Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Kamis, 05 Februari 2026 | 09:02 WIB
Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026). [Dok. Biro Pers Istana]
baca 10 detik
  • Keanggotaan Indonesia di BoP bersifat tidak tetap dan dapat ditarik sewaktu-waktu.
  • Dana USD 1 miliar bersifat sukarela dan diperuntukkan bagi rekonstruksi warga Gaza.
  • Diplomasi era Prabowo fokus pada capaian konkret seperti BRICS dan perdamaian Palestina.

Suara.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan klarifikasi terkait keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace atau BoP. Hal ini menjadi salah satu poin utama dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan para mantan menteri luar negeri, tokoh politik, serta akademisi di Istana Merdeka.

Melalui keterangan tertulis, Teddy menjelaskan bahwa keanggotaan Indonesia dalam forum tersebut bersifat tidak tetap. Indonesia memiliki kedaulatan penuh untuk menarik diri sewaktu-waktu jika diperlukan.

Teddy juga meluruskan isu mengenai dana sebesar USD 1 miliar yang dikaitkan dengan keanggotaan BoP. Ia menegaskan bahwa dana tersebut bukan iuran keanggotaan, melainkan bantuan kemanusiaan.

"Mengenai biaya USD 1 miliar tersebut diperuntukkan bagi dana rekonstruksi Gaza dan sifatnya tidak wajib," ujar Teddy, Rabu (4/2/2026).

Saat ini, Indonesia resmi bergabung bersama tujuh negara besar berpenduduk mayoritas Muslim lainnya, yakni Arab Saudi, Turki, Mesir, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Pakistan. Teddy menjelaskan mekanisme keanggotaan yang didasarkan pada kontribusi finansial.

“Negara anggota diperbolehkan membayar atau tidak. Jika membayar, akan menjadi anggota tetap. Namun, jika tidak membayar, keanggotaan berlangsung selama tiga tahun. Saat ini, Indonesia belum melakukan pembayaran,” jelasnya.

Teddy menekankan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam BoP adalah langkah konkret untuk terlibat langsung dalam upaya menghentikan peperangan di Palestina, bukan sekadar partisipasi formal dalam pertemuan atau diskusi.

Selain isu BoP, dalam pertemuan selama tiga jam tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa diplomasi luar negeri Indonesia selalu mengutamakan pencapaian konkret. Teddy menyebutkan beberapa capaian strategis dalam satu tahun terakhir, termasuk bergabungnya Indonesia ke dalam BRICS.

“Indonesia telah bergabung dengan BRICS yang beranggotakan kekuatan ekonomi dunia seperti Brasil, Rusia, Tiongkok, dan India,” kata Teddy.

baca juga

Capaian strategis lainnya meliputi penetapan tarif dagang nol persen di 27 negara Uni Eropa serta kesepakatan pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi. Teddy juga menyoroti peran Indonesia dalam perjanjian perdamaian Palestina yang diinisiasi Amerika Serikat.

“Indonesia mencatat sejarah dengan menandatangani perjanjian perdamaian Palestina. Pascapenandatanganan tersebut, jumlah konflik dan korban dilaporkan berkurang secara signifikan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?

Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00 WIB

Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka

Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 21:32 WIB

FPI Khawatirkan dan Pertanyakan Iuran Board of Peace

FPI Khawatirkan dan Pertanyakan Iuran Board of Peace

Video | Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:52 WIB

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:50 WIB

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:39 WIB

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:33 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:32 WIB

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 17:25 WIB

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:20 WIB

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:05 WIB

Tampil Gagah ala Harley-Davidson, Motor Cruiser Yamaha V Star 250 Dibanderol Cuma Rp80 Jutaan

Tampil Gagah ala Harley-Davidson, Motor Cruiser Yamaha V Star 250 Dibanderol Cuma Rp80 Jutaan

Otomotif | Minggu, 20 September 2026 | 17:03 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih, Indonesia Bidik 7,5 GW pada 2034

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 17:00 WIB

×