Plt Ketua Umum PSSI Diperiksa Satgas Anti Mafia Bola

Rully Fauzi | Yosea Arga Pramudita
Plt Ketua Umum PSSI Diperiksa Satgas Anti Mafia Bola
Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kamis (24/11/2019). [Suara.com / Yosea ARGA]

Joko Driyono penuhi panggilan Satgas Anti Mafia Bola.

Suara.com - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI yang naik menggantikan Edy Rahmayadi, Joko Driyono, memenuhi panggilan Satgas Anti Mafia Bola hari ini, (24/1/2019). Jokdri -sapaan akrabnya- tiba di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sekira pukul 11.00 WIB tadi.

Jokdri datang didampingi oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria. Jokdri sendrii diperiksa Satgas Anti Mafia Bola sebagai saksi terkait laporan mantan manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani soal pengaturan skor di ajang Liga 2 dan Liga 3 2018.

"Saya akan diminta keterangan terkait Priyanto dan Anik. Saya akan membantu proses ini agar bisa selesai secepatnya," ungkap Jokdri di lokasi.

Pemanggilan Jokdri ini memang merupakan tindak lanjut dari pelaporan Lasmi Indaryani. Sebelumnya, polisi telah memeriksa Ratu Tisha Destria dan Bendahara Umum PSSI, Berlinton Siahaan.

Seperti diketahui, Satgas Anti Mafia bola telah menetapkan total 11 orang yang menjadi tersangka kasus pengaturan skor di Liga 2 dan Liga 3 2018 ini, termasuk mantan Ketua Asprov PSSI DIY Dwi Irianto alias Mbah Putih, anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto serta anaknya, Anik Yuni Artika Sari yang merupakan wasit futsal, dan wasit Nurul Safarid.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS