Bastian Schweinsteiger Pensiun, Ini Catatan Rekor dan Perjalanan Kariernya

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Rabu, 09 Oktober 2019 | 07:17 WIB
Bastian Schweinsteiger Pensiun, Ini Catatan Rekor dan Perjalanan Kariernya
Bastian Schweinsteiger di acara perkenalan saat baru bergabung dengan klub Chicago Fire tahun 2017 lalu. [Joshua LOTT / AFP]

Suara.com - Untaian kalimat pengumuman bahwa Bastian Schweinsteiger pensiun itu tersusun dan ditulis dengan rapi. Terasa sedikit melankolik saat dibaca, namun tetap lugas, sekaligus juga penuh kerendahan hati dan ungkapan terima kasih.

"Mengucapkan selamat tinggal sebagai pemain aktif membuatku merasa sedikit rindu masa lalu, tapi aku juga menantikan tantangan menarik yang segera menantiku. Aku akan tetap setia pada sepak bola," demikian penggalan kalimat perpisahan yang diunggah sendiri oleh Basti --sapaan akrab Bastian Schweinsteiger-- di akun-akun medsosnya, Selasa (8/10/2019) malam WIB.

Dibuat dalam versi bahasa Jerman dan Inggris, kalimat berisi pernyataan resminya pensiun dari karier sepak bola profesional itu diunggah Basti secara bersamaan antara lain di akun Twitter dan Instagramnya. Di IG, tulisan itu menjadi caption empat foto yang diunggahnya, masing-masing mewakili momen bersama timnas Jerman, klub Bayern Munchen, Manchester United, dan Chicago Fire --klub Liga Amerika Serikat yang menjadi tim terakhirnya.

Foto serupa juga ditampilkan pada salah satu dari dua bagian cuitan Bastian Schweinsteiger di Twitter terkait pernyataan pensiun itu. Dan kontan, dalam hitungan 3 jam saja, baik di Instagram maupun Twitter, postingan perpisahan itu segera menuai ratusan ribu reaksi, mulai dari tanda apresiasi, retweet, hingga bejibun komentar.

Bastian Schweinsteiger menangis haru di momen perpisahan dan penampilan terakhirnya bersama timnas Jerman. [AFP]
Bastian Schweinsteiger menangis haru di momen perpisahan dan penampilan terakhirnya bersama timnas Jerman. [AFP]

Basti memang termasuk salah satu pemain yang disukai dan dikagumi jutaan orang, dan ia pensiun dalam usia yang masih tergolong muda yaitu 35 tahun --walau sudah termasuk lazim bagi pesepak bola profesional. Sosok kelahiran Kolbermoor, kota kecil di Distrik Rosenheim, Bavaria, Jerman, pada 1 Agustus 1984, itu memang pantas diidolai lewat deretan kiprah dan pencapaiannya di lapangan hijau.

"Dia adalah salah satu pemain terhebat dalam sejarah (sepak bola) Jerman," komentar pelatih timnas Jerman, Joachim Low, memberi pujian, sebagaimana antara lain dikutip BBC Sport.

Untuk diketahui, Schweinsteiger sendiri sebenarnya juga sudah resmi menyatakan pensiun dari timnas Jerman pada 2016 lalu. Namun sejak itu, dia masih meneruskan karier profesionalnya yang saat itu dikontrak Manchester United (MU), sebelum pada 2017 lantas pindah ke Chicago Fire.

"Sebuah karier hebat (akhirnya) kini mencapai akhir. Basti telah memenangi segala yang bisa dimenangkan di dunia sepak bola," ungkap CEO Bayern Munchen, Karl-Heinz Rummenigge, sambil menambahkan bahwa "pintu Bayern selalu terbuka" untuk mantan pemainnya.

Bastian Schweinsteiger saat masih berkostum Bayern Munchen. [Shutterstock]
Bastian Schweinsteiger saat masih berkostum Bayern Munchen. [Shutterstock]

Karier Hebat Penuh Deretan Trofi Bergengsi

Jika saja tidak punya bakat sepak bola sedari kecil, Bastian Schweinsteiger bisa jadi akan lebih dikenal sebagai atlet ski es. Ya, pasalnya dia juga punya bakat bagus di olahraga itu, selain dikenal bersahabat sejak bocah dengan Felix Neureuther, sobat seusianya yang adalah juara dunia ski es dan juga telah pensiun.

Untuk diketahui, daerah kelahiran Basti dengan tempat Neureuther dibesarkan yaitu Garmisch-Partenkirchen di sisi Pegunungan Alpen, berjarak relatif tak terlalu jauh. Bisa dimengerti bahwa Basti pasti sudah sering bermain ski bareng dengan sobatnya itu sedari kecil, apalagi mengetahui kedua orangtua Neureuther adalah juga jago-jago ski dunia.

Tapi Basti memang akhirnya lebih memilih sepak bola, olahraga tim di atas rumput hijau yang juga ia kuasai dan ternyata memang lebih disukainya. Dan Basti remaja pun sudah resmi bergabung dengan tim junior Bayern --klub yang kemudian terus ia perkuat sampai 2015-- sejak pertengahan 1998, ketika usianya belum genap 14 tahun. Sebelum itu, ia sempat tercatat bermain untuk klub kecil FV Oberaudorf (1990–1992) dan TSV 1860 Rosenheim (1992–1998).

Bersama Bayern-lah Basti kemudian terus berkembang, mencatatkan banyak prestasi dan rekor, hingga makin dikenal. Dan boleh dikatakan, Basti memang lebih identik dengan Bayern, ketimbang dua klub luar negeri yang sempat ia bela sepanjang kariernya yaitu MU dan Chicago Fire. Saat di tim muda Bayern pula, Bastian Schweinsteiger mulai dilirik dan dipercaya memperkuat timnas Jerman, mulai dari level U-16, U-19, hingga U-21 dan akhirnya timnas senior.

Menjalani laga debutnya bersama timnas Jerman pada 2004 dalam laga persahabatan kontra Hungaria, Basti pun langsung merasakan turnamen akbar perdananya tahun itu di Euro 2004. Turnamen yang sama masih ia ikuti tiga kali lagi berturut-turut sesudah itu (Euro 2008, 2012 dan 2016), di mana selang dua tahun di antaranya ia pun memperkuat Jerman di tiga Piala Dunia beruntun (2006, 2010 dan 2014).

Bastian Schweinsteiger mencium trofi Piala Dunia 2014 usai mengalahkan Argentina di partai final. [AFP]
Bastian Schweinsteiger mencium trofi Piala Dunia 2014 usai mengalahkan Argentina di partai final. [AFP]

Dalam deretan penampilannya selama 13 tahun bersama Die Mannschaft itu, tentu saja yang paling membahagiakan bagi Basti adalah Piala Dunia 2014 di Brasil di mana mereka pulang membawa trofi. Namun lebih dari itu, capaian Basti di sepanjang perjalanan tersebut lebih dari sekadar trofi Piala Dunia, karena total ia telah membukukan 121 caps (penampilan) bersama timnas Jerman dengan menyumbang 24 gol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Redakan Konflik, Joachim Low Janjikan Ter Stegen Main Lawan Argentina

Redakan Konflik, Joachim Low Janjikan Ter Stegen Main Lawan Argentina

Bola | Minggu, 06 Oktober 2019 | 14:20 WIB

Statistik Serge Gnabry di Bayern Munchen, Berbeda Jauh Ketimbang di Arsenal

Statistik Serge Gnabry di Bayern Munchen, Berbeda Jauh Ketimbang di Arsenal

Bola | Rabu, 02 Oktober 2019 | 15:35 WIB

Alasan Niko Kovac Tak Pernah Mainkan Coutinho dan Muller Bersamaan

Alasan Niko Kovac Tak Pernah Mainkan Coutinho dan Muller Bersamaan

Bola | Selasa, 24 September 2019 | 14:20 WIB

Terkini

Menang Dramatis, Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Justru Rasakan Perasaan Campur Aduk

Menang Dramatis, Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Justru Rasakan Perasaan Campur Aduk

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 14:42 WIB

Penyelamatan Krusial Emil Audero Jaga Asa Cremonese Lolos Degradasi Liga Italia

Penyelamatan Krusial Emil Audero Jaga Asa Cremonese Lolos Degradasi Liga Italia

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 14:35 WIB

Gelar Manchester City Bukan Jaminan Juara, Pep Guardiola Tuntut Fokus Penuh Lawan Bournemouth

Gelar Manchester City Bukan Jaminan Juara, Pep Guardiola Tuntut Fokus Penuh Lawan Bournemouth

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 14:20 WIB

Kondisi Terkini PLTN Barakah UEA Usai Kebocoran Radiasi Nuklir Setelah Diterjang Bom Drone

Kondisi Terkini PLTN Barakah UEA Usai Kebocoran Radiasi Nuklir Setelah Diterjang Bom Drone

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 14:04 WIB

Antoine Semenyo Yakin Ghana Bisa Kejutkan Tim-tim Besar di Piala Dunia 2026

Antoine Semenyo Yakin Ghana Bisa Kejutkan Tim-tim Besar di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 13:48 WIB

Akhiri Spekulasi, Diego Simeone Pastikan Bertahan di Atletico Madrid Musim Depan

Akhiri Spekulasi, Diego Simeone Pastikan Bertahan di Atletico Madrid Musim Depan

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 13:45 WIB

Jose Mourinho Akui Ada 'Sesuatu' dengan Real Madrid, Keputusan Dibuat Pekan Ini

Jose Mourinho Akui Ada 'Sesuatu' dengan Real Madrid, Keputusan Dibuat Pekan Ini

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 13:41 WIB

Sandy Walsh Menggila Cetak Brace, Antar Buriram United ke Final Jelang Bela Timnas Indonesia

Sandy Walsh Menggila Cetak Brace, Antar Buriram United ke Final Jelang Bela Timnas Indonesia

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 13:39 WIB

Gagal Total di Real Madrid, Apakah Xabi Alonso Sosok yang Tepat untuk Chelsea?

Gagal Total di Real Madrid, Apakah Xabi Alonso Sosok yang Tepat untuk Chelsea?

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 13:37 WIB

Wayne Rooney Cedera Pergelangan Tangan usai Tepis Tendangan Jordan Pickford

Wayne Rooney Cedera Pergelangan Tangan usai Tepis Tendangan Jordan Pickford

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 13:37 WIB