- Perbankan digital mulai menghadirkan fitur yang memberikan estimasi emisi karbon yang dihemat dari transaksi digital, sehingga nasabah dapat lebih sadar terhadap aspek lingkungan.
- Inovasi fitur memungkinkan nasabah menetapkan target aktivitas fisik sekaligus nominal tabungan, dengan dukungan integrasi data kesehatan dari perangkat digital.
- plikasi perbankan digital terus memperluas fitur untuk mempermudah transaksi, pengelolaan keuangan, dan meningkatkan pengalaman nasabah, tidak hanya berfokus pada layanan transaksi dasar.
Suara.com - Perbankan digital mulai melakukan inovasi layanan perbankan yang tidak hanya fokus pada aktivitas transaksi digital. Akan tetapi, melakukan inovasi layanan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, mengatakan perusahaan terus mengembangkan produk digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
"Melalui pemanfaatan teknologi, kami ingin menjadi mitra bertumbuh bagi masyarakat dengan menghadirkan solusi yang dapat menjawab kebutuhan finansial secara lebih mudah dan relevan," ujarnya di Jakarta, Senin (20/10/2026).
Dalam hal ini, Bank Raya melakukan inovasi layanan yang menghubungkan aktivitas transaksi digital dengan kepedulian terhadap lingkungan melalui fitur Raya Jejak Hijau.

Fitur yang diluncurkan pada Semester II/2026, bertepatan dengan hari ulang tahun Bank Raya, ini memberikan informasi mengenai estimasi emisi karbon (CO2e) yang dihemat dari transaksi digital nasabah.
Raya Jejak Hijau dikembangkan melalui kolaborasi dengan Jejakin dengan memanfaatkan solusi CarbonIQ untuk menghitung estimasi avoided emissions dari transaksi digital. Melalui fitur ini, Bank Raya mendorong nasabah untuk meningkatkan kesadaran terhadap dampak lingkungan dari aktivitas digital sehari-hari.
Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Raya dalam mengembangkan layanan perbankan digital yang tidak hanya berfokus pada kemudahan transaksi, tetapi juga mendorong kebiasaan yang lebih ramah lingkungan.
Selain Raya Jejak Hijau, Bank Raya juga mengembangkan fitur Raya Active yang menghubungkan aktivitas fisik dengan kebiasaan menabung. Fitur yang dihadirkan pada Semester I/2026 tersebut memungkinkan nasabah menentukan target aktivitas fisik sekaligus nominal tabungan yang ingin dicapai.
Raya Active terintegrasi dengan data aktivitas kesehatan melalui Health Connect pada perangkat Android dan Apple Health pada perangkat iOS. Integrasi ini memungkinkan nasabah menghubungkan gaya hidup aktif dengan kebiasaan finansial yang positif.
Kedua fitur tersebut menjadi bagian dari pengembangan Aplikasi Raya yang hingga saat ini telah menghadirkan lebih dari 100 fitur untuk mendukung transaksi digital dan membantu nasabah mengelola keuangan secara lebih praktis.
Upaya pengembangan produk dan layanan digital tersebut turut mengantarkan Bank Raya meraih peringkat ke-32 dari 100 perusahaan dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026. Bank Raya juga meraih Disway Awards Trusted & Popular Brand 2026 untuk kategori Bank Digital.
"Kami akan terus memperkuat inovasi serta meningkatkan kualitas layanan agar setiap interaksi nasabah dengan Bank Raya dapat memberikan pengalaman yang positif dan mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan," pungkas Ida Bagus