Proyek PLTS 40 MWp Disiapkan Demi Kejar Target 100 GWp Energi Surya

Dicky Prastya

Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:20 WIB
Proyek PLTS 40 MWp Disiapkan Demi Kejar Target 100 GWp Energi Surya
Ilustrasi PLTS. [SUN Energy]
baca 10 detik
  • Director of Power SUN Energy Jefferson Kuesar menyampaikan proyek pipeline lebih dari 40 MWp.
  • Proyek-proyek SUN Energy pada 2026 diperkirakan berkontribusi mengurangi emisi sekitar 244.549 ton karbon dioksida per tahun.
  • Penggunaan truk listrik pada distributor FMCG di Jabodetabek berpotensi menghemat biaya energi hingga 83,6 persen per perjalanan.

Suara.com - Indonesia memiliki potensi energi surya sekitar 3.200 GWp yang membuka ruang besar bagi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk sektor komersial dan industri maupun proyek berskala besar.

Director of Power SUN Energy (PT Surya Utama Nuansa), Jefferson Kuesar mengatakan kalau pihaknya kini memiliki pipeline proyek energi surya lebih dari 40 MWp demi memaksimalkan potensi tersebut.

"Saat ini SUN memiliki pipeline proyek energi surya lebih dari 40 MWp yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia dan masih berada dalam tahap pengembangan," katanya dalam Media Gathering yang digelar di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Selain itu, SUN Energy juga memperluas perannya sebagai Independent Power Producer (IPP) untuk mendukung pengembangan aset energi bersih jangka panjang. 

Ia menyebut, langkah ini diharapkan memperbesar kontribusi sektor swasta dalam penambahan kapasitas energi baru terbarukan (EBT) nasional sekaligus mendukung visi pengembangan 100 GWp energi surya di Indonesia.

Selama satu dekade di industri energi bersih, SUN telah mengembangkan lebih dari 500 megawatt (MW) kapasitas energi surya melalui lebih dari 400 proyek.

Director of Power SUN Energy, Jefferson Kuesar dalam Media Gathering di Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Director of Power SUN Energy, Jefferson Kuesar dalam Media Gathering di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Portofolio SUN saat ini  mencakup proyek di Indonesia, Australia, Vietnam, dan Thailand, termasuk pada sektor pertambangan, semen, FMCG, logistik, kertas, kemasan, elektronik, komponen otomotif, dan farmasi.

Lebih dari sekadar kapasitas terpasang, pertumbuhan portofolio tersebut mencerminkan semakin luasnya pemanfaatan energi bersih sebagai bagian dari strategi efisiensi dan daya saing industri. 

Berdasarkan estimasi produksi energi bersih pada 2026, proyek-proyek SUN diperkirakan berkontribusi terhadap pengurangan emisi sekitar 244.549 ton CO2 per tahun, setara dengan penanaman sekitar 4,06 juta pohon.

baca juga

“10 pertama SUN menunjukkan bahwa transisi energi dapat berjalan seiring dengan kebutuhan industri terhadap efisiensi, keandalan, dan daya saing. Memasuki dekade berikutnya, kami ingin membawa pengalaman tersebut lebih jauh melalui sistem elektrifikasi yang semakin terintegrasi, dari energi bersih hingga pemanfaatannya dalam  aktivitas operasional pelanggan,” beber Jefferson.

Memasuki fase berikutnya, SUN turut memperluas solusi dari pengembangan energi surya menuju sistem elektrifikasi yang lebih terintegrasi. 

Solusi tersebut mencakup PLTS, sistem penyimpanan dan manajemen energi, kendaraan listrik, infrastruktur pengisian daya, serta sistem digital untuk mendukung pengelolaan energi dan armada.

Pengembangan ini diarahkan terutama pada sektor dengan kebutuhan energi dan aktivitas operasional tinggi seperti pertambangan, perkebunan, logistik, manufaktur, kawasan industri, dan FMCG.

Dalam elektrifikasi armada, setiap implementasi dirancang berdasarkan kebutuhan operasional pelanggan mulai dari jenis kendaraan, pola perjalanan, jarak tempuh, kondisi medan, kebutuhan pengisian daya, hingga ketersediaan energi di lokasi.

Lewat produk Mobility, pendekatan tersebut mencakup penyediaan kendaraan listrik, pembangunan infrastruktur pengisian daya, skema pembiayaan atau penyewaan,  pemeliharaan kendaraan, serta pemantauan melalui Fleet Management System.

Salah satu studi kasus SUN pada distributor FMCG di Jabodetabek menunjukkan bahwa  penggunaan truk listrik untuk rute sekitar 50 kilometer dengan jam operasional pukul 08.00-17.00 berpotensi menghemat biaya energi hingga 83,6% per perjalanan serta  menurunkan total biaya kepemilikan dan operasional sekitar 15%. 

Director of Mobility SUN, Karina Darmawan menjelaskan, perhitungan tersebut didasarkan pada ketersediaan listrik jaringan dan pola operasional pelanggan.

“Elektrifikasi armada perlu dirancang sebagai bagian dari sistem operasional, bukan hanya melalui penggantian kendaraan. Infrastruktur pengisian daya, pembiayaan, pemeliharaan, dan sumber energi perlu dipersiapkan secara bersamaan agar transisi dapat berjalan efektif dan terukur,” ujar Karina.

Ke depannya, SUN akan memperkuat pengembangan aset energi bersih dan elektrifikasi untuk sektor-sektor strategis. Lewat integrasi PLTS, penyimpanan energi, sistem manajemen energi, elektrifikasi armada, infrastruktur pengisian daya, serta sistem digital, SUN berupaya membantu pelanggan meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat ketahanan energi,  dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Global Tuntut Produk Hijau, Pemerintah Pacu Pembangkit EBT dan Investasi Rp 2.967 Triliun

Pasar Global Tuntut Produk Hijau, Pemerintah Pacu Pembangkit EBT dan Investasi Rp 2.967 Triliun

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Inovasi Energi Bersih, PLN Group Raih Empat Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026

Inovasi Energi Bersih, PLN Group Raih Empat Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Jaga Keandalan Listrik MotoGP Mandalika, Direktur Pembangkitan PLN Memantau Lewat Control Room

Jaga Keandalan Listrik MotoGP Mandalika, Direktur Pembangkitan PLN Memantau Lewat Control Room

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 19:15 WIB

PLTS Bantu Masyarakat Pesisir Hemat Biaya Energi Rp6,6 Juta Setahun

PLTS Bantu Masyarakat Pesisir Hemat Biaya Energi Rp6,6 Juta Setahun

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:46 WIB

Bekasi hingga Maluku Utara Jadi Percontohan Perumahan Berbasis Jargas dan PLTS

Bekasi hingga Maluku Utara Jadi Percontohan Perumahan Berbasis Jargas dan PLTS

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Rumah Bakal Pakai Jargas dan PLTS, Danantara Ikut Biayai

Rumah Bakal Pakai Jargas dan PLTS, Danantara Ikut Biayai

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Terkini

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×