Menteri ESDM Minta Pegawai Prioritaskan Rakyat Dibanding Pengusaha

Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:15 WIB
Menteri ESDM Minta Pegawai Prioritaskan Rakyat Dibanding Pengusaha
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memerintahkan jajarannya mengutamakan kepentingan rakyat saat Upacara Hari Jadi Pertambangan di Jakarta.
  • Pemerintah menolak sebagian pengajuan RKAB perusahaan besar demi melindungi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah lokal.
  • Pemerintah menargetkan seluruh rumah tangga di Indonesia dapat menikmati aliran listrik secara merata pada tahun 2029.

Suara.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memerintahkan seluruh jajaran Kementerian ESDM untuk mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pihak luar.

Perintah tegas tersebut disampaikan Bahlil saat memimpin Upacara Hari Jadi Pertambangan dan Energi Ke-81 di Jakarta.

"Ketika kalian dihadapkan memilih antara orang yang mengatur kekuasaan dengan cara yang tidak benar dan dihadapkan dengan memilih kepentingan rakyat, saya perintahkan untuk memilih kepentingan rakyat," ujar Bahlil dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, dikutip Sabtu (24/10/2026).

Bahlil menegaskan bahwa sektor tambang dan energi merupakan amanat konstitusi Pasal 33 UUD 1945 untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Salah satu bentuk keberpihakan tersebut terlihat dalam penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya pertambangan.

"Saya tahu banyak perusahaan besar yang memprotes karena RKAB-nya sebagian tidak kita berikan sesuai dengan keinginannya. Tetapi kalau kita memenuhi semua keinginannya, bagaimana urusan UMKM? Mereka siapa yang mengurus?" ujarnya dengan nada tanya.

Ia mengimbau jajaran Direktorat Jenderal Mineral dan Batu bara agar tidak terpengaruh oleh praktik pengusaha yang melanggar hukum. Pelaku usaha wajib mematuhi kewajiban pemenuhan kebutuhan dalam negeri, reklamasi pascatambang, hingga keselamatan kerja.

Di sektor kelistrikan, Bahlil menyoroti masih ada sekitar 11 ribu desa dan dusun yang belum teraliri listrik meski rasio elektrifikasi nasional sudah mencapai 99,85 persen. Pemerintah menargetkan seluruh rumah tangga di Indonesia teraliri listrik secara merata pada 2029.

Bahlil mengapresiasi kinerja jajarannya karena keluhan birokrasi mulai berkurang, serta mengajak seluruh pegawai bekerja jujur demi menjaga kemandirian energi nasional.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kilang Balikpapan Hampir Rampung, Impor Bensin RI Berpotensi Turun Separuh

Kilang Balikpapan Hampir Rampung, Impor Bensin RI Berpotensi Turun Separuh

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:48 WIB

Pengguna Pertamax Beralih, Kuota BBM Pertalite Jebol

Pengguna Pertamax Beralih, Kuota BBM Pertalite Jebol

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:22 WIB

Gantikan Impor Bensin, Bahlil Beberkan Persiapan Mandatori Etanol E10 hingga E50

Gantikan Impor Bensin, Bahlil Beberkan Persiapan Mandatori Etanol E10 hingga E50

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Terkini

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Baterai Samsung Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra Terungkap, Kapasitas Makin Besar

Baterai Samsung Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra Terungkap, Kapasitas Makin Besar

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Bapak Paling Jujur: Sindiran Tajam untuk Budaya Politik Pencitraan di Indonesia

Bapak Paling Jujur: Sindiran Tajam untuk Budaya Politik Pencitraan di Indonesia

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Bahasa Indonesia Era Gen Z: Bertahan, Berubah, atau Kehilangan Identitas?

Bahasa Indonesia Era Gen Z: Bertahan, Berubah, atau Kehilangan Identitas?

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:50 WIB

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Sumut | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang

Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Menurut Primbon Jawa vs Penjelasan Medis Tinnitus

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Menurut Primbon Jawa vs Penjelasan Medis Tinnitus

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:25 WIB

×