Bikin Rugi Negara, Pemerintah Didesak Pembangunan 3 PLTU di Sumatra

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:13 WIB
Bikin Rugi Negara, Pemerintah Didesak Pembangunan 3 PLTU di Sumatra
Ilustrasi PLTU. (Suara.com/Yandi Sofyan)
baca 10 detik
  • Pemerintah didesak membatalkan tiga proyek PLTU di Sumatra untuk menyelamatkan anggaran negara hingga Rp149,51 triliun.
  • Kajian lembaga CERAH menyatakan proyek mangkrak tersebut berisiko meningkatkan Biaya Pokok Penyediaan listrik nasional secara signifikan.
  • Pembatalan proyek dalam RUPTL 2025–2034 bertujuan mendukung target pembangunan PLTS 100 gigawatt oleh Presiden Prabowo Subianto.

Suara.com - Pemerintah didesak untuk membatalkan rencana pembangunan tiga proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Sumatra yang terindikasi mangkrak. Penghentian proyek ini berpotensi menyelamatkan anggaran negara dari beban subsidi dan kompensasi hingga Rp149,51 triliun.

Ketiga proyek tersebut meliputi PLTU Sumatra Utara-1 berkapasitas 2x150 megawatt (MW) dengan skema Wilayah Usaha (Wilus), serta PLTU Mulut Tambang Jambi-1 dan Jambi-2 yang masing-masing berkapasitas 2x300 MW dengan skema produsen listrik swasta (Independent Power Producer/IPP).

Berdasarkan kajian lembaga riset CERAH bertajuk ‘Potensi Penghematan Negara dari Penghentian Pembangunan PLTU Baru’, keberadaan ketiga PLTU ini berisiko meningkatkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik nasional secara signifikan.

Peneliti CERAH, Warih Aji Pamungkas, menjelaskan bahwa jika proyek ini dipaksakan berlanjut, akumulasi tambahan subsidi dan kompensasi dari APBN diperkirakan mencapai Rp149,51 triliun sepanjang periode 2028–2045.

Rinciannya, PLTU Jambi-1 berpotensi menambah beban sebesar Rp 76,96 triliun, PLTU Jambi-2 sebesar Rp 67,76 triliun, dan PLTU Sumut-1 sekitar Rp4,80 triliun.

ilustrasi PLTU Sumsel 1, yang merugikan warga.
ilustrasi PLTU 

"Keputusan untuk melanjutkan pembangkit yang tertunda dapat memiliki konsekuensi anggaran dalam jangka panjang, sehingga evaluasi proyek perlu dilakukan sebelum komitmen investasi tambahan dibuat," ujar Warih dalam keterangannya yang dikutip pada Jumat (16/10/2026).

Selain membebani keuangan negara, ketiga proyek tersebut juga dinilai menghadapi risiko aset terdampar (stranded assets). PLTU Sumut-1 dinilai belum memenuhi kriteria kelayakan investasi dengan periode balik modal (payback period) yang lambat, yakni 7,3 tahun setelah beroperasi. 

Sementara, kelayakan finansial PLTU Jambi-1 dan Jambi-2 berada pada margin yang sangat tipis sehingga rentan merugi jika terjadi kenaikan harga batu bara atau perubahan tarif listrik.

Policy Strategist Coordinator CERAH, Dwi Wulan Ramadani, menilai pembatalan proyek-proyek ini dalam revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 dapat memberi ruang bagi pengembangan energi bersih, sekaligus menghindari risiko kelebihan pasokan (oversupply) listrik.

baca juga

Langkah penghentian proyek bermasalah ini juga sejalan dengan target Presiden Prabowo Subianto yang merencanakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW).

"Ambisi Indonesia untuk membangun 100 GW PLTS tidak cukup dinilai dari berapa banyak kapasitas yang dibangun, namun perlu dibarengi dengan evaluasi investasi PLTU yang secara hitungan tidak kompetitif. Penghapusan PLTU mangkrak dalam RUPTL justru dapat menjadi ruang bagi masuknya 100 GW PLTS," beber Dwi Wulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek PLTS 40 MWp Disiapkan Demi Kejar Target 100 GWp Energi Surya

Proyek PLTS 40 MWp Disiapkan Demi Kejar Target 100 GWp Energi Surya

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Negara Ditaksir Rugi Rp600 Miliar Akibat Tambang Emas Ilegal Sangihe

Negara Ditaksir Rugi Rp600 Miliar Akibat Tambang Emas Ilegal Sangihe

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Jaga Keandalan Listrik MotoGP Mandalika, Direktur Pembangkitan PLN Memantau Lewat Control Room

Jaga Keandalan Listrik MotoGP Mandalika, Direktur Pembangkitan PLN Memantau Lewat Control Room

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Terkini

Bikin Rugi Negara, Pemerintah Didesak Pembangunan 3 PLTU di Sumatra

Bikin Rugi Negara, Pemerintah Didesak Pembangunan 3 PLTU di Sumatra

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:13 WIB

IHSG Anjlok, Wamen Drajad Tuding MSCI Tak Selalu Benar

IHSG Anjlok, Wamen Drajad Tuding MSCI Tak Selalu Benar

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Urutan Skincare Pagi Wardah agar Wajah Awet Muda dan Cerah di Usia 45 Tahun

Urutan Skincare Pagi Wardah agar Wajah Awet Muda dan Cerah di Usia 45 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Fajar/Fikri Waspadai Kuda Hitam Thailand di Perempat Final Denmark Open 2026

Fajar/Fikri Waspadai Kuda Hitam Thailand di Perempat Final Denmark Open 2026

Sport | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:06 WIB

Aspal Plastik Diklaim Lebih Unggul, Benarkah Lebih Aman Bagi Lingkungan?

Aspal Plastik Diklaim Lebih Unggul, Benarkah Lebih Aman Bagi Lingkungan?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:06 WIB

Berkedok Pernikahan Pesanan, Remaja Tasikmalaya Diselamatkan dari Perdagangan Orang

Berkedok Pernikahan Pesanan, Remaja Tasikmalaya Diselamatkan dari Perdagangan Orang

Jabar | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Alasan K-24 Healthy Run Tawarkan Kategori Lari Unik 2,4K, Ternyata Ada Filosofinya

Alasan K-24 Healthy Run Tawarkan Kategori Lari Unik 2,4K, Ternyata Ada Filosofinya

Sport | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Dari Balik Jeruji ke Panggung Dunia: Produk Warga Binaan Nusakambangan Tembus TEI 2026

Dari Balik Jeruji ke Panggung Dunia: Produk Warga Binaan Nusakambangan Tembus TEI 2026

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Belajar Mengelola Uang dari Seekor Anjing dalam A Dog Called Money

Belajar Mengelola Uang dari Seekor Anjing dalam A Dog Called Money

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Bukan Sekadar Ritual, Nyadran Jadi Cara Masyarakat Nyantru Jaga Lingkungan

Bukan Sekadar Ritual, Nyadran Jadi Cara Masyarakat Nyantru Jaga Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:58 WIB

×