alexametrics

Timnas U-19 Bersiap Jajal Cina dan Thailand di Turnamen Segitiga

Bangun Santoso | Adie Prasetyo Nugraha
Timnas U-19 Bersiap Jajal Cina dan Thailand di Turnamen Segitiga
Sejumlah pesepak bola timnas Indonesia U-19 menyapa suporter seusai bertanding melawan timnas Jepang U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (25/3). Timnas Indonesia U-19 kalah dari timnas U-19 Jepang dengan skor akhir 1-4. ANTARA

Turnamen segitiga itu menjadi persiapan Timnas U-19 menjelang Piala Asia

Suara.com - Timnas Indonesia U-19 akan menggelar uji coba bertajuk turnamen segitiga pada tanggal 21, 23 dan 25 September 2018. Lawan yang bakal dihadapi Garuda Nusantara adalah Cina dan Thailand.

Rencananya, turnamen tersebut akan digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor. Uji coba ini merupakan bagian dari persiapan skuat asuhan Indra Sjafri jelang bergulirnya Piala Asia U-19 pada 18 Oktober hingga 4 November 2018.

"Untuk U-19 paling dekat itu turnamen segitiga, peserta ada Indonesia, Cina dan Thailand main di Pakansari," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ratu Tisha Destria.

"Tanggal 21 September Cina vs Thailand, lalu Indonesia main tanggal 23 September lawan Thailand. Kemudian kita menghadapi Cina 25 September," ujar Tisha.

Baca Juga: Berebut Suara Milenial, Siapa Unggul?

Tidak hanya melawan Cina dan Thailand, Egy Maulana Vikri Cs juga akan melawan Arab Saudi pada 9 Oktober mendatang. Namun, untuk pertandingan melawan Arab Saudi, PSSI masih belum menentukan venue pertandingan.

Sebagaimana diketahui, untuk Piala Asia U-19 nanti Indonesia akan menjadi tuan rumah. Saat ini PSSI tengah melakukan persiapan jelang bergulirnya ajang tersebut.

Sebagai tuan rumah, Timnas U-19 tergabung di Grup A yang diisi Uni Emirat Arab, Qatar dan Taiwan.

"Posisinya saat ini Piala Asia U-19 kepanitiaan sedang dipersipkan. AFC saat ini sedang ada kunjungan intens ke PSSI untuk cek venue, hotel, dan persiapan lainnya," imbuh Tisha.

Baca Juga: Selain Myanmar, Timnas Indonesia Lakoni Uji Coba Lawan Hong Kong