Soal Pemanggilan Guendouzi ke Timnas Prancis, Begini Kata Emery

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Soal Pemanggilan Guendouzi ke Timnas Prancis, Begini Kata Emery
Manajer Arsenal, Unai Emery, bersama striker Alexandre Lacazette. (Dok. Arsenal).

Gelandang 20 tahun ini disebut menjadi role model pemain muda Arsenal yang bermain di tim utama klub.

Suara.com - Pelatih Arsenal, Unai Emery menyanjung prestasi salah seorang anak asuhnya, Matteo Guendouzi yang berhasil dipanggil untuk memperkuat Timnas Prancis di Kualifikasi Piala Eropa 2020. Menurutnya pemain 20 tahun tersebut bisa menjadi contoh pemain muda lain yang saat ini tengah membela Meriam London.

Guendouzi menunjukkan performa terbaiknya saat dipercaya Emery di Liga Primer Inggris 2019/20 menghadapi Tottenham Hotspur. Meriam London sukses menahan imbang tim tamu dengan skor 2-2. Dinilai sukses menunjukkan performanya bersama klub, eks pemain Lorient FC ini mendapat kesempatan mengawal Timnas Prancis.

Dikutip dari Mirror, Emery mengungkapkan jika pemanggilan perdana Guendouzi sebagai pemain Timnas senior menjadi salah satu inspirasi bagi pemain muda yang ada di Arsenal. Joe Willock, Reiss Nelson dan Emile Smith Rowe perlu belajar dari sosok Guendouzi.

"Matteo adalah contoh pemain yang sangat baik, bagaimana dia berkembang saat di usianya yang masih muda. Adanya pemain muda di sini (Asrsenal) dapat memberika motivasi untuk mereka," ungkapnya.

"Dia memulai kariernya musim lalu, di awal keberadaannya banyak keraguan terkait adaptasinya di sini saat didatangkan dari Lorient di divisi kedua sepak bola Prancis," jelasnya.

Gelandang Arsenal Matteo Guendouzi (kiri) berebut bola dengan pemain Manchester City Raheem Sterling di Emirates Stadium. Glyn KIRK / AFP
Gelandang Arsenal Matteo Guendouzi (kiri) berebut bola dengan pemain Manchester City Raheem Sterling di Emirates Stadium. Glyn KIRK / AFP

"Ia masih sangat muda, tapi ambisi dan cara adaptasinya dilalui dengan cepat. Tentu dengan kualitasnya dia sangat baik bagi kami. Dia memulai bermain dan berlatih bersama kami. Peningkatannya cukup luar biasa."

"Bagi dia dan kami ini adalah tantangan besar ke depan. Untuk pemain muda, semangatnya, peningkatannya adalah contoh yang baik untuk Willock, Emile Smith dan juga Reiss Nelson. Itu sangat baik untuk menjadi contoh bagi semua pemain," jelasnya.

Meski sudah berseragam Ayam Jantan, pelatih Prancis, Didier Deschamps belum menerjunkan sang gelandang di ajang kualifikasi Piala Eropa 2020.

Terpisah, Prancis sukses meggulung Andorra dengan skor 3-0 di Stadion Stade de France, Prancis, Rabu (11/9/2019). Dengan demikian, Perancis berada di peringkat kedua dengan koleksi 15 poin. Sedangkan Andorra menjadi tim juru kunci tanpa mengemas poin.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS