alexametrics

Juventus Disingkirkan Porto, Hati Matthijs de Ligt Hancur

Rully Fauzi
Juventus Disingkirkan Porto, Hati Matthijs de Ligt Hancur
Bek sentral Juventus, Matthijs de Ligt. [MARCO BERTORELLO / AFP]

Perjalanan Juventus di Liga Champions musim ini hanya bisa sampai babak 16 besar.

Suara.com - Bek tengah Juventus, Matthijs de Ligt mengakui kekalahan dari FC Porto di babak 16 besar Liga Champions musim ini sangat sulit untuk diterima para pemain Bianconeri.

Pada laga leg pertama di Portugal 18 Februari lalu, Porto berhasil menang 2-1. Juventus sendiri berhasil menang 3-2 pada leg kedua di Turin dini hari tadi.

Agregat akhir sama kuat 4-4, akan tetapi langkah Juventus mesti terhenti. Porto berhak lolos ke perempatfinal Liga Champions 2020/2021 berkat keunggulan gol tandang. 

Yang amat disayangkan, pada laga di Juventus Stadium, tim tuan rumah sejatinya diuntungkan dengan hanya melawan 10 pemain Porto, usai kartu merah yang diterima Mehdi Taremi pada menit ke-54.

Baca Juga: Hadapi Liverpool, RB Leipzig Pede Masih Bisa Lolos dari Lubang Jarum

120 menit pertandingan berlangsung, termasuk babak perpanjangan waktu, Juventus menang 3-2 tapi mereka harus rela tetap tersingkir. 

Menanggapi tersingkirnya Juve ini, De Ligt mengaku sulit menerima kenyataan.

"Ini sangat sulit. Ketika Anda bermain melawan 10 pemain di hampir seluruh periode pertandingan, selalu sulit untuk bermain seperti ini dan menerima hasil seperti ini. Hati saya hancur, hati seluruh orang di skuad ini," tutur De Ligt kepada Sky Sport Italia.

"Saya tidak berpikir kami memulai dengan buruk malam ini. Tapi, kemudian Porto unggul 1-0 dan kemudian kami baru mulai bermain baik lagi. Jadi, itu sudah sedikit terlambat. Kami melakukannya dengan baik di babak kedua dengan kecepatan, peluang, dua gol. Tetapi pada akhirnya, bola tidak masuk ke gawang," sambung bek Timnas Belanda itu.

Diakui De Ligt, kekalahan dari Porto akan menjadi beban pikiran yang tak mudah dilupakan. Sejatinya, target Juventus ialah melangkah sejauh mungkin di Liga Champions musim ini. 

Baca Juga: Juventus Disingkirkan FC Porto, Pirlo: Ronaldo Juga Manusia Biasa

"Tentu saja (hasil) laga mengubah musim ini, karena kami ingin berada di Liga Champions dan sekarang kami tersingkir pada Maret. Ini sangat sulit bagi kami," keluh mantan kapten Ajax itu.

Komentar