Masih Nyaman Menganggur, Mourinho Akui Telah Tolak 3 Tawaran Melatih

Rully Fauzi
Masih Nyaman Menganggur, Mourinho Akui Telah Tolak 3 Tawaran Melatih
Mantan manajer Manchester United, Jose Mourinho. [AFP]

Mourinho kini masih menganggur usai dipecat Manchester United pada 18 Desember 2018 lalu.

Suara.com - Entah belum menemukan pelabuhan baru yang cocok atau masih nyaman menganggur, yang pasti mantan manajer Manchester United, Jose Mourinho mengaku telah menolak tiga tawaran untuk melatih. Meski demikian, Mourinho tak mengungkap dari mana saja tawaran tersebut, entah dari klub ataupun tim nasional. 

Mourinho mengaku senang meski sudah tiga pekan menganggur. Pelatih berpaspor Portugal itu pun menegaskan bahwa pekerjaan berikutnya harus membuatnya merasa tertantang.

Seperti diketahui, Mourinho dipecat Man United dari jabatannya sebagai pelatih kepala klub pada 18 Desember 2018, lantaran performa buruk Paul Pogba dan kawan-kawan sejak awal musim 2018/2019 ini.

Sebagai pengganti Mourinho, Man United pun menunjuk sosok Ole Gunnar Solskjaer sebagai caretaker. Dan semenjak dibesut pria asal Norwegia itu, performa Man United pun meroket tajam. Setan Merah sukses meraih tujuh kemenangan beruntun di semua kompetisi, di mana yang teranyar adalah menekuk Brighton & Hove Albion 2-1 di Old Trafford pada lanjutan Liga Inggrs 2018/2019 akhir pekan lalu.

Beberapa hari lalu, Mourinho sudah menyatakan hasratnya untuk kembali melatih, dengan menyebut jika pelatih berusia 55 tahun itu masih terlalu muda jika harus pensiun dari dunia kepelatihan sekarang.

Meski begitu, Mourinho menekankan jika pekerjaan barunya nanti harus membuatnya senang untuk menghadapi tantangan.

"Saya bahagia dengan tiga minggu ini (sejak dipecat Man United), saya senang dengan pengalaman ini (menjadi pandit) dan saya akan memiliki pengalaman lain yang normalnya tidak saya miliki sebelumnya ketika aktif sebagai manajer," ucap Mourinho saat diundang stasiun televisi olahraga yang berbasis di Qatar, beIN Sports untuk menjadi pandit Liga Inggris 2018/2019 pekan ke-23.

"Namun saya tahu, dan saya yakin bahwa pada akhir Maret nanti saya akan kesulitan untuk bahagia. Saya akan mengalami kebosanan. Saya pikir ini alamiah bagi saya, yang sudah menjalani profesi ini (sebagai) manajer untuk waktu yang lama," celoteh juru taktik asal Portugal tersebut.

"Saya akan menganalisis segala sesuatunya. Saya sudah menolak tiga tawaran pekerjaan karena saya tidak merasa itu adalah hal yang saya inginkan," bebernya.

"Saya akan kalem. Semakin banyak waktu yang saya miliki, semakin baik saya mempersiapkan diri. Pekerjaan berikutnya harus sesuatu yang bisa membuat saya merasa bahagia untuk menyambut tantangan. Dan juga harus jelas terkait struktur klub tersebut, harus ada struktur yang jelas seperti yang saya jelaskan sebelumnya," tegas Mourinho.

"Di klub ada pemilik, direktur eksekutif, direktur olahraga, dan kemudian manajer sebagai sosok paling krusial di klub. Struktur akan membuat mereka mampu mengatasi masalah yang ada di sepakbola modern," paparnya.

"Sebuah klub harus memiliki struktur organisasi yang sangat rapi, sehingga sekali lagi saya bilang; manajer hanya fokus terhadap tugasnya dan tidak harus mengurusi kedisiplinan para pemain," tandas pelatih yang juga pernah membesut Chelsea, Inter Milan, dan Real Madrid itu.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS