Sidang Banding Suarez Digelar

Syaiful Rachman

Jum'at, 08 Agustus 2014 | 16:30 WIB
Sidang Banding Suarez Digelar
Pemain Uruguay Luis Suarez menghadiri sidang Banding di Pengadilan Arbitrase Olahraga (8/8) [Reuters/Denis Balibouse]

Suara.com - Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), Jum'at (8/8/2014), menggelar sidang banding perdana atas kasus yang melibatkan pemain tim nasional Uruguay, Luis Suarez. Suarez mengajukan banding atas hukuman yang dijatuhkan FIFA kepadanya terkait aksi gigit yang terjadi di pertandingan Piala Dunia.

Dengan diantar sebuah taksi, Suarez tiba di markas CAS di Lausanne, Swiss. Di kepung awak media saat hendak memasuki gedung, Suarez menolak berkomentar kepada media.

Sidang banding perdana itu sendiri berlangsung tertutup. Pejabat CAS mengatakan, pengadilan akan mempelajari kasus tersebut terlebih dulu sebelum mengambil keputusan.

"Keputusan final akan diambil dalam beberapa hari mendatang," bunyi sebuah pernyataan yang dikeluarkan CAS.

Suarez sebelumnya telah mengajukan banding ke Komite Disiplin FIFA. Namun Suarez kalah dalam banding tersebut.

Gagal di Komite Disiplin FIFA, Suarez pun kini membawa kasusnya ke Pengadilan Arbitrase Olahraga atas hukuman FIFA yang dinilai terlalu berat.

Salah satu hukuman yang dijatuhkan FIFA membuat pemain yang baru saja bergabung dengan Barcelona tidak bisa memperkuat klub barunya hingga akhir Oktober mendatang.

Aksi gigit Suarez di ajang Piala Dunia beberapa waktu lalu itu terjadi di menit 79 saat Uruguay berhadapan dengan Italia dalam laga penentuan yang berlangsung Selasa (24/6/2014). Akibat ulahnya tersebut Suarez dijatuhi hukuman sembilan kali larangan tampil di pertandingan internasional bersama La Celeste dan hukuman empat bulan tidak boleh terlibat dalam kegiatan yang berbau sepak bola. Selain hukuman larangan bermain, pemain 27 tahun juga dijatuhi denda lebih dari Rp1,3 miliar.

Aksi gigit pemain lawan yang dilakukan Suarez dalam pertandingan bukanlah hal baru. Pemain 27 tahun sebelumnya telah dua kali mendapat hukuman larangan bermain karena melakukan hal serupa. Sebelum Chiellini, mantan punggawa PSV Otman Bakkal dan pemain Chelsea Branislav Ivanovic pernah merasakan perihnya gigitan pemain 27 tahun itu. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Ada Klausul "Gigit" dalam Kontrak Suarez

Tak Ada Klausul "Gigit" dalam Kontrak Suarez

Bola | Rabu, 06 Agustus 2014 | 17:00 WIB

Uruguay Jalani Tur Asia Tanpa Suarez

Uruguay Jalani Tur Asia Tanpa Suarez

Bola | Rabu, 06 Agustus 2014 | 12:30 WIB

Hengkang ke Barca, Gerrard Sempat Larang Suarez Pilih Arsenal

Hengkang ke Barca, Gerrard Sempat Larang Suarez Pilih Arsenal

Bola | Jum'at, 01 Agustus 2014 | 02:00 WIB

Terkini

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 18:05 WIB

×