Industri Perkapalan Didorong Lebih Hijau, Kemenperin Bidik Kapal LNG dan Listrik

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:49 WIB
Industri Perkapalan Didorong Lebih Hijau, Kemenperin Bidik Kapal LNG dan Listrik
Menteri Perindustrian, Muhammad Sarmuji di Kantor Kemenperin, Jakarta. [Suara.com/Fakhri]
baca 10 detik
  • Kementerian Perindustrian mendorong teknologi ramah lingkungan dan target TKDN 40 persen untuk kapal rute perintis.
  • Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menyampaikan hal tersebut di Kantor Kemenperin, Jakarta, pada Selasa, 20 Oktober 2026.
  • Pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas pembangunan kapal berdasarkan wilayah dan jenis kapal dalam periode tahun 2026 sampai 2030.

Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong penerapan teknologi ramah lingkungan dalam industri perkapalan nasional melalui penggunaan liquefied natural gas (LNG), liquefied petroleum gas (LPG), dan elektrifikasi kapal. Pengembangan tersebut diarahkan untuk mendukung industri kapal rute perintis dengan target tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 40 persen.

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji mengatakan, penerapan teknologi ramah lingkungan menjadi salah satu bagian dari arah pengembangan industri perkapalan nasional. Pemerintah juga mendorong peningkatan kapasitas produksi dan penggunaan komponen buatan dalam negeri.

"Sejalan dengan itu, penerapan teknologi ramah lingkungan seperti penggunaan LNG, LPG, dan elektrifikasi terus didorong untuk mendukung industri kapal rute perintis dengan target peningkatan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) hingga 40 persen," ujar Sarmuji di Kantor Kemenperin, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Pekerja melakukan perbaikan kapal pengangkut barang di sebuah galangan kapal Muara Angke, di Jakarta, Selasa (9/11).
Pekerja melakukan perbaikan kapal pengangkut barang di sebuah galangan kapal Muara Angke, di Jakarta, Selasa (9/11).

Pengembangan industri perkapalan tersebut tidak hanya mencakup penggunaan teknologi ramah lingkungan, tetapi juga peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM), modernisasi fasilitas galangan, dan penguasaan teknologi. 

"Pengembangan industri ini tidak hanya mencakup peningkatan kapasitas galangan dan kemampuan membangun berbagai jenis kapal, tetapi juga penguatan SDM, penguasaan teknologi, penerapan teknologi ramah lingkungan, serta peningkatan penggunaan komponen dalam negeri," ujarnya.

Kementerian Perindustrian saat ini tengah menyiapkan peta jalan industri perkapalan nasional sebagai acuan pengembangan sektor tersebut. Pemerintah berharap masukan dari pelaku industri dapat membantu menyempurnakan arah pengembangan dan target yang disusun.

Pada periode 2026–2030, galangan kapal di luar Pulau Jawa diarahkan mampu membangun kapal hingga 30.000 deadweight tonnage (DWT). Sementara itu, galangan di Pulau Jawa dan Batam ditargetkan mampu membangun kapal hingga 50.000 DWT.

Kapasitas pembangunan kapal tanker juga ditargetkan mencapai 60.000 DWT, sedangkan kapal penumpang diarahkan mampu menampung hingga 2.000 orang.

"Hasilnya diharapkan menjadi dasar perumusan arah pengembangan dan target yang lebih terukur, realistis, serta sesuai dengan kebutuhan industri perkapalan nasional ke depan," ungkap Sarmuji.

baca juga

Indonesia saat ini memiliki 342 perusahaan galangan kapal yang tersebar di lebih dari 29 provinsi dan 70 kabupaten/kota. Selain itu, terdapat 127 perusahaan komponen kapal yang sekitar 90 persennya merupakan usaha kecil dan menengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vietnam Lebih Maju, Kapal Tanker RI Kebanyakan Impor

Vietnam Lebih Maju, Kapal Tanker RI Kebanyakan Impor

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Mulai Pulih, Menperin Pede Pertumbuhan Industri Lampaui Ekonomi Nasional

Mulai Pulih, Menperin Pede Pertumbuhan Industri Lampaui Ekonomi Nasional

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:35 WIB

RI Incar Jadi Pusat Industri Kelapa Dunia, BPDP Ungkap Tantangannya

RI Incar Jadi Pusat Industri Kelapa Dunia, BPDP Ungkap Tantangannya

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:23 WIB

Terkini

Dari Menabung hingga Pantau Emisi Karbon, Inovasi Baru Perbankan Digital

Dari Menabung hingga Pantau Emisi Karbon, Inovasi Baru Perbankan Digital

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Tanah Diklaim Bank Tanah, Perempuan Adat Pekurehua Ungkap Ancaman Penggusuran dan Hilangnya Kebun

Tanah Diklaim Bank Tanah, Perempuan Adat Pekurehua Ungkap Ancaman Penggusuran dan Hilangnya Kebun

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Dibumbui Komedi Absurd, GJLS: Berapi-api Ceritakan Perjuangan Petugas Damkar

Dibumbui Komedi Absurd, GJLS: Berapi-api Ceritakan Perjuangan Petugas Damkar

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Tembus Sejuta Unit dalam Dua Tahun! Ini Rahasia Geely EX2, Spek Lengkap, dan Beda Harganya

Tembus Sejuta Unit dalam Dua Tahun! Ini Rahasia Geely EX2, Spek Lengkap, dan Beda Harganya

Otomotif | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Sering Pakai AI untuk Kerja? Hati-Hati Jangan Sembarangan Memasukkan Data Perusahaan

Sering Pakai AI untuk Kerja? Hati-Hati Jangan Sembarangan Memasukkan Data Perusahaan

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:41 WIB

Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD DIY, Soroti Karhutla Hingga Program MBG

Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD DIY, Soroti Karhutla Hingga Program MBG

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Diduga Dicari-cari Kesalahannya, 6 Aktivis Greenpeace Masih Ditahan Polisi

Diduga Dicari-cari Kesalahannya, 6 Aktivis Greenpeace Masih Ditahan Polisi

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:36 WIB

Vietnam Lebih Maju, Kapal Tanker RI Kebanyakan Impor

Vietnam Lebih Maju, Kapal Tanker RI Kebanyakan Impor

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak

Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:31 WIB

It Didn't Start with You: Menelusuri Luka Keluarga yang Membentuk Diri Kita

It Didn't Start with You: Menelusuri Luka Keluarga yang Membentuk Diri Kita

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:30 WIB

×