Piala Dunia Gunakan Teknologi Garis Gawang

Syaiful Rachman

Kamis, 12 Juni 2014 | 19:10 WIB
Piala Dunia Gunakan Teknologi Garis Gawang
Ilustrasi [Shutterstock]

Suara.com - Piala Dunia Brasil akan menjadi Piala Dunia pertama yang menggunakan teknologi garis gawang. Perusahaan penyedia teknologi tersebut menjaminnya sebagai sistem yang 100 persen akurat dan anti retas.

GoalControl selaku perusahaan penyedia teknologi garis gawang tersebut, menguji ulang teknologi itu pada April lalu di Stadion Maracana, Rio De Janeiro, tempat akan dilangsungkannya babak final Piala Dunia.

"Teknologi ini 100 persen akurat. Sistem ini akan bekerja," kata direktur pelaksana GoalControl, Dirk Broichhausen, saat presentasi di Maracana, belum lama ini.

Penggunaan teknologi garis gawang tersebut merupakan kabar baik bagi sejumlah pemain, tidak terkecuali Frank Lampard. Lampard pernah merasakan pahitnya mendapat putusan yang tidak adil saat menghadapi Jerman. Di Piala Dunia 2010, gol lampard dianulir. Padahal melalui rekaman pertandingan, bola  jelas telah melewati garis gawang.

FIFA memberikan kontrak kepada perusahaan Jerman tersebut 16 bulan lalu. Sebanyak 14 kamera berkecepatan tinggi akan dipasang pada masing-masing 12 stadion Piala Dunia untuk mendeteksi apakah bola melintas garis gawang atau tidak.

Presiden dari GoalControl, Bjoern Lindner, menjelaskan bahwa setiap gawang akan disorot oleh tujuh kamera yang mampu mengambil gambar 500 frame per detik, dan mengirim sinyal "Goal" kepada wasit jika kamera mendeteksi bola melintas garis gawang.

Kamera-kamera yang dilengkapi dengan sensor teknologi paling mutakhir dipasang pada bagian catwalk di sekeliling stadion. Mereka mengukur posisi bola setiap dua milidetik dengan tingkat akurasi mencapai 0,5cm (0,2 inci).

Data dari kamera tersebut dikirimkan melalui sistem yang terenkripsi dan tidak bisa diretas, kata Broichhausen.

"Sistem tersebut offline... tidak mungkin bisa dimanipulasi. Kami telah melakukan banyak uji internal dan eksternal, saya kira lebih dari 10.000 pengambilan gambar," jelasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belanda Wajib Hindari Brasil

Belanda Wajib Hindari Brasil

Bola | Kamis, 12 Juni 2014 | 18:15 WIB

Jelang Hadapi Kroasia, Neymar 'Digeber' Latihan Tendangan Bebas

Jelang Hadapi Kroasia, Neymar 'Digeber' Latihan Tendangan Bebas

Video | Kamis, 12 Juni 2014 | 18:07 WIB

Akun Twitter Ini Ungkap Kebobrokan Persiapan Piala Dunia Brasil

Akun Twitter Ini Ungkap Kebobrokan Persiapan Piala Dunia Brasil

Bola | Kamis, 12 Juni 2014 | 16:53 WIB

Terkini

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

×