blitz

Kualitas Udara di Jakarta Memburuk, Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Siapkan Tiga Langkah Strategis

Blitz Suara.Com
Sabtu, 12 Agustus 2023 | 20:04 WIB
Kualitas Udara di Jakarta Memburuk, Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Siapkan Tiga Langkah Strategis
aplikasi cek polusi udara (Freepik)

Akhir-akhir kualitas udara di DKI Jakarta tengah jadi sorotan. Kualitas udara di Jakarta memburuk akhir-akhir ini. 

Viral di laman sosial media bagaiaman kondisi udara di Jakarta seperti berkabut karena dipenuhi dengan polusi. 

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto, salah satu penyebab kualitas udara memburuk akhir-akhir ini lantaran musim kemarau. 

"Memang Juli hingga September biasanya musim kemarau sedang tinggi-tingginya. Sehingga berakibat pada kualitas udara menjadi kurang baik," kata Asep. 

Pihak Dinas Lingkungan Hidup Jakarta pun menyiapkan tiga langkah strategis untuk menekan kendalikan polusi udara ini. 

Pertama, pihak Dinas Lingkungan Hidup Jakarta akan siapkan regulasi dan kebijakan. Selanjutnya, pengurangan emisi pencemaran udara salah satunya dengan menggencarkan uji emisi dan penggunaan transportasi umum.

Ketiga, pihak Dinas Lingkungan Hidup memberikan imbauan agar warga mengecek kondisi kualitas udara sebelum beraktivitas di luar melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), atau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU).

Sementara itu, Plt Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ardhasena Sopaheluwakan menerangkan soal memburuknya udara di Jakarta disebabkan siklus harian yang memengaruhi tingkat polusi udara di Jakarta.

Polusi pekat secara visual disebutnya jadi lebih terlihat pada musim kemarau, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta. Menurutnya, siklus kualitas udara seperti ini telah terjadi sejak lama.

Baca Juga: Bharada E Hirup Udara Bebas, Masih Ingat dengan Mbak-mbak LPSK yang Viral, Bagaimana Kabarnya Saat Ini?

"Perlu dicermati bahwa kondisi kualitas udara itu ada siklus hariannya. Pada saat lepas malam hari hingga dini dan hari cenderung lebih tinggi dari pada siang hingga sore," ujar Ardhasena dalam konferensi pers di kantor KLHK, Jakarta Timur. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI