Satia Bagdja Meninggal Dunia, Rahmad Darmawan Kehilangan Sosok Rekan Kerja

Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Satia Bagdja Meninggal Dunia, Rahmad Darmawan Kehilangan Sosok Rekan Kerja
Pelatih Madura United Rahmad Darmawan saat ditemui di Lapangan Pancoran Soccer Field, Jakarta, Sabtu (11/7/2020). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Rahmad Darmawan memang sering bekerja sama dengan Satia Bagdja

Suara.com - Mantan pelatih Timnas Putri Indonesia, Satia Bagdja, meninggal dunia, Senin (3/8/2020) malam. Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, mengaku sangat kehilangan salah satu rekannya dalam bekerja.

Rahmad Darmawan memang sering bekerja sama dengan Satia. Di mana Rahmad biasanya jadi pelatih kepala dan Satia sebagai asisten.

Mulai dari Persikota Tangerang, Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Arema FC, dan Persebaya Surabaya keduanya bersama-sama. Bahkan, ketika lelaki yang akrab disapa RD melatih T-Team di Malaysia, Satia Bagdja turut mendampingi.

Mantan Pelatih Timnas Indonesia Putri, Satia Bagdja, meninggal dunia karena sakit, Senin (4/8/2020). (dok. PSSI).
Mantan Pelatih Timnas Indonesia Putri, Satia Bagdja, meninggal dunia karena sakit, Senin (4/8/2020). (dok. PSSI).

Tidak hanya di klub, ketika melatih Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011 dan 2013 lalu, Satia Bagdja juga menjadi pendampingi RD.

"Saya sangat dekat sekali bahkan sudah saya anggap saudara. Kerja bareng bersamanya mulai dari Persikota, Sriwijaya, Persija, Arema, Persebaya, T-Team Terengganu, sampai Timnas Indonesia U-23 di Sea Games 2011 dan 2013," kata RD saat dihubungi awak media via telepon, Selasa (4/8/2020).

"Beliau sosok yang fokus pada bidang kepelatihan khususnya physical trainer, walau juga bisa menangani tim sebagai Head Coach di Timnas Putri dan Persiba Balaikpapan," jelasnya.

"Beliau orang yang enak diajak berdiskusi dan sangat baik pergaulannya dengan teman-teman yang lain dan dengan pemain juga sangat dekat," tambah mantan juru taktik Tira Persikabo itu.

Ada beberapa momentum yang tak bisa dilupakan ketika keduanya bekerja sama. Salah satunya adalah ketika Timnas Indonesia U-23 bermain di final SEA Games 2011 dan 2013.

RD mengatakan Satia Bagdja yang menguatkannya ketika gagal meraih kemenangan pada laga tersebut. Bagi RD, sosok Satia sangatlah penting.

"Jujur banyak sekali pengalaman yang tidak dilupakan dari sosok beliau. Tapi yang paling saya ingat adalah pada saat dua kali final pertandingan SEA Games. Saat itu kami gagal meraih kemenangan dan gagal mendapatkan medali emas," ceritanya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS