - Sejarah Indonesia mencatat Wakil Presiden Mohammad Hatta mengundurkan diri pada 1 Desember 1956 setelah lebih dari 11 tahun mendampingi Presiden Soekarno. Keputusan itu mengakhiri era Dwi Tunggal, duet dua tokoh proklamator yang menjadi simbol persatuan Indonesia setelah kemerdekaan.

Mengutip berbagai sumber, Hatta mundur bukan sekadar karena perbedaan pribadi dengan Soekarno. Keduanya semakin berbeda pandangan mengenai arah politik dan sistem pemerintahan Indonesia. Di tengah keretakan hubungan tersebut, persoalan ekonomi dan korupsi turut memperburuk situasi nasional.

Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) mencatat, perbedaan prinsip antara Hatta dan Soekarno menjadi salah satu faktor utama pengunduran diri tersebut. Hatta cenderung mempertahankan demokrasi parlementer, sedangkan Soekarno mulai mendorong konsep Demokrasi Terpimpin yang memperbesar peran presiden dalam pemerintahan.

Perbedaan itu membuat konsep Dwi Tunggal, yang sebelumnya menjadi fondasi kerja sama keduanya, semakin sulit dipertahankan. Hatta juga menilai posisinya sebagai wakil presiden memiliki ruang gerak terbatas dalam sistem pemerintahan saat itu. Ia merasa tidak mampu berbuat banyak untuk membendung praktik korupsi yang semakin meresahkan.

"Jadi konsep-konsep dwitunggal itu sudah tidak sejalan dengan pemikiran Bung Hatta," demikian penjelasan sejarawan Erwin Kusuma yang dikutip ANRI dalam pembahasan sejarah pengunduran diri Hatta pada Desember 2024.

Mohammad Hatta dengan buku-buku koleksinya. (Foto: Public Domain)
Mohammad Hatta dengan buku-buku koleksinya. (Foto: Public Domain)

Keretakan hubungan kedua pemimpin itu terjadi ketika Indonesia masih berjuang membangun fondasi ekonomi setelah lepas dari penjajahan. Persoalan ekonomi belum terselesaikan, sementara stabilitas politik dan hubungan pemerintah pusat dengan daerah semakin menghadapi tantangan.

Dokumen sejarah ekonomi Bank Dunia mencatat biaya hidup di Jakarta meningkat sekitar 100% sepanjang 1951–1957, setara dengan kenaikan rata-rata sekitar 8–12% per tahun. Inflasi ketika itu antara lain dipicu pembiayaan defisit pemerintah melalui kredit bank sentral.

Pada saat bersamaan, situasi ekonomi juga menjadi sumber ketidakpuasan terhadap pemerintahan. Dokumen diplomatik Amerika Serikat pada 1956 menyoroti memburuknya kondisi ekonomi, tekanan inflasi, dan kebijakan pemerintah yang dinilai lebih banyak mencurahkan perhatian pada politik luar negeri.

Ketidakpuasan juga berkembang di sejumlah daerah di luar Jawa. Pemerintah pusat dinilai belum memberikan pembangunan dan manfaat ekonomi yang sebanding dengan kontribusi daerah terhadap penerimaan negara. Persoalan tersebut kemudian menjadi bagian dari rangkaian ketegangan politik dan militer yang semakin membesar pada periode berikutnya.

baca juga

Meski demikian, tidak tepat menyimpulkan Hatta mundur semata-mata akibat krisis ekonomi. Perbedaan prinsip mengenai demokrasi, terbatasnya peran wakil presiden, serta kekecewaan terhadap korupsi merupakan faktor yang lebih langsung menjelaskan keputusannya.

Pengunduran diri Hatta pada 1 Desember 1956 menjadi titik penting dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia. Soekarno tidak segera menunjuk pengganti, sehingga jabatan wakil presiden kosong hingga terpilihnya Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada 1973, pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Kepergian Hatta juga menandai berakhirnya kemitraan politik yang selama bertahun-tahun menjadi simbol persatuan nasional. Setelah itu, arah pemerintahan semakin bergerak menuju sistem yang lebih terpusat di bawah Soekarno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hashim: Setiap Warga Bakal Dikasih HP Gratis, Ada Rekening Digital dan Duit Rp50 Ribu

Hashim: Setiap Warga Bakal Dikasih HP Gratis, Ada Rekening Digital dan Duit Rp50 Ribu

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:47 WIB

Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...

Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:04 WIB

Review Film The Uprising: Drama Sejarah Epik Paul Greengrass yang Memukau

Review Film The Uprising: Drama Sejarah Epik Paul Greengrass yang Memukau

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Terkini

Review Film Idiots: Cerita Seru Dua Pria Mengawal Remaja Penuh Masalah!

Review Film Idiots: Cerita Seru Dua Pria Mengawal Remaja Penuh Masalah!

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Setelah Pakai Milk Cleanser Viva Perlu Cuci Muka? Begini Urutannya, Jangan Keliru

Setelah Pakai Milk Cleanser Viva Perlu Cuci Muka? Begini Urutannya, Jangan Keliru

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Cara Federal Oil Menjaga Kepercayaan Pengendara Motor Harian

Cara Federal Oil Menjaga Kepercayaan Pengendara Motor Harian

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Kenapa Gigi Tidak Menjadi Putih Meski Rutin Disikat? Ini Penjelasannya

Kenapa Gigi Tidak Menjadi Putih Meski Rutin Disikat? Ini Penjelasannya

Health | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Darurat Karhutla: Ketika Asap Beracun dan Ancaman Penyakit Mengintai Warga Tanpa Henti

Darurat Karhutla: Ketika Asap Beracun dan Ancaman Penyakit Mengintai Warga Tanpa Henti

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Gibran Respons Rapor Merah CELIOS: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik

Gibran Respons Rapor Merah CELIOS: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:19 WIB

KDM di Undip: Lebih Baik jadi Akang tapi Menyenangkan, daripada jadi Bapak Kerjanya Naikin Pajak

KDM di Undip: Lebih Baik jadi Akang tapi Menyenangkan, daripada jadi Bapak Kerjanya Naikin Pajak

Jawa Tengah | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Bye Jerawat! 4 Toner Succinic Acid Solusi Bersihkan Pori-Pori secara Lembut

Bye Jerawat! 4 Toner Succinic Acid Solusi Bersihkan Pori-Pori secara Lembut

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Beraroma seperti Dessert Lezat! 5 Parfum Gourmand Murah di Bawah Rp100 Ribu

Beraroma seperti Dessert Lezat! 5 Parfum Gourmand Murah di Bawah Rp100 Ribu

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Perjalanan Merawat Arum Manis Jadul, Kisah UMKM Bertahan di Tengah Harga Bahan Baku yang Melonjak

Perjalanan Merawat Arum Manis Jadul, Kisah UMKM Bertahan di Tengah Harga Bahan Baku yang Melonjak

Jogja | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:10 WIB

×