Pandemi Belum Berakhir, Gaji Messi Cs Musim Depan Dipangkas 30 Persen

Syaiful Rachman
Pandemi Belum Berakhir, Gaji Messi Cs Musim Depan Dipangkas 30 Persen
Pemain Barcelona Lionel Messi meninggalkan arena pertandingan dengan menundukkan kepala. [AFP]

Dengan pemangkasan tersebut Barcelona akan menghemat sekitar Rp3,6 triliun.

Suara.com - Lionel Messi dan rekan-rekan setimnya terancam pemotongan gaji 30 persen musim depan saat Barcelona dan Real Madrid mempertimbangkan untuk memperpanjang periode pemangkasan gaji akibat krisis virus corona COVID-19 yang belum juga mereda.

Para pemain Barcelona saat ini telah menerima pengurangan gaji sebesar 70 persen sejak Maret. Sedangkan skuat Real Madrid sepakat untuk menerima pemotongan sekitar 10-20 persen karena kondisi keuangan klub yang guncang akibat dampak lockdown virus corona.

Menurut The Sun, Rabu (13/5/2020), dua klub raksasa La Liga tersebut sedang bernegosiasi dengan Asosiasi Klub Eropa terkait pemotongan gaji.

Messi sebelumnya menegaskan bahwa para pemain Barcelona dengan senang hati membantu. Akan tetapi Messi dan rekan-rekannya merasa kecewa karena para petinggi klub pernah mengklaim para pemain menolak pemangkasan gaji.

Para pemain Barcelona merayakan gol Antoine Griezmann (kanan) ke gawang Napoli di leg pertama babak 16 besar Liga Champions di San Paolo. Filippo MONTEFORTE / AFP
Para pemain Barcelona merayakan gol Antoine Griezmann (kanan) ke gawang Napoli di leg pertama babak 16 besar Liga Champions di San Paolo. Filippo MONTEFORTE / AFP

Barcelona berharap pemangkasan tersebut akan menghemat sekitar 203 juta poundsterling (sekitar Rp3,68 triliun).

Klub Katalunya tersebut menempati urutan pertama musim ini di Spanyol untuk total gaji pemain yang mencapai 583 juta poundsterling (sekitar Rp10,6 triliun), termasuk gaji Messi sekitar 500 ribu poundsterling (sekitar Rp9,06 miliar) per pekan.

Para pemain Real Madrid. [CRISTINA QUICLER / AFP]
Para pemain Real Madrid. [CRISTINA QUICLER / AFP]

La Liga sendiri menargetkan untuk memulai kembali kompetisi pada pertengahan Juni mendatang. Rencananya, pertandingan akan digelar di stadion kosong alias tanpa kehadiran suporter.

Barcelona dan Real Madrid mempertimbangkan untuk memainkan pertandingan di stadion kedua mereka, untuk membatasi efek psikologis karena tidak bermain tanpa penonton.

Madrid siap beralih dari Bernabeu ke stadion Alfredo Di Stefano, sedangkan Barcelona sedang mempertimbangkan bermain di Stadion Johan Cruyff, bukan di Camp Nou.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS