Preview Derby Manchester: Tiga Poin Krusial di Old Trafford

Syaiful Rachman
Preview Derby Manchester: Tiga Poin Krusial di Old Trafford
Pemain Manchester City Raheem Sterling (kiri) berebut bola dengan pemain Manchester United Jesse Lingard dalam laga derby yang berlangsung di Etihad Stadium pada 11 November 2018 [AFP]

Musim mendekati akhir, kemenangan menjadi harga mati bagi Manchester United dan Manchester City.

Suara.com - Derby Manchester akan tersaji di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB. Manchester United akan menjamu rival sekota, Manchester City.

Memiliki target finis di posisi empat besar di akhir musim ini, United yang saat ini tertahan di posisi enam klasemen sementara Liga Inggris wajib mengamankan tiga poin. Namun, mengingat performa City yang tidak terkalahkan di 10 pertandingan terakhirnya di Liga Premier Inggris, mengamankan tiga poin di Old Trafford pastinya tidak akan semudah membalikkan telapak tangan.

Apalagi United saat ini tengah diterjang badai. Sejak meneken kontrak sebagai manajer pada 28 Maret kemarin, Ole Gunnar Solskjaer seakan kehilangan sentuhan.

Berstatus resmi sebagai juru taktik Setan Merah, Solskjaer justru menelan empat kekalahan di kancah domestik dan Eropa. Teranyar akhir pekan kemarin di mana United dibantai Everton dengan empat gol tanpa balas di Goodison Park.

Pemain Manchester City Sergio Aguero (kiri) berebut bola dengan pemain Manchester United John Stones dalam laga derby yang berlangsung di Etihad Stadium pada 11 November 2018 [AFP]
Pemain Manchester City Sergio Aguero (kiri) berebut bola dengan pemain Manchester United John Stones dalam laga derby yang berlangsung di Etihad Stadium pada 11 November 2018 [AFP]

Kegagalan meraih poin dalam beberapa pertandingan tak ayal membuat posisi Solskjaer kian tertekan untuk memenuhi target finis di zona Liga Champions. Mengantongi 64 poin dan menyisakan empat pertandingan, United kini tertinggal dari tiga pesaingnya dalam perebutan dua tiket Liga Champions tersisa (posisi 3 dan 4).

Tottenham Hotspur masih bertahan di posisi tiga dengan 70 poin. Diikuti Chelsea di tempat keempat dengan 67 poin dan Arsenal di tempat kelima dengan 66 poin.

Formasi 4-3-3 kemungkinan besar akan diterapkan Solskjaer dalam laga ini. Selain dituntut mengakhiri tren negatif, Solskjaer pastinya belajar dari kegagalan United di pertemuan pertamanya dengan City musim ini di Etihad Stadium pada 11 November 2018.

Sebagaimana diketahui, dalam laga tersebut MU yang saat ini masih dipimpin Jose Mourinho dibantai 3-1. Dalam pertandingan tersebut United yang bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat lewat umpan-umpan panjang tak mampu menahan gempuran The Citizens.

Pemain Manchester City Ilkay Gundogan menjebol gawang Manchester United dalam laga derby yang berlangsung di Etihad Stadium pada 11 November 2018 [AFP]
Pemain Manchester City Ilkay Gundogan menjebol gawang Manchester United dalam laga derby yang berlangsung di Etihad Stadium pada 11 November 2018 [AFP]

Dengan kata lain, bermain 'parkir bus' tidak akan menguntungkan United dalam menghadapi permainan atraktif City yang diterapkan Josep Guardiola. Pilihan terbaik buat Solskjaer adalah bermain menyerang tanpa rasa ragu dan takut, namun dengan penuh disiplin. Khususnya saat melakukan transisi dari menyerang ke bertahan.

Seperti halnya United, tiga poin dalam laga ini juga sangat krusial bagi Manchester City yang kini tengah berjuang mempertahankan mahkota Liga Premier Inggris.

Tertinggal dua poin dari Liverpool, City saat ini menempati posisi dua klasemen dengan 86 poin. Dengan empat laga tersisa, memetik poin penuh di Old Trafford menjadi harga mati bagi tim besutan Josep Guardiola.

Manajer Manchester City Josep Guardiola berbicara dalam jumpa pers jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium [AFP]
Manajer Manchester City Josep Guardiola berbicara dalam jumpa pers jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium [AFP]

Bagi Guardiola, seperti di pertandingan-pertandingan sebelumnya, formasi 4-3-3 tetap menjadi pilihan untuk laga di Old Trafford. David Silva, Fernandinho dan Bernardo Silva tetap menjadi andalan di lini tengah untuk mengatur tempo dan memanjakan trio Leroy Sane, Sergio Aguero dan Raheem Sterling di lini terdepan.

Sementara di lini belakang Mendy, Laporte, Stones dan Walker diharuskan bisa bergerak cepat untuk menutup ruang gerak para pemain United. Khususnya Marcus Rashford yang memiliki kecepatan di atas rata-rata.

Perkiraan susunan pemain:

Manchester United (4-3-3): De Gea; Young, Smalling, Lindelof, Shaw; Herrera, Matic, Pogba; Lingard, Sanchez, Rashford.
Manajer: Ole Gunnar Solskjaer.

Manchester City (4-3-3): Ederson; Mendy, Laporte, Stones, Walker; David Silva, Fernandinho, Bernardo Silva; Sane, Aguero, Sterling.
Manajer: Josep Guardiola.

Statistik

Lima pertemuan terakhir MU dan City di kancah domestik

11-11-2018 City 3-1 United (EPL)
07-04-2018 City 2-3 United (EPL)
10-12-2017 United 1-2 City (EPL)
28-04-2017 City 0-0 United (EPL)
27-10-2016 United 1-0 City (Piala Liga)

Lima pertandingan terakhir United

03-04-2019 Wolverhampton 2-1 United (EPL)
11-04-2019 United 0-1 Barcelona (UCL)
13-04-2019 United 2-1 West Ham (EPL)
17-04-2019 Barcelona 3-0 United (UCL)
21-04-2019 Everton 4-0 United (EPL)

Lima pertandingan terakhir City

06-04-2019 City 1-0 Brighton (FA Cup)
10-04-2019 Tottenham 1-0 City (UCL)
14-04-2019 Palace 1-3 City (EPL)
18-04-2019 City 4-3 Tottenham (UCL)
20-04-2019 City 1-0 Tottenham (EPL)

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS