Klub Arab Saudi Al Nassr tengah dihadapkan masalah baru. Klub kaya yang membayar Cristiano Ronaldo sebesar 200 juta euro per tahun atau setara Rp3,3 triliun bakal mendapat sanksi dari FIFA.
Menariknya, sanksi dari FIFA ini akibat dugaan Al Nassr memiliki utang. Utang itu muncul dari proses transfer pemain yang dilakukan Al Nassr dalam waktu ke belakang.
Dikutip dari laporan Marca, Al Nassr terancam gagal mendatangkan Marcelo Brozovic lantaran klub Arab ini tersandung utang transfer yang melibatkan klub Liga Inggris, Leicester City.
Pada 2018, Al Nassr mendatangkan pemain Leicester City, Ahmed Musa. Saat itu, Al Nassr sepakat dengan harga 15 juta euro plus bonus untuk dapatkan jasa Musa.
Namun, sampai saat ini bonus yang tertuang dalam kontrak itu yakni sebesar 460ribu euro plus bungaa ternyata belum dibayarkan kepada Leicester City.
Pada Oktober 2021, sebelum Al Nassr menggila di bursa transfer musim ini sempat mendapat surat dari Leicester City perihal penagihan bonus namun pihak klub mengabaikannya.
Jika terbukti bersalah, Al Nassr besar kemungkinan bakal mendapat larangan transfer di dari liga lokal dan pemain luar Arab Saudi. Sanksi itu bisa saja didapatkan Al Nassr sampai musim panas 2024.
Hukuman baru akan dicabut jika Al Nassr membayar bonus kepada pihak Leicester City.
Baca Juga: Sampai Kapan Cristiano Ronaldo Kumpul Kebo dengan Georgina Rodriguez?