Bukan Langsung Bangun Pabrik, Ini Strategi Indonesia Masuk Industri Chip Dunia

Achmad Fauzi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:16 WIB
Bukan Langsung Bangun Pabrik, Ini Strategi Indonesia Masuk Industri Chip Dunia
industri semikonduktor. (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia memilih pengembangan desain chip sebagai langkah awal strategis untuk masuk ke industri semikonduktor global.
  • Kementerian Perindustrian mendirikan fasilitas ICDEC di Bandung pada Januari 2026 untuk memperkuat kolaborasi riset dan pendidikan talenta lokal.
  • ICDEC menjalin kerja sama pelatihan dengan berbagai mitra internasional seperti Intel dan Apple guna memperluas rantai pasok teknologi.

Suara.com - Indonesia memilih pengembangan desain chip sebagai langkah awal untuk masuk ke industri semikonduktor global. Strategi ini ditempuh di tengah meningkatnya kebutuhan chip dunia dan keterbatasan kapasitas fabrikasi wafer di dalam negeri.

Semikonduktor atau chip kini menjadi komponen penting bagi berbagai sektor industri, mulai dari otomotif, telekomunikasi, energi, dirgantara, hingga kecerdasan buatan (AI). Ketergantungan terhadap komponen ini membuat kemampuan mengembangkan teknologi semikonduktor menjadi salah satu faktor yang menentukan daya saing industri suatu negara.

Namun, Indonesia masih menghadapi tantangan besar untuk membangun industri semikonduktor secara mandiri. Salah satunya adalah belum tersedianya kapasitas fabrikasi wafer, sehingga pemerintah memilih desain chip sebagai pintu masuk yang dinilai lebih realistis untuk dikembangkan pada tahap awal.

Mantan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK) sebelumnya menyoroti tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor semikonduktor. Kondisi tersebut dinilai menjadi sinyal penting bagi pengembangan ekosistem industri semikonduktor nasional.

Menurut AGK, pengembangan industri ini perlu dilakukan melalui langkah konkret dan bertahap, dengan menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menguasai teknologi desain chip.

Ilustrasi chipset. [Unsplash]
Ilustrasi chipset. [Unsplash]

"Fokus awal kami adalah menyiapkan SDM yang mampu mendesain chip," ujar AGK seperti dikutip, Kamis (22/10/2026).

Desain chip dipilih karena merupakan segmen bernilai tambah tinggi yang bertumpu pada kemampuan sumber daya manusia. Melalui pendekatan tersebut, Indonesia diharapkan dapat membangun kompetensi teknologi sebelum melangkah ke tahapan industri yang lebih kompleks.

Pemerintah sebelumnya telah menyusun peta jalan semikonduktor yang mencakup empat pilar, yakni material, desain, fabrikasi, perakitan, pengujian, dan pengemasan. Pengembangan desain chip dan talenta ditempatkan sebagai penggerak tahap awal.

AGK menegaskan bahwa pembangunan industri semikonduktor tidak dapat dilakukan secara instan, tetapi membutuhkan konsistensi dan kesinambungan.

baca juga

Salah satu upaya untuk mengembangkan kemampuan desain chip di Indonesia dilakukan melalui pembentukan Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC) pada 2023.

ICDEC diprakarsai Kementerian Perindustrian bersama PT Hartono Istana Teknologi atau Polytron dan pakar desain chip dari 13 perguruan tinggi di Indonesia. Organisasi nirlaba ini dibentuk untuk mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan mitra global.

Saat ini, ICDEC bermitra dengan 16 perguruan tinggi dan tujuh pelaku industri. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menyiapkan talenta desain chip yang dapat berkontribusi dalam rantai pasok semikonduktor global.

Pada Januari 2026, AGK meresmikan fasilitas ICDEC di ITB Innovation Park, Bandung, bersamaan dengan penyelenggaraan Indonesia Semiconductor Summit 2026.

Tiga bulan kemudian, ICDEC menandatangani kerja sama dan surat minat pengembangan sumber daya manusia dengan Intel, National Taiwan Normal University, dan President University.

Upaya pengembangan talenta juga dilakukan melalui pelatihan desain chip bersama Polytron, IMEC Belgia, dan Cadence yang dimulai pada Oktober 2024 di Kudus. Selain itu, Kementerian Perindustrian menandatangani nota kesepahaman dengan Apple yang memuat komitmen riset dan pengembangan di Indonesia melalui ICDEC.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas keterlibatan Indonesia dalam ekosistem inovasi semikonduktor global, tidak hanya sebagai pasar produk teknologi.

Ketua ICDEC Trio Adiono menilai desain chip merupakan titik masuk strategis bagi Indonesia untuk berpartisipasi dalam rantai pasok semikonduktor dunia.

Melalui riset dan pendidikan yang konsisten, Indonesia dinilai memiliki peluang untuk mengembangkan kapasitas sebagai produsen pengetahuan dan talenta, bukan sekadar konsumen teknologi.

Pengembangan desain chip menjadi salah satu pilihan untuk membangun fondasi industri semikonduktor nasional di tengah persaingan global. Strategi ini memungkinkan Indonesia memprioritaskan penguasaan pengetahuan dan pengembangan sumber daya manusia sebelum memperluas kemampuan ke tahapan produksi lainnya.

Di sisi lain, meningkatnya kebutuhan chip untuk pusat data AI turut memperketat persaingan pasokan semikonduktor global. Produsen chip memprioritaskan produk untuk kebutuhan AI, sehingga pasokan bagi sektor elektronik dan otomotif ikut tertekan.

Situasi tersebut memperlihatkan pentingnya penguatan ekosistem semikonduktor bagi negara yang ingin meningkatkan ketahanan industrinya. Bagi Indonesia, pengembangan desain chip dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kemampuan teknologi dan membuka peluang keterlibatan yang lebih besar dalam rantai pasok global.

Meski demikian, penguasaan desain chip saja belum cukup untuk mewujudkan kemandirian semikonduktor. Pengembangan industri tetap membutuhkan kesinambungan riset, ketersediaan talenta, dukungan pelaku industri, serta penguatan kemampuan pada tahapan produksi lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Terbaru Ungkap Potensi Vape, Bagaimana Dampaknya bagi Industri Tembakau?

Studi Terbaru Ungkap Potensi Vape, Bagaimana Dampaknya bagi Industri Tembakau?

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:42 WIB

RI Tak Mau Cuma Jadi Pasar Teknologi Global, Chip dan AI Jadi Taruhan

RI Tak Mau Cuma Jadi Pasar Teknologi Global, Chip dan AI Jadi Taruhan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Harga Gas Industri Sempat Tembus US$23, PGN Amankan 20 Kargo LNG

Harga Gas Industri Sempat Tembus US$23, PGN Amankan 20 Kargo LNG

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Terkini

Bukan Langsung Bangun Pabrik, Ini Strategi Indonesia Masuk Industri Chip Dunia

Bukan Langsung Bangun Pabrik, Ini Strategi Indonesia Masuk Industri Chip Dunia

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Pidato Prabowo Jadi Mimpi Buruk? IHSG Dibuka Anjlok 1,51%

Pidato Prabowo Jadi Mimpi Buruk? IHSG Dibuka Anjlok 1,51%

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Ada 5.400 Pesantren di Jateng, Ahmad Luthfi Perkuat Dukungan untuk Santri dan Guru Agama

Ada 5.400 Pesantren di Jateng, Ahmad Luthfi Perkuat Dukungan untuk Santri dan Guru Agama

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Konsumen Negara ini Rela Tunda Beli Mobil Demi Menunggu Mobil Listrik China

Konsumen Negara ini Rela Tunda Beli Mobil Demi Menunggu Mobil Listrik China

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Hercules Sentil Keras Menteri Ara Soal Lahan Tanah Abang: Jangan Pakai Otak Nakalmu Dulu!

Hercules Sentil Keras Menteri Ara Soal Lahan Tanah Abang: Jangan Pakai Otak Nakalmu Dulu!

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:08 WIB

Indonesia dan Singapura Luncurkan Project NUSA dan Korika Demi Kedaulatan AI

Indonesia dan Singapura Luncurkan Project NUSA dan Korika Demi Kedaulatan AI

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Perlu Kesabaran, Ini Cara Paling Ampuh Minta Maaf ke Zodiak Taurus yang Keras Kepala

Perlu Kesabaran, Ini Cara Paling Ampuh Minta Maaf ke Zodiak Taurus yang Keras Kepala

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Jalur 'Neraka' Gowa Kini Mulus, Punya Jalur Khusus Pesepeda dan Pejalan Kaki

Jalur 'Neraka' Gowa Kini Mulus, Punya Jalur Khusus Pesepeda dan Pejalan Kaki

Sulsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Izin 6 Perusahaan Hutan Dibekukan Imbas Karhutla, Ada Jejak Haji Isam hingga Bisnis Sawit Singapura

Izin 6 Perusahaan Hutan Dibekukan Imbas Karhutla, Ada Jejak Haji Isam hingga Bisnis Sawit Singapura

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Hingga Tahun 2027, Beli Rumah dan Mobil Bisa Tanpa DP

Hingga Tahun 2027, Beli Rumah dan Mobil Bisa Tanpa DP

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:46 WIB

×