Alasan Witan Sulaeman dan Sutanto Tan Gabung PSIM Yogyakarta

Galih Priatmojo, Irwan Febri Rialdi

Senin, 19 Agustus 2019 | 12:30 WIB
Alasan Witan Sulaeman dan Sutanto Tan Gabung PSIM Yogyakarta
Nugroho Fatchur Rochman, Sutanto Tan, dan Witan Sulaeman, saat diperkenalkan sebagai pemain anyar PSIM Yogyakarta, Minggu (18/8/2019). (Suara.com/Irwan Febri Rialdi).

Suara.com - Witan Sulaeman dan Sutanto Tan resmi bergabung klub Liga 2 2019, PSIM Yogyakarta. Keduanya telah diperkenalkan secara resmi bersama lima pemain anyar lainnya di Wisma Soeratin, Yogyakarta, Minggu (18/8/2019).

Witan merupakan wonderkid Timnas Indonesia U-23 yang diboyong langsung dari Diklat Ragunan. Dirinya masih sangat muda karena belum genap berusia 18 tahun.

Keputusan pemain asal Palu itu pun tak sedikit membuat publik penasaran, mengingat Witan sebenarnya banyak diincar klub Liga 1. Ia juga digosipkan akan merumput bersama klub Eropa. Namun, ia memiliki pertimbangan tersendiri mengapa bergabung PSIM.

"Saya sempat sulit bernegosiasi dengan klub, karena saya tidak punya waktu lama di Indonesia. Januari mendatang saya sudah harus di klub Eropa. Saya pribadi berterima kasih kepada PSIM Yogyakarta," ungkap Witan Sulaeman.

"Dengan kepercayaan ini, saya ingin memberikan yang terbaik untuk PSIM Yogyakarta. Saya bertekad memaksimalkan menit bermain di PSIM dan membawa tim ini promosi ke Liga 1. PSIM salah satu tim besar di Indonesia dan punya suporter fanatik, itu satu di antara pertimbangannya," imbuhnya.

Sementara Sutanto Tan, ia didatangkan PSIM dari Bali United. Gelandang serang yang pernah bermain di Liga Singapura itu pun mengaku Aji Santoso sebagai pertimbangan dirinya gabung Laskar Mataram.

Aji Santoso sendiri memang bukan sosok asing bagi Sutanto Tan. Mantan pemain Persija Jakarta itu pernah menjadi anak asuh Aji Santoso ketika berseragam Timnas Indonesia U-23 pada 2015 silam.

"Pertama karena coach Aji Santoso yang meminta gabung ke PSIM dan saya bersedia. Kemudian tim ini punya keseriusan dan semoga bisa tercapai," ucap Sutanto Tan.

Selain Witan dan Sutanto Tan, PSIM juga berhasil mendatangkan lima pemain lainnya yang berasal dari klub Liga 1 2019. Mereka adalah Nugroho Fatchur Rochman (Persija Jakarta), Ahmad Mahrus Bachtiar (Barito Putera), Syaiful Indra Cahya (Semen Padang), Saldy Amiruddin (PSM Makassar), dan Hendra Wijaya (PSM Makassar).

baca juga

Sebagai gantinya, PSIM juga melepas 11 pemain yang telah berjuang bersama Laskar Mataram di putaran pertama. Salah satu di antara nama yang dicoret adalah gelandang naturalisasi, Raphael Maitimo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Gabung Klub Liga 2, Witan Sulaiman Dapat Doa dari Masyarakat Palu

Resmi Gabung Klub Liga 2, Witan Sulaiman Dapat Doa dari Masyarakat Palu

Bola | Minggu, 18 Agustus 2019 | 12:26 WIB

Jurnalis Diamuk Suporter Bola, Rekaman Dirampas, Jidat Benjol Dihajar Helm

Jurnalis Diamuk Suporter Bola, Rekaman Dirampas, Jidat Benjol Dihajar Helm

Jawa Tengah | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 09:05 WIB

VIDEO: Kemerdekaan Challenge, Ngetes Wawasan Kebangsaan Bintang PSIM Jogja

VIDEO: Kemerdekaan Challenge, Ngetes Wawasan Kebangsaan Bintang PSIM Jogja

Bola | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 10:57 WIB

Sebut Wasit Diancam Pistol, Komdis PSSI Panggil Pelatih PSMS Medan

Sebut Wasit Diancam Pistol, Komdis PSSI Panggil Pelatih PSMS Medan

Bola | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 10:28 WIB

Jelang Derbi Mataram, Presiden Pasoepati Sampaikan Imbauan

Jelang Derbi Mataram, Presiden Pasoepati Sampaikan Imbauan

Bola | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 11:00 WIB

Menang di Stadion Baru, Ini Kata Aji Santoso

Menang di Stadion Baru, Ini Kata Aji Santoso

Bola | Kamis, 08 Agustus 2019 | 21:14 WIB

Terkini

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

×