Miris, Manajer PSS Sleman U-16 Dikeroyok Oknum Suporter Sendiri

Dany Garjito, Irwan Febri Rialdi

Sabtu, 22 Juni 2019 | 14:53 WIB
Miris, Manajer PSS Sleman U-16 Dikeroyok Oknum Suporter Sendiri
Manajer umum akademi PSS Sleman, Johannes Sugianto, saat study banding ke Bali United. (Suara.com/Irwan Febri Rialdi).

Suara.com - Kejadian tidak terduga menimpa manajer umum akademi PSS Sleman, Johannes Sugianto. Ia dianiaya oleh beberapa oknum suporternya sendiri selepas pertandingan PSS Sleman melawan Bhayangkara FC yang berakhir imbang 1-1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (21/6/2019).

Ironisnya tindak kekerasan ini terjadi di tempat umum dan disaksikan oleh orang banyak, yakni di pinggir lapangan di dekat para pemain dari kedua tim biasa berdiri sebelum memasuki lapangan.

Insiden ini bermula saat Johannes sedang berbicara dengan pengurus PSS lainnya, tiba-tiba didatangi sekitar empat orang yang tidak menggunakan kartu identitas (ID card). Salah satu dari mereka kemudian memukul Johannes hingga terjatuh.

Tidak berhenti di situ, ketika pria yang sempat menjabat sebagai Humas PT PSS tersebut hendak berbicara, pukulan kembali melayang ke telinga. Insiden itu berlangsung cepat dan kemudian dilerai.

Johannes tidak tahu pasti mengapa ia mendapat perlakuan yang tidak sepantasnya dari oknum suporter. Namun, ketika dipukul, ia mendengar jelas jika oknum suporter itu protes karena dirinya menanyakan uang BCS (Brigata Curva Sud) kepada asistennya di tim PSS Sleman U-16.

Manajer PSS Sleman U-16 saat mendapat perawatan di rumah sakit. (Dok. Istimewa).
Manajer PSS Sleman U-16 saat mendapat perawatan di rumah sakit. (Dok. Istimewa).

Terkait dengan 'uang BCS', Johannes pun menjelaskan bila dirinya diminta bantuan oleh manajemen untuk menanyakan hasil penjualan tiket pertandingan saat PSS Sleman vs Arema FC pada laga pembukaan Liga 1. Sebab, manajemen belum menerima laporan dari hasil penjualan tiket yang dikelola oleh BCS.

"Hal yang wajar bila manajemen menanyakan karena belum ada laporan pertanggungjawaban. Berhubung saya dekat dengan beberapa teman di BCS, salah satunya asisten manajer tim U-16, saya pun meminta tolong melalui dia untuk menanyakannya. Mereka yang mengelola pun bisa menjelaskannya kenapa belum masuk laporannya," ujar Johannes.

Lebih lanjut, ia juga heran mengapa oknum suporter yang tidak memiliki kartu identitas (ID card) bisa bebas masuk ke daerah terlarang. Bahkan, wartawan saja tidak diizinkan untuk memasuki daerah tersebut.

"Heran saja kenapa mereka bisa bebas masuk. Padahal, petugas yang menjaga pintu sangat ketat. Wartawan yang punya ID card saja tidak boleh masuk," tuturnya menambahkan.

baca juga

Johannes telah melaporkan insiden ini ke Polda DI Yogyakarta. Ia juga sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Setelah melakukan pemeriksaan, ia mengaku masih merasakan pusing dan mengalami keretakan kecil di tulang rusuk.

"Saya masih merasakan sakit di bagian tulang rusuk dan telinga. Kepala masih terasa pusing dan pundak terasa kaku. Dari pemeriksaan, dokter mengatakan ada tulang rusuk yang retak meski sedikit. Jadi saya akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut," kata Johannes.

Akibat dikeroyok oknum suporternya sendiri, Johannes kini tidak bisa mendampingi PSS Sleman U-16 dan U-18 yang akan bertanding menghadapi Persija Jakarta, pada 22 dan 23 Juni 2019.

Sementara itu, CEO PT Putra Sleman Sembada (PSS), Viola Kurniawati, mengungkapkan kekecewaan atas insiden tidak pantas yang diterima oleh Johannes. Ia mendukung penuh agar kasus ini diselesaikan oleh pihak yang berwajib.

"Insiden sungguh disesalkan. Ini kejadian yang memalukan. Apalagi pak Johannes adalah orang tua. Mengapa ada orang-orang yang melakukan pengeroyokan terhadap orang tua. Mereka sama sekali tidak menghormati orang tua," kata Viola.

"Kami mendukung bila kasus ini diserahkan kepada pihak yang berwajib. Ini harus diproses secara hukum. Saya juga harus melindungi rekan-rekan yang bekerja di klub ini," tegas mantan media officer Persija Jakara itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Benturan Kepala, Begini Kondisi Terbaru Dua Pemain Bhayangkara FC

Alami Benturan Kepala, Begini Kondisi Terbaru Dua Pemain Bhayangkara FC

Bola | Sabtu, 22 Juni 2019 | 13:41 WIB

Efek Benturan, Kapten Bhayangkara FC Terima 10 Jahitan di Kepala

Efek Benturan, Kapten Bhayangkara FC Terima 10 Jahitan di Kepala

Bola | Sabtu, 22 Juni 2019 | 14:28 WIB

Gagal Menang dari PSS Sleman, Ini Alasan Pelatih Bhayangkara FC

Gagal Menang dari PSS Sleman, Ini Alasan Pelatih Bhayangkara FC

Bola | Jum'at, 21 Juni 2019 | 19:40 WIB

Selamat dari Kekalahan, Pelatih PSS Sleman Tetap Tak Puas

Selamat dari Kekalahan, Pelatih PSS Sleman Tetap Tak Puas

Bola | Jum'at, 21 Juni 2019 | 18:59 WIB

PSS Sleman vs Bhayangkara FC Berakhir Sama Kuat di Stadion Maguwoharjo

PSS Sleman vs Bhayangkara FC Berakhir Sama Kuat di Stadion Maguwoharjo

Bola | Jum'at, 21 Juni 2019 | 18:15 WIB

Terkini

Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Viralkan Nyanyian 1 Persen

Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Viralkan Nyanyian 1 Persen

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:25 WIB

Steve Clarke Resmi Mundur usai Skotlandia Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Steve Clarke Resmi Mundur usai Skotlandia Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:21 WIB

Untuk Pertama Kali Sejak 20 Tahun Lalu, Lionel Messi Harus Rasakan Hal Ini

Untuk Pertama Kali Sejak 20 Tahun Lalu, Lionel Messi Harus Rasakan Hal Ini

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:15 WIB

Tua-tua Keladi! Luka Modric Cetak Rekor Fenomenal di Piala Dunia

Tua-tua Keladi! Luka Modric Cetak Rekor Fenomenal di Piala Dunia

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:10 WIB

Neymar Hamburkan Rp17 Miliar di Piala Dunia 2026, Beli Jam Mewah di New York

Neymar Hamburkan Rp17 Miliar di Piala Dunia 2026, Beli Jam Mewah di New York

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:06 WIB

Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!

Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:46 WIB

Tak Mampu Cetak Gol, Portugal Gagal Menang Cristiano Ronaldo Ucap Dua Kata

Tak Mampu Cetak Gol, Portugal Gagal Menang Cristiano Ronaldo Ucap Dua Kata

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:38 WIB

Comeback Dramatis Kongo Kalahkan Uzbekistan 3-1 dan Cetak Sejarah Lolos Fase Gugur

Comeback Dramatis Kongo Kalahkan Uzbekistan 3-1 dan Cetak Sejarah Lolos Fase Gugur

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:35 WIB

Cristiano Ronaldo Dkk Mandul Lawan Kolombia, Begini Penjelasan Berani Roberto Martnez

Cristiano Ronaldo Dkk Mandul Lawan Kolombia, Begini Penjelasan Berani Roberto Martnez

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:28 WIB

Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri

Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:21 WIB

×