- Indeks Harga Saham Gabungan merosot ke level 5.249 pada awal perdagangan Rabu, 21 Oktober 2026.
- CGS International Sekuritas Indonesia memprediksi IHSG bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat didukung sejumlah sentimen positif pasar.
- Analis memperkirakan pergerakan IHSG berada pada rentang support 5.060 dan resistance hingga level 5.495.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali merosot pada awal perdgangan, Rabu, 21 Oktober 2026. Padahal, IHSG sempat dibuka menghijau ke level 5.310.
Berdasarkan data Stockbit, hingga pukul 09.05 WIB, IHSG justru berbalik melemah 0,55 persen ke levl 5.249.
Pada perdagangan waktu itu sebanyak 3,07 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp2,00 triliun serta frekuensi sebesar 170.620 kali.
Di waktu itu, terdapat 265 saham menghijau, sedangkan, 318 saham merosot. Sisanya, 380 saham masih belum bergerak alias stagnan.
![Penampakan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/16/42029-ihsg-indeks-harga-saham-gabungan-saham-bursa-efek.jpg)
Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:
Top Gainer
- BUKK
- TRUK
- AKKU
- IFSH
- ALKA
Top Loser
- AMMS
- LUCY
- AIMS
- MMIX
- DOOH
Proyeksi IHSG
IHSG diprediksi bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat pada perdagangan hari ini. Sejumlah sentimen positif diperkirakan menopang pergerakan indeks, mulai dari penguatan mayoritas indeks bursa Wall Street hingga kenaikan harga sejumlah komoditas.
Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menilai meredanya kekhawatiran investor terkait Morgan Stanley Capital International (MSCI) juga berpotensi menjadi sentimen positif bagi pasar saham domestik.
Meski demikian, investor masih perlu mencermati tekanan dari aksi jual saham oleh investor asing yang dinilai masih cukup besar. Kondisi tersebut berpeluang menjadi katalis negatif bagi pergerakan IHSG.
Berdasarkan analisis CGS International Sekuritas Indonesia, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang support di level 5.170 dan 5.060, dengan resistance di level 5.390 dan 5.495.
Level support merupakan area yang berpotensi menahan pelemahan indeks, sedangkan resistance menjadi area yang berpotensi membatasi penguatan.
Di tengah proyeksi tersebut, CGS International Sekuritas Indonesia merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati investor diantaranya, WIIM, HMSP, MEDC, PWON, ANTM, ERAA.
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.